Menteri Kelautan Berkunjung, Jadi Ajang Curhat Nelayan Batang

Sabtu, 26 November 2022 Jumadi Dibaca 1.117 kali Sosial
Menteri Kelautan Berkunjung, Jadi Ajang Curhat Nelayan Batang
Batang Keinginan nelayan Kabupaten Batang akhirnya terobati setelah kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di hadapan puluhan perwakilan nelayan dalam agenda Rembug Nelayan, bersama Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNDIP Semarang.

Batang Keinginan nelayan Kabupaten Batang akhirnya terobati setelah kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di hadapan puluhan perwakilan nelayan dalam agenda Rembug Nelayan, bersama Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNDIP Semarang.

Para perwakilan nelayan pun tak menyia-nyiakan kesempatan itu, untuk menyampaikan harapan dengan curhat langsung di hadapan menteri.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Batang Teguh Tarmujo menyampaikan, beberapa harapan diutarakan perwakilan nelayan, di antaranya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) solar yang memberatkan.

“Khususnya untuk nelayan dengan kapal di bawah 30 gross ton memakai solar subsidi yang semula Rp5.150,00 jadi Rp6.800,00 per liter, itu sudah sedikit memukul biaya operasional nelayan. Berarti setelah dikalkulasi kenaikan BBM sampai 32 persen,” katanya saat ditemui, usai menghadiri Rembug Nelayan, di Pendapa Kabupaten Batang, Jumat (25/11/2022).

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga memiliki program untuk penangkapan ikan yang terukur, nantinya akan dikenakan indeks tarif.

“Tapi sampai sekarang Pak Menteri belum menyampaikan besaran tarif untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Semoga saja besarannya 3 persen,” harapnya.

Ia mengharapkan, besaran PNBP tidak melebihi 5 persen. Sebab jika lebih dari itu, dikhawatirkan akan mengakibatkan sektor perikanan tangkap di Pantura bergejolak.

Terkait harga BBM solar subsidi untuk nelayan, menteri belum bisa memberikan solusi.

“Harga solar untuk industri saja dari Pertamina sebesar Rp13.000,00 Rp14.00,00 per liter. Itu sangat membebani teman-teman nelayan,” tuturnya.

Di sisi lain, ada kabar gembira yang sedikit melegakan nelayan.

“Kuota BBM subsidi untuk nelayan di Kabupaten Batang, alhamdulillah pihak DPRD Batang siap memfasilitasi agar nelayan dengan kapal di bawah 30 gross ton mudah mendapatkannya,” ungkapnya.

Selama ini untuk memperoleh solar bersubsidi, para nelayan telah disiapkan di beberapa tempat yakni SPBN Sigandu, SPBB KUD Bintoyomino.

“Yang jelas kunjungan beliau ke Batang belum bisa memuaskan harapan nelayan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kembali menghadirkan layanan jemput bola administrasi kependudukan (adminduk) bagi Masyarakat, sebagai upaya mendekatkan akses layanan sekaligus memastikan seluruh warga dapat memperoleh dokumen kependudukan secara mudah, cepat, dan gratis. Kali ini pelayanan digelar di Kantor Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (1762026).
17 Jun 2026 Jumadi 26
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Batang - Tradisi "Mubeng Benteng" atau mengelilingi tembok luar area Kantor Bupati Batang kembali mengemuka, setelah beberapa tahun menggelar kirab Malam Satu Suro hanya di dalam komplek. Hal ini menjadi wacana dari keluarga besar ahli waris Kyai Tombak Abirawa, sebagai upaya mengembalikan tradisi leluhur sekaligus menjadikan ikon destinasi wisata budaya Kabupaten Batang.
17 Jun 2026 Jumadi 164
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Batang - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax pun ternyata berdampak terhadap harga buah impor. Terbukti dengan naiknya jenis buah-buahan impor yang turut mengalami kenaikan hingga lima persen. Kenaikan tersebut dikarenakan biaya angkut yang turut mengalami kenaikan, sehingga berdampak pada penurunan jumlah pembelian buah impor.
17 Jun 2026 Jumadi 44
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Batang - SMPN 2 Tersono, mengadakan dies natalis yang Ke-34, dengan kegiatan fun run, sebagai motivasi warga sekolah untuk membiasakan diri berolahraga, agar tetap prima selama proses belajar mengajar. Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi SD dan MI sebagai ajang olahraga sekaligus sarana untuk menanamkan pola hidup sehat sejak dini.
17 Jun 2026 Jumadi 34
Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang" Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang"
Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang"
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menggelar aksi jemput bola melalui inovasi "Bulan Lintang" (Bus Layanan Adminduk Keliling Batang). Kali ini, layanan keliling tersebut hadir di Kecamatan Bandar untuk mempermudah warga mengurus berbagai dokumen kependudukan secara cepat dan gratis.
17 Jun 2026 Jumadi 23
Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak
Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak
Batang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) sebagai upaya mengintegrasikan budaya lokal ke dalam pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
17 Jun 2026 Jumadi 41