Pramuka Berbasis TI, Kekinian Tanpa Hilangkan Fungsi

Rabu, 28 September 2022 Jumadi Dibaca 1.240 kali Sosial
Pramuka Berbasis TI, Kekinian Tanpa Hilangkan Fungsi
Batang Pasca Pandemi Covid-19, kegiatan kepramukaan di institusi pendidikan belum begitu menggeliat. Kwarran Batang berupaya menggairahkan kembali, dengan menggelar Kursus Orientasi Singkat dan Karang Pamitran.

Batang Pasca Pandemi Covid-19, kegiatan kepramukaan di institusi pendidikan belum begitu menggeliat. Kwarran Batang berupaya menggairahkan kembali, dengan menggelar Kursus Orientasi Singkat dan Karang Pamitran.

Karang Pamitran diikuti oleh jajaran kepala sekolah baik di jenjang SD hingga SMA maupun MI hingga MA.

Menariknya, kegiatan tersebut digelar secara swadaya dari para peserta, tanpa stimulan dari pihak Kwarran Batang.

Ketua Kwarcab Batang Retno Dwi Irianto menyampaikan, dalam praktiknya perlu inovasi untuk menghindarkan anak dari kejenuhan.

“Teknologi Informasi (TI) sekarang berkembang sangat luar biasa. Banyak yang menggunakan sistem, teknologi dan pembelajaran yang baru, tanpa menghilangkan dasar-dasar maupun fungsi Pramuka,” katanya, usai membuka Kursus Orientasi Singkat dan Karang Pamitran, di Gedung Pramuka Kabupaten Batang, Selasa (27/9/2022).

Kegiatan tersebut untuk memotivasi anak didik nantinya, melalui para pendidik pada tiap sekolah.

“Selama ini Pramuka kita “tertidur”, sehingga dengan kegiatan ini memori mereka diingatkan dan disegarkan, melalui transfer ilmu langsung dari para pelatih kepada peserta,” terangnya.

Ia mengimbau, para siswa mengaktifkan kembali kegiatan Pramuka. Pramuka ini kan kegiatan non-formal yang membangun karakter manusia Indonesia yang berjiwa Pancasila, mencintai NKRI, berwawasan ke depan.

Ia memastikan, kegiatan Pramuka di luar ruangan sudah diizinkan. Bahkan di tingkat Jawa Tengah maupun Jambore Nasional, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kepala sekolah bisa memanfaatkan momentum langka ini, untuk memotivasi para guru dan anak didik, supaya kembali bersemangat dalam menggelar kegiatan kepramukaan,” tegasnya.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat akan digelar event Pramuka Garuda di Jawa Tengah.

“Oktober mendatang event tersebut akan digelar, untuk meningkatkan kualitas anak-anak. Lalu disusul Musyawarah Cabang di bulan November,” terangnya.

Ketua Kwarran Batang, Nur Nasetya Nugroho menerangkan, penyelenggaraan kegiatan ini murni swadaya dari Gugus Depan.

“Mereka sudah menganggarkan dalam Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tiap sekolah untuk meningkatkan pengetahuan para pembina. Sasaran utamanya para Pembina Gugus Depan,”  jelasnya.

Selain materi, para peserta juga akan mempraktikkan langsung di Agrowisata Selopajang pada 30 September dan 1 Oktober mendatang.

“Kami berupaya mengenalkan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Batang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kembali menghadirkan layanan jemput bola administrasi kependudukan (adminduk) bagi Masyarakat, sebagai upaya mendekatkan akses layanan sekaligus memastikan seluruh warga dapat memperoleh dokumen kependudukan secara mudah, cepat, dan gratis. Kali ini pelayanan digelar di Kantor Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (1762026).
17 Jun 2026 Jumadi 53
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Batang - Tradisi "Mubeng Benteng" atau mengelilingi tembok luar area Kantor Bupati Batang kembali mengemuka, setelah beberapa tahun menggelar kirab Malam Satu Suro hanya di dalam komplek. Hal ini menjadi wacana dari keluarga besar ahli waris Kyai Tombak Abirawa, sebagai upaya mengembalikan tradisi leluhur sekaligus menjadikan ikon destinasi wisata budaya Kabupaten Batang.
17 Jun 2026 Jumadi 227
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Batang - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax pun ternyata berdampak terhadap harga buah impor. Terbukti dengan naiknya jenis buah-buahan impor yang turut mengalami kenaikan hingga lima persen. Kenaikan tersebut dikarenakan biaya angkut yang turut mengalami kenaikan, sehingga berdampak pada penurunan jumlah pembelian buah impor.
17 Jun 2026 Jumadi 81
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Batang - SMPN 2 Tersono, mengadakan dies natalis yang Ke-34, dengan kegiatan fun run, sebagai motivasi warga sekolah untuk membiasakan diri berolahraga, agar tetap prima selama proses belajar mengajar. Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi SD dan MI sebagai ajang olahraga sekaligus sarana untuk menanamkan pola hidup sehat sejak dini.
17 Jun 2026 Jumadi 87
Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang" Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang"
Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang"
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menggelar aksi jemput bola melalui inovasi "Bulan Lintang" (Bus Layanan Adminduk Keliling Batang). Kali ini, layanan keliling tersebut hadir di Kecamatan Bandar untuk mempermudah warga mengurus berbagai dokumen kependudukan secara cepat dan gratis.
17 Jun 2026 Jumadi 44
Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak
Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak
Batang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) sebagai upaya mengintegrasikan budaya lokal ke dalam pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
17 Jun 2026 Jumadi 77