Masyarakat Perlu Tahu Pengolahan Daging Saat PMK

Selasa, 12 Juli 2022 Jumadi Dibaca 1.505 kali Kesehatan
Masyarakat Perlu Tahu Pengolahan Daging Saat PMK
Batang Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang rawan menyerang ternak kambing dan sapi, mengharuskan masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan mengetahui cara mengolah daging kurban, agar terbebas dari penyebaran virus tersebut.

Batang Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang rawan menyerang ternak kambing dan sapi, mengharuskan masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan mengetahui cara mengolah daging kurban, agar terbebas dari penyebaran virus tersebut.

Beberapa kalangan seperti tenaga medis kesehatan hewan maupun ahli gizi berupaya mengedukasi dengan membagikan tips dan trik agar masyarakat makin memahami cara pengolahan daging secara baik dan benar.

Medis Veteriner Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislutkanak) Batang Drh. Ambar Puspitaningsih menyampaikan, untuk meminimalkan penyebaran PMK pada lingkungan sekitar, setelah mendapat daging, masyarakat tidak perlu mencuci, namun langsung direbus selama 30 menit.

“Untuk manusia aman karena bukan zoonosis,” katanya, saat ditemui, di Kantor Dislutkanak Kabupaten Batang, Selasa (12/7/2022).

Sebaiknya, setelah direbus air rebusan pertama langsung dibuang lalu baru boleh diolah lebih lanjut.

“Untuk sampah pembungkusnya jangan langsung dibuang tapi direndam dengan air deterjen atau air cuka,” imbaunya.

Ia memastikan, andai kata ada daging yang sudah terindikasi PMK dan dikonsumsi tidak akan berbahaya bagi manusia.

“Yang berbahaya justru ketika dagingnya langsung dicuci, dikhawatirkan virus itu ikut mengalir ke saluran pembuangan hingga ke  sungai dan lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, Ahli Gizi RS QIM Batang, Cyntia Ayu Rohmawati menerangkan, selama cara mengolahnya benar dan sesuai standar, dipastikan bakteri yang melekat pada daging akan ikut hilang, sehingga aman dikonsumsi.

“Pilih daging yang masih berwarna merah segar, jangan yang sudah berlendir dan hindari tekstur daging yang sudah tidak kenyal,” terangnya.

Dalam tahap pengolahan awal, sebaiknya dilakukan perebusan dengan suhu 100⁰ Celsius atau setara dengan 30 menit.

“Kalau mau dikonsumsi pilihlah daging khas dalam tanpa lemak, karena dikhawatirkan menyebabkan timbulnya kolesterol,” ungkapnya.

Ia menyarankan, meskipun mayoritas masyarakat menggemari menu sate, alangkah baiknya sebelum dibakar daging direbus dahulu untuk mematikan bakterinya.

Menu olahan bisa beragam, sesuai selera masing-masing. Hanya saja, bagi penderita Penyakit Tidak Menular (PTM) diupayakan mengurangi konsumsi menu serba dibakar.

“Takaran konsumsi yang masih dalam batas kewajaran 75-100 gram untuk sekali makan. Bagi penderita PTM, masih diizinkan asal pilih daging khas dalam tanpa lemak dan jeroan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 9
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 94
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 63
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 75
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 84
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 129