Percepatan Pemenuhan Hak Anak, Tolok Ukur KLA

Selasa, 08 November 2022 Jumadi Dibaca 829 kali Sosial
Percepatan Pemenuhan Hak Anak, Tolok Ukur KLA
Batang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang menggelar pelatihan pemahaman konvensi hak anak.

Batang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang menggelar pelatihan pemahaman konvensi hak anak.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Program Yayasan Setara Semarang Yuli Sulistiyanto sebagai nara sumber utama untuk menyampaikan langkah-langkah konkret bagi seluruh tim Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Ada dua hal yang harus diberikan untuk hak anak yakni pemenuhan hak untuk hidup, tumbuh dan berkembang serta perlindungan dari segala macam ancaman bahaya,” katanya usai menjadi pemateri utama dalam Pelatihan Pemahaman Konvensi Hak Anak, di Aula Kantor Bupati, Kabupaten Batang, Selasa (8/11/2022).

Untuk mengetahui sampai seberapa besar takaran Kabupaten Batang menjadi KLA, dapat dilihat kecepatan setiap kali menanggapi persoalan anak.

“Yang terpenting kecepatan penanganannya, karena di mana pun tempatnya, bahkan yang sudah mencapai predikat utama pun masih bisa ditemukan persoalan anak. Tapi yang menjadi tolok ukur adalah seberapa jauh layanan yang diberikan disertai komitmen kuat dari pihak terkait, misalnya di tingkat desa Pemerintah Desa memperkuat dengan membuat Peraturan Desa tentang perlindungan anak sebagai upaya nyata,” jelasnya.

Selain itu tim Gugus Tugas KLA harus memberikan perlindungan khusus bagi anak berkebutuhan khusus. Sehingga menciptakan kabupaten yang nyaman dan aman bagi anak tidak hanya diberikan kepada mereka yang memiliki kondisi fisik normal, namun perlindungan juga diberikan kepada disabilitas.

“Yang tidak kalah penting adalah perlindungan bagi anak terhadap teknologi informasi yang mungkin disalahgunakan hingga menyebabkan anak dewasa sebelum waktunya,” terangnya.

Di bidang sarana prasarana yang menunjang kemudahan dan kenyamanan bagi anak dapat pula pengoptimalan program CSR dari perusahaan sebagai wujud tanggung jawab sosial terhadap lingkungan tempatnya berdirinya sebuah perusahaan.

Ketua Forum Anak Batang Anisa mengatakan, setelah selesainya pelatihan ini para perwakilan instansi terkait jadi lebih memahami segala hak anak yang terpenuhi.

“Semoga pimpinan baik lembaga maupun instansi terkait bisa merealisasikan visi dan misi Konvensi Hak Anak dalam bentuk program kerja pembangunan daerah,” harapnya.

Ia mengharapkan realisasi program berlangsung untuk jangka panjang, bukan hanya demi mengejar KLA atau penghargaan semata.

Beberapa hak anak yang sudah terpenuhi antara lain : taman bermain di Jalan Dr. Sutomo.

“Tapi ada juga yang belum seperti pengadaan bus sekolah, karena banyak juga pelajar yang berusia di bawah 17 tahun sudah berkendara sepeda motor. Kalau pun nanti diadakan bus tersebut juga diperuntukkan bagi pelajar jenjang SD hingga SMA,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Batang Supriyono mengharapkan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait segera mengoptimalkan pemenuhan hak-hak anak melalui pembangunan infrastruktur penunjang.

Terkadang OPD sudah melakukan tugas pemenuhan hak anak, belum begitu maksimal. Misalnya untuk Dinas Perhubungan berkontribusi pembuatan jalur khusus pelajar di semua sekolah.

“Setelah mendapat penjelasan secara gamblang dari Pak Yuli, seluruh instansi maupun pihak swasta terkait bisa memahami dan menjalankan tugasnya dengan optimal,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Tampil di Karnaval SCTV, Siti Badriah Terharu dengan Antusiasme Penonton Warga Batang Tampil di Karnaval SCTV, Siti Badriah Terharu dengan Antusiasme Penonton Warga Batang
Tampil di Karnaval SCTV, Siti Badriah Terharu dengan Antusiasme Penonton Warga Batang
Batang Penyanyi dangdut Siti Badriah mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat saat tampil dalam hari pertama Karnaval SCTV di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10102026).
10 Okt 2026 Jumadi 141
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Batang - Perkembangan perekonomian di Indonesia tidak dapat terlepas dari peran aktif koperasi. Maka Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Batang yang menjadi salah satu ujung tombak perkoperasian, senantiasa memberikan teladan terhadap kehadiran Koperasi Desa Merah Putih, agar memiliki prinsip senada yakni menyejahterakan anggotanya.
10 Okt 2026 Jumadi 142
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Batang -  Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Sri Purwaningsih, secara resmi membuka Festival UMKM Kabupaten Batang yang dipusatkan di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10102026).
10 Okt 2026 Jumadi 162
Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia
Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia
Batang - Aroma rempah yang menggugah selera dan riuh alunan musik nasional menyatu di sepanjang Jalan Veteran, Sabtu 10 Oktober 2026. Akhir pekan warga Batang kali ini terasa jauh dari kata biasa. Berdampingan langsung dengan kemeriahan panggung hiburan Karnaval SCTV, hajatan Karnaval Kuliner dan Festival UMKM Batang 2026 resmi dibuka.
10 Okt 2026 Jumadi 144
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Batang Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang, mengimbau peternak sapi perah untuk mewaspadai penyakit brucellosis yang dapat menyebabkan keguguran pada ternak dan berpotensi menular kepada manusia. Penyakit tersebut menjadi perhatian karena dapat berdampak pada produktivitas ternak, termasuk produksi susu. Brucellosis merupakan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
09 Okt 2026 Jumadi 350
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026 DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
Batang DPRD Kabupaten Batang memberikan sejumlah catatan dan evaluasi terhadap Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026.  Catatan tersebut mencakup penataan kegiatan aspirasi DPRD, pemenuhan belanja wajib, pengelolaan aset kendaraan dinas, hingga klaim biaya penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
09 Okt 2026 Jumadi 274