SMK Peternakan Lembah Hijau Batang, Pertama Jadi Sentra Kewirausahaan Pemuda di Indonesia

Rabu, 11 Januari 2023 Jumadi Dibaca 5.696 kali Pertanian
SMK Peternakan Lembah Hijau Batang, Pertama Jadi Sentra Kewirausahaan Pemuda di Indonesia
Batang - Kabupaten Batang pertama kalinya telah memiliki Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pertama yang membuka jurusan agribisnis secara ruminansia pengolahan peternakan yaitu SMK Peternakan Lembah Hijau di Kecamatan Reban.

Batang - Kabupaten Batang pertama kalinya telah memiliki Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pertama yang membuka jurusan agribisnis secara ruminansia pengolahan peternakan yaitu SMK Peternakan Lembah Hijau di Kecamatan Reban.

“Sekolah ini sebenarnya adalah bentuk dari keprihatinan, karena banyak pelajar setelah lulus ternyata pada nganggur dan banyak anak anak lulusan SLTP yang tidak punya kesempatan untuk sekolah lagi karena biaya sekolah mahal,” kata Kepala Sekolah Dani Irawati saat ditemui di SMK Peternakan Lembah Hijau, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Rabu (11/1/2023).

Ia menyampaikan bahwa, menyusur mencari anak-anak yang tidak berkesempatan sekolah, karena pembayaran di sekolah ini hanya sebesar Rp50.000,00 per bulan. Itu pun kalau yang mampu, jika yang tidak mampu tidak perlu membayar dan itu sudah bisa plus include tinggal di asrama.

“Konsepnya sendiri tidak seperti sekolah yang seperti pada umumnya, karena pendalaman karakter kemudian antara masukan dengan keluarannya itu harus luar biasa. Pembelajaran disini yang pertama kali diberikan adalah pendidikan pendalaman karakter saat awal masuk selama 3 bulan,” jelasnya.

Aktivitas siswa diajarkan bangun pukul 03.00 WIB sudah memakai seragam, kemudian salat dan wajib hafalan, sehingga siswa mendapatkan pengajaran agama, dan barulah mulai Kegiatan Belajar Mengajar.

“Kebetulan kita ditetapkan sebagai salah satu SMK di Indonesia baru satu menjadi sentra kewirausahaan pemuda yang menyangkup kalau yang lainnya kan pemuda pada umumnya. Kalau ini di SMK kita dicanangkan oleh Kemenpora di tahun 2019 itu sebagai sentra kewirausahaan pemuda,” terangnya.

Jurusan yang kita pilih agribisnis secara ruminansia pengolahan peternakan dimana hewan dipilih yang memiliki 4 lambung seperti sapi, kambing, kerbau dan domba. Nanti dengan hewan tersebut kita olah menjadi barang yang miliki nilai jual contohnya es krim, yoghurt dan susu, sehingga dapat dipasarkan dengan didukung oleh Bank Indonesia Tegal.

Peluang kerja di sekolah cukup baik dengan melihat alumni ada yang dikirim ke luar Negeri Jepang sebanyak dua anak dan New Zealand 2 anak juga. Selainnya diterima diperguruan Indonesia yang rata-rata mendapatkan Bea Siswa.

“Kendala yang dialami, memang siswa yang kita terima masih minim karena sekolah ini satu angkatan saja, karena hanya bisa menerima 25 anak saja. Ke depan dari Kemendikbud meminta untuk ada penambahan kapasitas siswa,” harapnya.

Sementara itu, Salah satu siswa SMK Peternakan Lembah Hijau Irfan mengatakan, bahwa bersekolah disini diajarkan yang pertama kali didapat harus bisa berperilaku sopan kepada orang yang lebih tua dan bahkan kepada teman. Disini memanggil teman harus menggunakan kata siswa baru namanya.

