Hasil Bumi Melimpah, Petani Siap Dukung Penanganan Stunting

Senin, 26 September 2022 Jumadi Dibaca 1.246 kali Pemerintahan
Hasil Bumi Melimpah, Petani Siap Dukung Penanganan Stunting
Batang Sejumlah Organisasi Tani Lokal (OTL) menggelar Kirab Hasil Bumi, dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional. Hasil bumi seperti sayuran dan buah dikirab dengan rute Lapangan Dracik Kampus, Jalan Gajah Mada hingga berakhir di halaman Masjid Agung Darul Muttaqin Batang.

Batang Sejumlah Organisasi Tani Lokal (OTL) menggelar Kirab Hasil Bumi, dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional. Hasil bumi seperti sayuran dan buah dikirab dengan rute Lapangan Dracik Kampus, Jalan Gajah Mada hingga berakhir di halaman Masjid Agung Darul Muttaqin Batang.

Ketua Panitia Peringatan Hari Tani, Gotama Bramanti menyampaikan, Hari Tani diperingati setelah munculnya Undang-undang Pokok Agraria. Peringatan ini diharapkan membawa nasib para kaum tani agar lebih sejahtera di masa depan.

“Kirab ini terselenggara berkat dukungan penuh dari 8 OTL yakni Subah, Kuripan, Gondang, Simbangjati, Simbangdesa, Cepoko, Werdi Sari dan Brontok. Serta Omah Tani, Serikat Pekerja Nasional (SPN), Kampung Hijrah dan Gerbang Tani,” katanya, saat ditemui di Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Senin (26/9/2022).

Ia menegaskan, momentum Hari Tani ini dapat dijadikan motivasi agar di masa depan tidak akan ada lagi anak yang kekurangan gizi atau Stunting.

“Kesadaran masyarakat sudah mulai meningkat dengan kerja sama antara Pemda dan organisasi tani untuk pemenuhan gizi, seperti saat penanganan Covid-19,” tegasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengharapkan, ke depan ada sinergi yang makin baik antara Pemkab Batang bersama kaum tani untuk menangani masalah Stunting, dengan pemenuhan gizi melalui hasil panen yang melimpah.

“Peringatan Hari Tani ini sebagai wujud rasa syukur kepada Allah, karena panen hasil bumi yang melimpah. Semoga hasil panen melimpah ini bisa juga untuk membantu penanganan Stunting di masing-masing desa,” jelasnya.

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Caswiyono Rusydie Cakrawangsa menyampaikan, peringatan kali ini sangat istimewa karena semua kaum tani berkumpul di masjid dengan membawa hasil panennya.

“Ini diluar kebiasaan memang, tapi tujuan supaya para kaum tani di Kabupaten Batang didoakan langsung oleh ulama, agar sejahtera dan memanen hasil bumi yang melimpah, sehingga masyarakat seluruhnya makmur,” ungkapnya.

Takmir Masjid Agung Darul Muttaqin KH. M. Saefudin Zuhri mengapresiasi peringatan Hari Tani Nasional dipusatkan di Masjid Agung.

“Ini sesuai dengan sabda Rasulullah bahwa sebaik-baik tempat adalah masjid. Perjuangan beliau pun sangat dekat dengan masjid yakni Masjid Nabawi,”  tuturnya.

Maka rekan-rekan Omah Tani bersama Gerbang Tani SPN dan Kampung Hijrah sangat tepat memilih Masjid Agung sebagai tempat untuk berjuang bersama-sama.

“Kelihatan ini urusan dunia tapi kalau diniatkan dengan baik, lewat membagikan hasil panen tadi, insya Allah akan jadi amal akhirat,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 101
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 138
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 150
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 92
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 56
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 69