Ponpes Nashrul Huda II Batang, Hasilkan Berbagai Produk Untuk di Ekspor Luar Negeri

Selasa, 07 Februari 2023 Jumadi Dibaca 3.584 kali Pertanian
Ponpes Nashrul Huda II Batang, Hasilkan Berbagai Produk Untuk di Ekspor Luar Negeri
Batang - Kacang sacha inchi merupakan sejenins kacang, tapi bukan golongan varietas kacang-kacangan yang belum banyak dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia. Pertama kali populer dibudidayakan untuk Asia Tenggara adalah Thailand, disana dikembangkan menjadi berbagai produk olahan seperti makanan.

Batang - Kacang sacha inchi merupakan sejenins kacang, tapi bukan golongan varietas kacang-kacangan yang belum banyak dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia. Pertama kali populer dibudidayakan untuk Asia Tenggara adalah Thailand, disana dikembangkan menjadi berbagai produk olahan seperti makanan.

Melihat potensi itu Pondok Pesantren (Ponpes) Nashrul Huda II Bawang membudidayakan pohon sacha inchi disebelah pondoknya dari 3 tahun yang lalu.

Sampai saat ini sudah menghasilkan nilai ekonomi yang sangat tinggi. Ponpes Nashrul Huda II Bawang berhasil menghasilkan empat produk unggulan seperti snack makanan, teh, tepung dan minyaknya.

“Kami membudidayakan pohon sacha inchi pertama itu hanya coba-coba saja, setelah berumur 1 tahun ke atas, banyak yang bilang buahnya bisa menghasilkan produk makanan, tepung, dan minyak,” kata Pengasuh Ponpes Nashrul Huda II Batang Syafiq saat ditemui di Ponpes Nashrul Huda II Desa Sangubanyu, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Selasa (7/2/2023).

Pertama kali eksperimen membuat snack makanan dengan percobaan tiga kali selalu gagal dari segi rasa dan teksturnya kurang, akhirnya percobaan keempat kami berhasil dengan hanya menambah bahan tambahan yakni garam saja dan pemanggangan sampai tiga kali.

Kemudian, barulah kami memproduksi yang lain yaitu tepung dan minyak. Setelah itu ada masukan bahwa daunnya bisa dibuat teh berhasil juga.

“Sacha inchi ini sangat kaya akan asam lemak seperti omega 3, omega 6, dan omega 9 yang sangat bermanfaat bagi kecerdasan anak,” jelasnya. 

Secara morfologi, lanjut dia, buah sacha inchi memiliki bentuk bintang, di mana dalam satu bintang dapat menyimpan antara 4 sampai 5 butir biji. Buah muda berwarna hijau sedangkan buah yang sudah tua bewarna coklat kehitaman.

Kami menanam disebelah Ponpes dengan luasan lahan 3.000 m dengan sacha inchi ditanam 200 pohon dengan umur 3 tahun dan 10 Ha lahan binaan petani kami.

“Panen pertama pohon mulai umur 2 tahun bisa menghasilkan 1 kg kacang sacha inchi setiap pohonnya. Menuju 3 tahun bisa menghasilkan hingga 2 kg seperti itu terus sampai pohon berumur 10 tahun semakin banyak hasilnya,” terangnya.

Jika harga jual per kilonya yang sudah dikupas kacang sacha inchi kering Rp15.000,00 per kg. Kalau masih biji lebih murah sekitar Rp10.000,00 per kg.

Makanya petani binaan kami sangat senang, karena kacang sacha inchi berpotensi ekonomis tinggi untuk dikembangkan di Indonesia.

Harga jual produksi kacang sacha inchi kami yakni Snack Makanan dijual dengan harga Rp25.000,00 per 100 ml, Teh dijual dengan harga Rp17.000,00 per 100 ml, Tepung dijual dengan harga Rp12.000,00 per 250 ml dan Minyak dijual dengan harga Rp25.000,00 per botol.

“Semua produk kami dipasarkan ke Surabaya mencapai 500 bungkus setiap bulannya yang nantinya di ekspor ke pasar luar negeri,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Hindari Kepadatan Pendaftar, SMAN 1 Batang Terapkan Sistem Antrean Hindari Kepadatan Pendaftar, SMAN 1 Batang Terapkan Sistem Antrean
Hindari Kepadatan Pendaftar, SMAN 1 Batang Terapkan Sistem Antrean
Batang - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dimulai, ratusan calon siswa mulai memadati SMA Negeri 1 Batang, yang menjadi salah tujuan melanjutkan jenjang pendidikan. Panitia SPMB menerapkan sistem nomor antrean, untuk menghindari penumpukan pendaftar yang terlalu panjang.
04 Jun 2026 Jumadi 63
Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa
Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada penguatan kemampuan numerasi, literasi, dan pembelajaran berbasis berpikir kritis peserta didik.
04 Jun 2026 Jumadi 66
SMPN 2 Bandar Siapkan PMB 2026, Targetkan 144 Siswa Baru SMPN 2 Bandar Siapkan PMB 2026, Targetkan 144 Siswa Baru
SMPN 2 Bandar Siapkan PMB 2026, Targetkan 144 Siswa Baru
Batang - SMP Negeri 2 Bandar mulai mempersiapkan pelaksanaan Penerimaan Murid Baru (PMB) tahun ajaran 2026 dengan target penerimaan sebanyak 144 siswa. Pada tahun ini, sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) resmi berganti istilah menjadi PMB.
04 Jun 2026 Jumadi 22
Dies Natalis Ke-35, SMPN 2 Bandar Maksimalkan Pembentukan Karakter Dies Natalis Ke-35, SMPN 2 Bandar Maksimalkan Pembentukan Karakter
Dies Natalis Ke-35, SMPN 2 Bandar Maksimalkan Pembentukan Karakter
Batang - Peningkatan kualitas pendidikan masih menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Batang dengan upaya meningkatkan mutu pendidik maupun pembentukan karakter anak didiknya. Dalam membentuk karakter positif anak didik, tentu harus diawali dari pola pembinaan yang tepat para pendidik.
03 Jun 2026 Jumadi 58
Wakil Bupati Batang Tekankan Monitoring dan Deteksi Dini Cegah Kekerasan Seksual di Sekolah Wakil Bupati Batang Tekankan Monitoring dan Deteksi Dini Cegah Kekerasan Seksual di Sekolah
Wakil Bupati Batang Tekankan Monitoring dan Deteksi Dini Cegah Kekerasan Seksual di Sekolah
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono menegaskan pentingnya langkah antisipasi melalui monitoring dan deteksi dini guna mencegah terjadinya kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Hal tersebut disampaikan saat menanggapi maraknya kasus kekerasan seksual di institusi pendidikan, usai menghadiri Dies Natalis Ke-35 SMP Negeri 2 Bandar, di halaman SMPN 2 Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (362026).
03 Jun 2026 Jumadi 87
Realisasi PAD Kabupaten Batang Capai 39,21 Persen Hingga Mei 2026 Realisasi PAD Kabupaten Batang Capai 39,21 Persen Hingga Mei 2026
Realisasi PAD Kabupaten Batang Capai 39,21 Persen Hingga Mei 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 22 Mei 2026 mencapai 39,21 persen. Capaian tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya kontribusi sejumlah sektor pendapatan, termasuk kategori lain-lain PAD yang sah yang mengalami lonjakan signifikan.
03 Jun 2026 Jumadi 96