Fesyen Ala Sintren, Lestarikan Budaya Lokal Lewat Busana

Jumat, 19 Agustus 2022 Jumadi Dibaca 2.321 kali Seni dan Budaya
Fesyen Ala Sintren, Lestarikan Budaya Lokal Lewat Busana
Batang Sejumlah kaum ibu perwakilan dari unsur Polwan, Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres hingga Pemkab Batang berlenggak-lenggok memperagakan beragam busana unik, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-74 Polwan.

Batang Sejumlah kaum ibu perwakilan dari unsur Polwan, Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres hingga Pemkab Batang berlenggak-lenggok memperagakan beragam busana unik, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Ke-74 Polwan.

Ada 12 kaum ibu yang memperagakan keunikan busana masing-masing. Salah satu busana yang menarik sekaligus memenangkan perlombaan yakni bertema Sintren, yang merupakan budaya asli Kabupaten Batang.

Peragawati pemenang Kostum sintren Tika Luthfi Mahartin menceritakan, alasan memilih mengenakan kostum bertema Sintren.

“Tema Aku Cinta Indonesia khususnya Sintren ini dipilih karena ingin melestarikan budaya lokal yang khas Kabupaten Batang. Maka Pemkab Batang memilih busana bertema Sintren, agar kearifan lokal Batang makin dikenal,” katanya, usai mengikuti perlombaan peragaan busana, di halaman lobi Mapolres Batang, Kabupaten Batang, Jumat (19/8/2022).

Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki mengatakan, busana yang ditampilkan sangat unik, karena menunjukkan kreativitas para Polwan dan perwakilan lainnya.

“Lama tidak diselenggarakan, ternyata sambutannya sangat meriah,” ungkapnya.

Ia mengapresiasi karena busana yang ditampilkan menunjukkan kearifan lokal.

“Tema yang ditonjolkan semuanya tentang Batang, salah satunya budaya Sintren, agar makin dikenal publik,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Batang AKBP M. Irwan Susanto menyampaikan, lomba peragaan busana ini untuk mempererat silaturahmi dan menunjukkan kolaborasi dari perwakilan para perempuan terbaik di Kabupaten Batang, salah satunya Polwan.

Menanggapi menjamurnya peragaan busana di sarana publik, ia tak mempermasalahkan karena bagian dari kreativitas warga yang menampilkan sisi keunikannya di media sosial.

“Unik sekali, karena walaupun sibuk dengan tugasnya masing-masing, masih sempat mempersiapkan busana yang menunjukkan tradisi lokal. Mereka bisa ikut menunjukkan budaya sintren, melalui tren busana, masih ada di Batang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 21
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 95
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 64
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 75
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 86
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 129