Joko Widodo Resmikan Pembangunan Pabrik Wavin di KIT Batang

Senin, 03 Oktober 2022 Jumadi Dibaca 1.999 kali Pembangunan
Joko Widodo Resmikan Pembangunan Pabrik Wavin di KIT Batang
Batang - Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki populasi yang berkembang pesat di kawasan perkotaan yang saat ini menghadapi tantangan mendesak seputar pembangunan keberlanjutan, sanitasi, dan pasokan air.

Batang - Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki populasi yang berkembang pesat di kawasan perkotaan yang saat ini menghadapi tantangan mendesak seputar pembangunan keberlanjutan, sanitasi, dan pasokan air.

Menyusul sumber daya dan infrastruktur air yang terus berada di bawah tekanan selama pandemi, Pemerintah Indonesia beberapa waktu lalu telah memperkenalkan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) untuk menyediakan fasilitas air dan sanitasi bagi jutaan rakyat.

Sejalan dengan upaya pembangunan berkelanjutan di Indonesia, Wavin sebagai bagian dari Orbia yang bergerak di bidang gedung dan infrastruktur, mengumumkan pembukaan pabrik produksi baru di Batang, untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan yang berkembang di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik dengan solusi sanitasi dan pengelolaan air yang berkelanjutan

CEO Orbia Sameer S. Bharadwaj mengatakan, di Indonesia, sebanyak 33,4 juta orang tidak memiliki akses air minum bersih dan 99,7 juta tidak memiliki akses sanitasi yang dikelola dengan baik. Kami menawarkan solusi dengan memproduksi pipa dan fitting Wavin seperti UPVC dan PPR yang memberikan ketersediaan air bersih dan santasi serta hemat biaya.

“Investasi ini membawa bisnis solusi pengelolaan air yang inovatif ke pasar yang memang sangat membutuhkan. Ini adalah langkah yang menentukan dalam perjalanan kami untuk memajukan kehidupan di seluruh dunia,” katanya saat ditemui usai meresmikan pembukaan Pabrik Wavin di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Senin (3/10/2022).

Pabrik Wavin di Grand Batang City akan dibangun di atas lahan seluas 20 hektar. Saat beroperasi, pabrik ini akan mempekerjakan sekitar 150 orang dibagian produksi, dengan kemungkinan ekspansi menjadi 250 orang di masa depan. Di luar pembuatan pipa dan perlengkapan UPVC, pabrik tersebut dapat mengakomodasi produk bangunan hemat energy, sistem drainase rendah kebisingan, dan sistem pengelolaan air hujan.

“Kami sangat senang mengumumkan pembukaan pabrik pertama Wavin. Ini memungkinkan kami untuk memperluas pemasaran dan menawarkan solusi inovatif, serta membuka lapangan pekerjaan dan aktivitas perekonomian masyarakat setempat,” jelasnya.

Dengan teknologi Wavin, kemampuan inovasi, dan basis pelanggan yang ada, kami berfokus untuk menghadirkan lebih banyak solusi untuk sistem pengelolaan air bagi tukang ledeng, insinyur, kontraktor, installer (pemasang pipa), bahkan bagi para Pemerintah, untuk pembangunan perkotaan yang lebih baik.

Ia juga menyampaikan, Wavin menghadirkan produk dan solusi sistem yang sesuai dengan standar kualitas global serta sesuai dengan standar lokal. Saat ini mitra dan jaringan distribusi sudah tersebar di seluruh Indonesia dengan sekitar 50 distributor, 6.000 peritel, serta 100 Orbia.

“Wavin memiliki lebih dan 11.000 karyawan di 93 lokasi produksi di seluruh dunia, melayani lebih dari 80 negara melalui jaringan penjualan dan distribusi global,” ungkapnya.

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan, investasi diperebutkan semua berawal dari krisis yang sedang melanda dunia. Negara-negara berlomba untuk membangun investasi pada masing-masing negara.

“Karena dengan investasi nilai tambah diciptakan serta lapangan kerja akan tercipta yang menjadikan cadangan devisa akan muncul,” tegasnya.

Negara Indonesia dipilih negara maju untuk investasi, karena memandang sebagai negara yang stabil ekonomi dan politiknya. Salah satu alasan pemodal asing masuk di KIT Batang.

Ada 450 Hektar terpenuhi, tahap kedua 1.200 Hektar juga sudah terpenuhi. Pada tahap kedua awal bulan Februari 2023 akan diurus perizinannya dengan baik oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Pemerintah Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 81
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 101
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 99
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 91
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 74
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Pemkab Batang Gelontorkan Tim Terpadu Perlinsos Digital Penerima Bansos
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat memperbarui data penerima bantuan sosial (bansos) untuk tahun 2027. Melalui skema digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos), masyarakat diajak melakukan registrasi ulang agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan transparan.
08 Okt 2026 Jumadi 92