Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menggelar aksi jemput bola melalui inovasi "Bulan Lintang" (Bus Layanan Adminduk Keliling Batang). Kali ini, layanan keliling tersebut hadir di Kecamatan Bandar untuk mempermudah warga mengurus berbagai dokumen kependudukan secara cepat dan gratis.
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menggelar aksi jemput bola melalui inovasi "Bulan Lintang" (Bus Layanan Adminduk Keliling Batang). Kali ini, layanan keliling tersebut hadir di Kecamatan Bandar untuk mempermudah warga mengurus berbagai dokumen kependudukan secara cepat dan gratis.
Langkah proaktif ini sengaja diambil untuk memotong jarak dan waktu tempuh warga yang jauh dari kantor pusat Disdukcapil. Sejak loket dibuka, masyarakat langsung memadati area bus layanan keliling untuk mengurus dokumen kependudukan.
Kepala Disdukcapil Batang Muhammad Nashruddin melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dwi Marendra menegaskan, bahwa seluruh program jemput bola ini tidak dipungut biaya sepeser pun demi kenyamanan publik.
“Seluruh pelayanan adminduk merupakan hak masyarakat yang dapat diperoleh secara mudah, cepat, dan tanpa biaya,” katanya saat ditemui di Kantor Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (17/6/2026).
Ia juga mengimbau agar masyarakat memanfaatkan momentum ini dengan baik dan menghindari praktik calo. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan resmi Disdukcapil dan tidak menggunakan jasa perantara. Dalam operasi "Bulan Lintang" di Kecamatan Bandar, Disdukcapil memprioritaskan beberapa layanan krusial, meliputi:
- Pencetakan ulang KTP-el yang hilang atau rusak.
- Pencetakan KTP-el baru bagi remaja yang telah menginjak usia 17 tahun.
- Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
- Legalisasi dokumen kependudukan. Layanan legalisasi dokumen menjadi salah satu yang paling diserbu warga.
“Hal ini menyusul tingginya kebutuhan dokumen resmi untuk persiapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK. Kehadiran layanan keliling ini juga menjadi ajang evaluasi capaian adminduk di Kecamatan Bandar,” jelasnya.
Berdasarkan data terbaru Disdukcapil, kesadaran administrasi warga Bandar tergolong sangat tinggi, meski aktivasi digital masih perlu digenjot. Berikut rincian capaiannya:
- KTP Elektronik 99,57%
- Kartu Keluarga (KK) 99,38%
- Akta Kelahiran (Usia 0-17 Tahun) 98,16%
- Kartu Identitas Anak (KIA) 64,33%
- Identitas Kependudukan Digital (IKD) 7,57%
“Melalui kehadiran "Bulan Lintang", Disdukcapil Batang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang responsif dan memastikan sisa persentase warga yang belum memiliki dokumen kependudukan dapat segera terlayani dengan optimal,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)