“Kemudian, pembelajaran untuk kelas 10 dan 11 berbeda, karena pada waktu kelas 10 masih mempelajari dasar kesehatan dan pemeliharaan hewan. Barulah masuk kelas 11 sudah mulai bervariasi yang tujuan untuk memahami pembibitan dan aneka ternak itu menjadi alasan saya masuk ke sekolah ini,” ungkapnya.

Disini juga siswa diwajibkan merawat hewan yang ada, hingga dibagikan jadwal piket bertanggung jawab merawat hewan setiap harinya siswa kebagian semua.

“Mulai dari mencari rumput, terus memberi makan, dan sampai kesehatan hewan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Hindari Kepadatan Pendaftar, SMAN 1 Batang Terapkan Sistem Antrean Hindari Kepadatan Pendaftar, SMAN 1 Batang Terapkan Sistem Antrean
Hindari Kepadatan Pendaftar, SMAN 1 Batang Terapkan Sistem Antrean
Batang - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dimulai, ratusan calon siswa mulai memadati SMA Negeri 1 Batang, yang menjadi salah tujuan melanjutkan jenjang pendidikan. Panitia SPMB menerapkan sistem nomor antrean, untuk menghindari penumpukan pendaftar yang terlalu panjang.
04 Jun 2026 Jumadi 62
Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa
Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada penguatan kemampuan numerasi, literasi, dan pembelajaran berbasis berpikir kritis peserta didik.
04 Jun 2026 Jumadi 65
SMPN 2 Bandar Siapkan PMB 2026, Targetkan 144 Siswa Baru SMPN 2 Bandar Siapkan PMB 2026, Targetkan 144 Siswa Baru
SMPN 2 Bandar Siapkan PMB 2026, Targetkan 144 Siswa Baru
Batang - SMP Negeri 2 Bandar mulai mempersiapkan pelaksanaan Penerimaan Murid Baru (PMB) tahun ajaran 2026 dengan target penerimaan sebanyak 144 siswa. Pada tahun ini, sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) resmi berganti istilah menjadi PMB.
04 Jun 2026 Jumadi 21
Dies Natalis Ke-35, SMPN 2 Bandar Maksimalkan Pembentukan Karakter Dies Natalis Ke-35, SMPN 2 Bandar Maksimalkan Pembentukan Karakter
Dies Natalis Ke-35, SMPN 2 Bandar Maksimalkan Pembentukan Karakter
Batang - Peningkatan kualitas pendidikan masih menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Batang dengan upaya meningkatkan mutu pendidik maupun pembentukan karakter anak didiknya. Dalam membentuk karakter positif anak didik, tentu harus diawali dari pola pembinaan yang tepat para pendidik.
03 Jun 2026 Jumadi 57
Wakil Bupati Batang Tekankan Monitoring dan Deteksi Dini Cegah Kekerasan Seksual di Sekolah Wakil Bupati Batang Tekankan Monitoring dan Deteksi Dini Cegah Kekerasan Seksual di Sekolah
Wakil Bupati Batang Tekankan Monitoring dan Deteksi Dini Cegah Kekerasan Seksual di Sekolah
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono menegaskan pentingnya langkah antisipasi melalui monitoring dan deteksi dini guna mencegah terjadinya kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Hal tersebut disampaikan saat menanggapi maraknya kasus kekerasan seksual di institusi pendidikan, usai menghadiri Dies Natalis Ke-35 SMP Negeri 2 Bandar, di halaman SMPN 2 Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (362026).
03 Jun 2026 Jumadi 86
Realisasi PAD Kabupaten Batang Capai 39,21 Persen Hingga Mei 2026 Realisasi PAD Kabupaten Batang Capai 39,21 Persen Hingga Mei 2026
Realisasi PAD Kabupaten Batang Capai 39,21 Persen Hingga Mei 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 22 Mei 2026 mencapai 39,21 persen. Capaian tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya kontribusi sejumlah sektor pendapatan, termasuk kategori lain-lain PAD yang sah yang mengalami lonjakan signifikan.
03 Jun 2026 Jumadi 95