Batik Rifaiyah Batang Salah Satu Budaya Yang Tercatat di Dunia

Selasa, 11 Oktober 2022 Jumadi Dibaca 6.742 kali Seni dan Budaya
Batik Rifaiyah Batang Salah Satu Budaya Yang Tercatat di Dunia
Batang - Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Desa kalipucang wetan menggelar festival merayakan batik rifaiyah untuk memperkenalkan.

Batang - Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, Desa kalipucang wetan menggelar festival untuk memperkenalkan batik rifaiyah.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Batang Willopo mengatakan, budaya batik rifaiyah khas Kabupaten Batang termasuk ke dalam warisan budaya Indonesia yang diakui oleh UNESCO.

“Kegiatan merayakan hari rifaiyah bertujuan untuk mengenalkan batik khas Kabupaten Batang ke kancah nasional maupun internasional. Ini bagian dari kekayaan khasanah seni dan budaya serta kreatifitas masyarakat, yang harus kita dukung untuk dapat dikembangkan,” katanya saat ditemui di Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Senin (10/10/2022) malam.

Batik memang identik dengan Indonesia, tetapi tidak menutup kemungkinan negara lain juga membuat batik seperti Malaysia dan Vietnam. Makanya agar tidak memudarkan batik sebagai salah satu budaya Negara Indonesia harus tetap dijaga. Seperti yang tercatat di dunia saat ini satu-satunya adalah batik tulisnya.

“Batik Rifaiyah sendiri dibuat dengan cara ditulis secara tradisional menggunakan canting yang diawali dengan membuat motif, corak, hingga pewarnaan yang memerlukan proses cukup lama,” terangnya.

Proses pembuatan batik ini sebagai media untuk syiar agama Islam pada zaman dahulu. Ada ritual yang biasa dijalankan sebelum membatik, yakni dengan salat Duha terlebih dahulu. Tidak cukup disitu pengrajin juga harus membaca syair kidung berbahasa jawa berisi ajaran Islam saat menorehkan malam ke selembar batik.

“Ciri khas batik Rifaiyah tiga negeri, yakni larangan penggambaran motif hewan secara utuh pada lembaran kain. Alasannya, mereka meyakini menggambar makhluk hidup itu berdosa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kalipucang Wetan Mundakir menambahkan, adapun proses pembuatannya membutuhkan waktu minimal tiga minggu, ada yang dua bulan, bahkan enam bulan untuk sehelai kain. Atas kerja keras pembatik, kain batik Rifaiyah termurah dihargai  Rp350 ribu, itu pun untuk batik kasar.

“Untuk batik sedang mencapai Rp4 juta, batik halus dijual Rp6,5 juta, dengan pemasaran di berbagai Negara yakni Indonesia, Singapura, Malaysia, India, Korea, Jepang, Yunani, Amerika dan Swedia,” tuturnya.

Menurut dia, batik Rifaiyah murni merupakan batik tulis. Warga tidak mau mengubahnya menggunakan mesin karena demi mempertahankan tradisi, sehingga hanya melayani pesananan terbatas.

“Kami membatik bukan menjadi bagian hidup, karena kalau secara ekonomi tidak memungkinkannya. Semangatnya hanya mempertahankan tradisi dan warisan leluhur,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 49
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 121
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 76
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 45
Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Hadirkan Satlantas, Kokam Batang Dilatih Kecakapan Berlalulintas
Batang -  Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Batang bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) berupaya memperkuat kapasitas anggota dengan menggelar Pelatihan Kokam Berlalulintas. Menghadirkan nara sumber Sofwan Sumadi anggota DPRD Jateng dan Satlantas Polresta Batang, untuk menyiapkan jajaran Kokam yang berkompeten dalam membantu kalancaran lalu lintas.
23 Ags 2026 Jumadi 95
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Dandim  Batang Pimpin Bulan Dana PMI 2026, Targetkan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang resmi membuka Gerakan Pengumpulan Sumbangan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang Tahun 2026 pada Jumat 21 Agustus 2026. Penggalangan dana publik yang berlangsung hingga 21 November 2026 ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0736Batang, Letkol Inf. Didik Sudarmawan, selaku Ketua Umum Panitia.
22 Ags 2026 Jumadi 135