Umat Penghayat Kepercayaan di Batang Berharap Diakomodir Jadi ASN, TNI dan Polri

Jumat, 30 September 2022 Jumadi Dibaca 957 kali Sosial
Umat Penghayat Kepercayaan di Batang Berharap Diakomodir Jadi ASN, TNI dan Polri
Batang - Presidium Majelis Kepercayaan Tehadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (YKI) Kabupaten Batang, Yanto menyatakan keinginan umat penghayat kepercayaan bisa menjadi TNI, Polri dan ASN.

Batang - Presidium Majelis Kepercayaan Tehadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (YKI) Kabupaten Batang, Yanto menyatakan keinginan umat penghayat kepercayaan bisa menjadi TNI, Polri dan ASN.

Meskipun saat ini umatnya tidak mengalami kesulitan untuk menjadi abdi negara tersebut.

“Tidak ada kesulitan, hanya kelihatannya belum diakomodir,” katanya saat ditemui usai kegiatan rakor pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaaan dalam masyarakat (Pakem) di Aula Kantor Badan Kesbangpol Batang, Kamis (29/9/2022).

Ia pun mencontohkan, misalnya ada anak penghayat yang sudah ber KTP penghayat, dia mau mendaaftar PNS, tinggal tim screningnya, karena ranah itu menjadi kebijakan pemerintah.

Ia pun menyatakan ada kelemahan pada Sumber Daya Manusia (SDM) umatnya yang tidak peduli dengan pendidikannya. Meskipun sudah ada anak penghayat yang didik dengan cara penghayat dan yang mengajar juga para penghayat di beberapa SMP dan SMA di kecamatan Kabupaten Batang. 

“Jadi rata - rata lulusan SD, SMP sudah kerja dimana. Ada juga yang sudah berpendidikan tinggi. Kita sebetulnya orang-arang yang mandiri,” ungkapnya. 

Ia juga menyatakan bahwa kebanyakan orang - orang penghayat tidak mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST) maupun Program Keluarga Harapan (PKH).

“Mudah - mudahan kepala desa dan perangkatnya bisa menjembatani agar bisa mendapatkan bantuan tersebut,” harapnya. 

Yanto juga mengapresiasi pemerintah yang telah mengakomodir umat penghayat kepercayaan. Karena sesuai undang - undang setiap warga negara memiliki hak asasi dalam beragama maupun dalam menganut penghayat kepercayaan. 

“Penghayat pun kini sudah bisa menikah cara penghayat. Bahkan meninggal duniapun sudah dengan cara pulosoro,” tegasnya.

Sementara itu, Kasi Intejen Kejari Batang, Ridwan Gaos Natasukmana mengatakan, rakor pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaaan dalam masyarakat (Pakem) bersama tim Pakem sebagai ajang silaturahmi. Karena amanat undang - undang harus dilindungi. 

“Jangan sampai mereka itu mendapat diskriminasi di masyarakat. Pemerintah pun sudah mengakomodir para umat pengahayat kepercayaan di kolom agama di KTP,” terangnya.

Hal itu, lanjut dia, sebagai bukti negara melindungi eksistensi mereka. Oleh karena itu kehadiran mereka jangan sampai menjadi konflik sosial. 

“Kita selaku tim Pakem melakukan pembinaan dan pengawasan dalam rangka pencegahan penodaan agama,” ujar dia. 

Ridwan menambahkan, susunan organisasi Pakem sekretariatnya berada di Kejaksaan Negeri Batang dengan anggotanya Badan Kesbangpol, Disdikbud dan Kantor Kemenag Batang. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kembali menghadirkan layanan jemput bola administrasi kependudukan (adminduk) bagi Masyarakat, sebagai upaya mendekatkan akses layanan sekaligus memastikan seluruh warga dapat memperoleh dokumen kependudukan secara mudah, cepat, dan gratis. Kali ini pelayanan digelar di Kantor Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (1762026).
17 Jun 2026 Jumadi 53
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Batang - Tradisi "Mubeng Benteng" atau mengelilingi tembok luar area Kantor Bupati Batang kembali mengemuka, setelah beberapa tahun menggelar kirab Malam Satu Suro hanya di dalam komplek. Hal ini menjadi wacana dari keluarga besar ahli waris Kyai Tombak Abirawa, sebagai upaya mengembalikan tradisi leluhur sekaligus menjadikan ikon destinasi wisata budaya Kabupaten Batang.
17 Jun 2026 Jumadi 227
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Batang - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax pun ternyata berdampak terhadap harga buah impor. Terbukti dengan naiknya jenis buah-buahan impor yang turut mengalami kenaikan hingga lima persen. Kenaikan tersebut dikarenakan biaya angkut yang turut mengalami kenaikan, sehingga berdampak pada penurunan jumlah pembelian buah impor.
17 Jun 2026 Jumadi 81
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Batang - SMPN 2 Tersono, mengadakan dies natalis yang Ke-34, dengan kegiatan fun run, sebagai motivasi warga sekolah untuk membiasakan diri berolahraga, agar tetap prima selama proses belajar mengajar. Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi SD dan MI sebagai ajang olahraga sekaligus sarana untuk menanamkan pola hidup sehat sejak dini.
17 Jun 2026 Jumadi 86
Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang" Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang"
Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang"
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menggelar aksi jemput bola melalui inovasi "Bulan Lintang" (Bus Layanan Adminduk Keliling Batang). Kali ini, layanan keliling tersebut hadir di Kecamatan Bandar untuk mempermudah warga mengurus berbagai dokumen kependudukan secara cepat dan gratis.
17 Jun 2026 Jumadi 44
Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak
Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak
Batang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) sebagai upaya mengintegrasikan budaya lokal ke dalam pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
17 Jun 2026 Jumadi 77