Tumbuhkan Ekosistem Pesisir, UNDIP Lakukan Pelepasan APR dan AFA di Laut Batang

Rabu, 19 Oktober 2022 Jumadi Dibaca 1.230 kali Pemerintahan
Tumbuhkan Ekosistem Pesisir, UNDIP Lakukan Pelepasan APR dan AFA di Laut Batang
Batang - Dalam mengembangkan Blue Economy di Kabupaten Batang Kemitraan Universitas Diponegoro (UNDIP), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, dan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) untuk Aplikasi Teknologi Restorasi Ekosistem Pesisir Berbahan Beton dari Limbah Batubara.

Batang - Dalam mengembangkan Blue Economy di Kabupaten Batang Kemitraan Universitas Diponegoro (UNDIP), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, dan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) untuk Aplikasi Teknologi Restorasi Ekosistem Pesisir Berbahan Beton dari Limbah Batubara.

Kegiatan ini diresmikan langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki yang melakukan pelepasan kapal yang membawa substrat terumbu karang buatan Artificial Patch Reef (APR) dan rumah ikan buatan atau Artificial Fish Apartement (AFA) di Pelabuhan Klidang Lor Kabupaten Batang, Rabu (19/10/2022).

Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, program Matching Fund (MF) yang berjudul Aplikasi Teknologi Restorasi Ekosistem Pesisir berbahan beton merupakan program kemitraan antara UNDIP dan PT. Bhimasena Power Indonesia dengan memanfaatkan limbah batu bara untuk pengembangan Blue Economy di Kabupaten Batang.

“Untuk pemanfaatan limbah batu bara PLTU 2 x 1000 MW Batang melalui pembuatan substrat terumbu karang buatan APR dan rumah ikan buatan atau AFA, sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 22 tahun 2021 tentang penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, bahwa Fly Ash and Bottom Ash (FABA) sebagai limbah non B3 dapat dimanfaatkan oleh sendiri atau pihak lain sebagai substitusi bahan baku substrat atau sesuai dengan pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK),” jelasnya.

Dalam perkembangannya pemanfaatan limbah FABA tersebut tidak hanya sebatas dikelola saja, namun melalui rekayasa teknologi dan ilmu pengetahuan dapat dimanfaatkan sehingga bernilai ekonomis, seperti pembuatan rumah ikan atau terumbu karang buatan, bisa juga untuk penanggulangan abrasi, pembuatan paving blok, batako, jalan cor atau beton dan lainnya.

Sementara itu, ketua tim pelaksana matcing fun kedaireka 2022 blue ekonomi Batang munasik menyampaikan, kegiatan pelepasan substrat terumbu karang buatan APR dan rumah ikan buatan  salah satu upaya menangani kerusakan terumbu karang yang terjadi di Kabupaten Batang sebagaimana dengan daerah pesisir pantura yang lain.

“Penyebabnya karena sedimen tanah yang tinggi kalau terjadi membawa sedimen dan juga pencairan air laut dari sanititas menjadi turun adanya air hujan. Disitulah kenapa pada daerah pesisir pantura langka terumbu karang,” terangnya.

Sehingga dengan program ini menghidupkan kembali terumbu karang meskipun jaraknya jauh dari pantai.

“Kita juga menemukan karang di Kabupaten Batang ada gugusan terumbu karang yang juga rusak yang disebabkan aktivitas penangkapan nelayan yang tidak sesuai peruntukannya,” ungkapnya.

Pelepasan terumbu karang sebetulnya sudah kita mulai pada tahun 2020 yang hasil pertumbuhannya sangat baik makanya ini kita tambah lagi yang berlokasi karang setapang sebanyak 4 set terumbu karang buatan dan rumah ikan buatan.

Memang keduanya peruntukannya berbeda kalau terumbu karang buatan bertujuan untuk menambah populasi karang dan kalau rumah ikan buatan sebagai tempat berkumpul ikan jadi nilai ekonominya ada itupun kita letakkan hanya berjarak 4 km dari pantai.

“Keinginan kita menjadikan pesisir Batang menjadi ekosistem laut yang bagus, karena melihat potensinya sangat luar biasa yang penting masyarakat pesisir punya kesadaran menjaga ekosistem pesisir kitaujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan
Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan
Batang - Banjir rob yang melanda pesisir Pantura Jawa Tengah kian mengancam sektor pariwisata. Di Kabupaten Batang, lebih dari dua hektare lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Pantai Sigandu kini dilaporkan terendam air laut dan mengalami abrasi parah.
29 Jun 2026 Jumadi 72
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
29 Jun 2026 Jumadi 138
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
29 Jun 2026 Jumadi 79
Sampaikan Kritik Membangun, Muralis Batang Goreskan Prestasi di Mata Nasional Sampaikan Kritik Membangun, Muralis Batang Goreskan Prestasi di Mata Nasional
Sampaikan Kritik Membangun, Muralis Batang Goreskan Prestasi di Mata Nasional
Batang - Regenerasi seniman mural di Kabupaten Batang terus dioptimalkan dengan lahirnya muralis yang berhasil mempersembahkan prestasi terbaiknya di beberapa ajang mural tingkat nasional. Kemampuan dan konsistensi dalam menggoreskan kuas di atas tembok yang disertai kritik membangun, membawa namanya kian dikenal di tengah-tengah nama muralis kenamaan lainnya.
28 Jun 2026 Jumadi 55
Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal
Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal
Batang - Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
28 Jun 2026 Jumadi 79
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.
28 Jun 2026 Jumadi 132