Fesyen Ala Sintren, Lestarikan Budaya Lokal Lewat Busana

Jumat, 19 Agustus 2022 Jumadi Dibaca 2.308 kali Seni dan Budaya
Fesyen Ala Sintren, Lestarikan Budaya Lokal Lewat Busana
Batang Sejumlah kaum ibu perwakilan dari unsur Polwan, Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres hingga Pemkab Batang berlenggak-lenggok memperagakan beragam busana unik, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-74 Polwan.

Batang Sejumlah kaum ibu perwakilan dari unsur Polwan, Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres hingga Pemkab Batang berlenggak-lenggok memperagakan beragam busana unik, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-74 Polwan.

Ada 12 kaum ibu yang memperagakan keunikan busana masing-masing. Salah satu busana yang menarik sekaligus memenangkan perlombaan yakni bertema Sintren, yang merupakan budaya asli Kabupaten Batang.

Peragawati pemenang Kostum sintren Tika Luthfi Mahartin menceritakan, alasan memilih mengenakan kostum bertema Sintren.

“Tema Aku Cinta Indonesia khususnya Sintren ini dipilih karena ingin melestarikan budaya lokal yang khas Kabupaten Batang. Maka Pemkab Batang memilih busana bertema Sintren, agar kearifan lokal Batang makin dikenal,” katanya, usai mengikuti perlombaan peragaan busana, di halaman lobi Mapolres Batang, Kabupaten Batang, Jumat (19/8/2022).

Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki mengatakan, busana yang ditampilkan sangat unik, karena menunjukkan kreativitas para Polwan dan perwakilan lainnya.

“Lama tidak diselenggarakan, ternyata sambutannya sangat meriah,” ungkapnya.

Ia mengapresiasi karena busana yang ditampilkan menunjukkan kearifan lokal.

“Tema yang ditonjolkan semuanya tentang Batang, salah satunya budaya Sintren, agar makin dikenal publik,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Batang AKBP M. Irwan Susanto menyampaikan, lomba peragaan busana ini untuk mempererat silaturahmi dan menunjukkan kolaborasi dari perwakilan para perempuan terbaik di Kabupaten Batang, salah satunya Polwan.

Menanggapi menjamurnya peragaan busana di sarana publik, ia tak mempermasalahkan karena bagian dari kreativitas warga yang menampilkan sisi keunikannya di media sosial.

“Unik sekali, karena walaupun sibuk dengan tugasnya masing-masing, masih sempat mempersiapkan busana yang menunjukkan tradisi lokal. Mereka bisa ikut menunjukkan budaya sintren, melalui tren busana, masih ada di Batang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 73
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 121
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 126
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 72
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 37
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 43