Tekan Dampak Inflasi, Dishanpan Jateng Gelar Bazar Pangan

Sabtu, 29 Oktober 2022 Jumadi Dibaca 864 kali Sosial
Tekan Dampak Inflasi, Dishanpan Jateng Gelar Bazar Pangan
Batang Menyikapi inflasi di Jawa Tengah yang cukup tinggi hingga 6 persen, Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Jawa Tengah menggelar Bazar Pangan Murah, agar masyarakat khususnya kalangan kurang mampu di Kecamatan Batang memperoleh pangan dengan harga di bawah pasar.

Batang Menyikapi inflasi di Jawa Tengah yang cukup tinggi hingga 6 persen, Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Jawa Tengah menggelar Bazar Pangan Murah, agar masyarakat khususnya kalangan kurang mampu di Kecamatan Batang memperoleh pangan dengan harga di bawah pasar.

Hal itu sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menginstruksikan digelarnya Bazar Pangan Murah di 35 kabupaten/kota.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah Dyah Lukisari mengatakan, meskipun Kabupaten Batang bukan menjadi salah satu titik pantau inflasi, namun alasan terbesar digelarnya kegiatan tersebut karena Dinas Ketahanan Pangan belum pernah menggelarnya di Batang.

“Sebenarnya titik pantau inflasi yang cukup tinggi di Jawa Tengah ada di Kudus dan Semarang. Namun demikian, Batang juga bisa mempengaruhi titik pusat pantauan, andai kata di sini terjadi gejolak,” katanya, saat meninjau Bazar Pangan Murah, di Pendapa Kelurahan Karangasem Utara, Kabupaten Batang, Sabtu (29/10/2022).

Dinas Ketahanan Pangan Jateng memilih daerah-daerah yang dinilai masyarakatnya lebih membutuhkan.

“Salah satunya Karangasem Utara yang mayoritas warganya bermata pencaharian nelayan. Semoga ini bisa membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan pembagian paket sembako gratis bagi 500 warga kurang mampu yang sebelumnya belum pernah divaksinasi.

“Paket tersebut berisi bawang merah 0,75 kg, cabai merah keriting 0,5 kg dan beras 4 kg. Tapi sebelumnya harus divaksin Covid-19 dulu, mengingat capaian vaksin baru 30 persen,” terangnya.

Ia menambahkan, bazar pangan murah sudah digelar di 42 wilayah di Jawa Tengah dengan konsentrasi masyarakat kurang mampu.

“Bazar pangan murah memang sengaja digelar langsung di tengah masyarakat, bukan di Kantor Pemda setempat, karena dikhawatirkan tidak tepat sasaran. Bisa jadi bahan pangan murah malah dibeli oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah berpenghasilan tetap,” tegasnya.

Ia menyarankan, Pemda bisa mengarahkan bazar pangan murah digelar di pabrik-pabrik, agar bahan pangan tersebut dapat dibeli karyawan yang berpenghasilan minim.

Sementara itu, Camat Batang Luksono Pramudito menerangkan, sebanyak 500 paket sembako gratis disiapkan pihak Dinas Ketahanan Pangan bagi warga kurang mampu untuk meminimalkan dampak inflasi di Jawa Tengah.

“Khusus di Kecamatan Batang ada tiga wilayah yang diprioritaskan  bagi warga kurang mampu dan belum pernah divaksin yakni Karangasem Utara 300 orang, Klidang Lor 150 orang dan Klidang Wetan 50 orang,” terangnya.

Jadi syaratnya divaksin dulu baik pertama maupun booster, baru setelah itu pulangnya diberi paket sembako. Terkait bazar merupakan kegiatan tambahan untuk mengintervensi harga pangan strategis agar tidak terimbas oleh inflasi serta menjaga pasokan tetap aman.

“Sedangkan bazar pangan murah diperuntukkan bagi seluruh warga Kabupaten Batang, silakan saja membeli dengan harga yang lebih murah,” imbuhnya.

Salah satu pembeli, Lili warga Kecamatan Bandar, mengungkapkan sengaja membeli di bazar karena harga yang lebih murah.

“Belinya minyak goreng, bawang merah sama bawang putih, karena harganya lebih murah,” ujar dia.

Beberapa bahan pangan yang dijual di bawah harga pasar yakni beras Rp47.000/5 kg, gula Rp12.500/kg, bawang putih Rp20.000/kg, minyak goreng Rp12.500/liter, telur Rp23.000/kg, bawang merah Rp28.000/kg dan cabai merah keriting Rp25.000/kg. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Tampil di Karnaval SCTV, Siti Badriah Terharu dengan Antusiasme Penonton Warga Batang Tampil di Karnaval SCTV, Siti Badriah Terharu dengan Antusiasme Penonton Warga Batang
Tampil di Karnaval SCTV, Siti Badriah Terharu dengan Antusiasme Penonton Warga Batang
Batang Penyanyi dangdut Siti Badriah mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat saat tampil dalam hari pertama Karnaval SCTV di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10102026).
10 Okt 2026 Jumadi 153
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Kopdes Merah Putih Lahir, Dekopinda Batang Senantiasa Dampingi Perkembangannya
Batang - Perkembangan perekonomian di Indonesia tidak dapat terlepas dari peran aktif koperasi. Maka Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Daerah Batang yang menjadi salah satu ujung tombak perkoperasian, senantiasa memberikan teladan terhadap kehadiran Koperasi Desa Merah Putih, agar memiliki prinsip senada yakni menyejahterakan anggotanya.
10 Okt 2026 Jumadi 151
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Pemkab Batang Gelar Festival UMKM 2026, Pj Sekda Batang Tekankan Penguatan Ekonomi Daerah
Batang -  Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Sri Purwaningsih, secara resmi membuka Festival UMKM Kabupaten Batang yang dipusatkan di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10102026).
10 Okt 2026 Jumadi 171
Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia
Suguhan Rasa dan Hiburan Bintang Lima, Jalan Veteran Batang Disulap Jadi Lautan Manusia
Batang - Aroma rempah yang menggugah selera dan riuh alunan musik nasional menyatu di sepanjang Jalan Veteran, Sabtu 10 Oktober 2026. Akhir pekan warga Batang kali ini terasa jauh dari kata biasa. Berdampingan langsung dengan kemeriahan panggung hiburan Karnaval SCTV, hajatan Karnaval Kuliner dan Festival UMKM Batang 2026 resmi dibuka.
10 Okt 2026 Jumadi 156
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Dispaperta Batang Waspadai Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Diminta Kenali Gejalanya
Batang Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta) Kabupaten Batang, mengimbau peternak sapi perah untuk mewaspadai penyakit brucellosis yang dapat menyebabkan keguguran pada ternak dan berpotensi menular kepada manusia. Penyakit tersebut menjadi perhatian karena dapat berdampak pada produktivitas ternak, termasuk produksi susu. Brucellosis merupakan penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
09 Okt 2026 Jumadi 361
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026 DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
DPRD Batang Beri Sejumlah Catatan untuk Perubahan APBD 2026
Batang DPRD Kabupaten Batang memberikan sejumlah catatan dan evaluasi terhadap Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026.  Catatan tersebut mencakup penataan kegiatan aspirasi DPRD, pemenuhan belanja wajib, pengelolaan aset kendaraan dinas, hingga klaim biaya penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
09 Okt 2026 Jumadi 283