Obat Sirop Parecetamol Murni Masih Diizinkan Dikonsumsi

Jumat, 21 Oktober 2022 Jumadi Dibaca 1.516 kali Kesehatan
Obat Sirop Parecetamol Murni Masih Diizinkan Dikonsumsi
Batang Pasca peristiwa banyaknya anak yang terserang gagal ginjal yang diduga disebabkan oleh sirop obat yang mengandung cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan penelitian dan sampling secara bertahap terhadap obat-obatan yang mengandung dua cemaran tersebut.

Batang Pasca peristiwa banyaknya anak yang terserang gagal ginjal yang diduga disebabkan oleh sirop obat yang mengandung cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan penelitian dan sampling secara bertahap terhadap obat-obatan yang mengandung dua cemaran tersebut.

Hasil sampling dan pengujian terhadap sirop obat, beberapa di antaranya ada yang mengandung EG melebihi ambang batas. Yakni obat demam Termorex  60 ml, obat batuk dan flu Flurin DMP Sirop, Unibebi Cough Sirop, Unibebi Demam Sirop, Unibebi Demam Sirop.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Didiet Wisnuhardanto menyampaikan, berdasarkan pengujian yang dilakukan BPOM, zat EG dan DEG diduga menjadi penyebab timbulnya penyakit gagal ginjal pada anak.

“Kelima jenis obat tersebut disetop peredarannya oleh BPOM di seluruh apotek,” katanya, saat ditemui, di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Jumat (21/10/2022).

Setelah adanya pemberitahuan ini masyarakat diharapkan makin memahami, obat sirop mana saja yang tidak diizinkan BPOM untuk dikonsumsi.

“Selain itu ya boleh. Di antaranya Paracetamol Sirop dan Ibuprofen Sirop ya tidak masalah, karena murni paracetamol, tanpa zat tambahan EG dan DEG,” jelasnya.

Ia memastikan, di Kabupaten Batang khususnya dan Jawa Tengah umumnya belum ada anak yang terserang gagal ginjal.

Ditemui secara terpisah, pemilik apotek Yasyifa Apoteker Maulia mengatakan, kandungan paracetamol dalam obat sirop bukanlah penyebab utama, anak terserang gagal ginjal. Namun yang menjadi penyebab utamanya adalah zat pelarut yang bernama Polietilen Glikol (PEG).

Di Indonesia sendiri belum ada kepastian, karena sampai sekarang BPOM masih terus melakukan penelitian. Pihak BPOM belum lama ini mengeluarkan edaran kepada apotek untuk menarik obat-obat sirop yang mengandung senyawa tersebut.

“Kami punya dua obat sirop Termorex dan Unibebi sudah ditarik dari peredaran. Keduanya sudah memasyarakat, mayoritas orang tua memilih kedua obat itu kalau anaknya demam, karena harganya terjangkau antara Rp6 ribu sampai Rp10 ribu,” terangnya.

Ia memastikan, obat demam sirop selain merek yang ditarik peredarannya oleh BPOM, masih boleh dikonsumsi.

“Yang aman ya Ibuprofen, bisa untuk turun panas,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 74
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 122
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 127
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 76
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 37
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 44