Dinkes Batang Gelar Peningkatan Efektifitas Pelaksanaan GERMAS

Kamis, 07 Juli 2022 Jumadi Dibaca 1.350 kali Kesehatan
Dinkes Batang Gelar Peningkatan Efektifitas Pelaksanaan GERMAS
Batang - Dinas Kesehatan Batang menggelar forum komunikasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) gerakan nasional untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan bagi setiap orang untuk hidup sehat, sehingga tercapai peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Batang - Dinas Kesehatan Batang menggelar forum komunikasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) gerakan nasional untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan bagi setiap orang untuk hidup sehat, sehingga tercapai peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Peserta yang diundang dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Batang dengan narasumber Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali Puji Astuti di Ruang Harmony Hotel Sahid Mandarin Pekalongan, Kamis (7/7/2022).

Kepala Dinkes Batang Didiet Wisnuhardanto mengatakan, kegiatan ini sebagai wujud peran serta kita dalam meningkatkan kesehatan masyarakat terutama di lingkungan OPD.

“Dengan adanya GERMAS ini diharapkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gaya hidup sehat dengan cara meningkatkan aktifitas fisik, hidup secara teratur dan terukur, mengkonsumsi buah-buahan setiap hari, tidak merokok, cek kesehatan secara rutin, olahraga teratur, dan menghindari stress,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan forum komunikasi ini untuk menggerakkan instansi pemerintah agar pegawainya menjadi pelopor berperilaku sehat.

“Tujuan adanya GERMAS yaitu menurunkan beban penyakit menular dan penyakit tidak menular baik mencegah kematian. Perlu diketahui, sekarang penyakit yang menyebabkan kematian sudah berbeda kalau dulu itu kebanyakan penyakit menular. Tetapi mulai tahun 2010 hingga saat ini penyakit yang menyebabkan kematian adalah penyakit tidak menular seperti diabetes,” terangnya.

Makanya, disarankan jika orang sudah menginjak umur lebih 40 tahun ada baiknya selalu mengecek kesehatannya sebulan sekali dengan memanfaatkan BPJS Kesehatan, karena itu penting untuk mengontrol kesehatan sendiri.

Kebanyakan orang meninggal karena penyakit tidak menular, seperti diabetes. Melihat data Kementerian Kesehatan Hasil Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa prevalensi diabetes melitus di Indonesia berdasarkan diagnosis dokter pada umur 15 tahun sebesar 2%.

Angka ini, lanjut dia, menunjukkan peningkatan dibandingkan prevalensi diabetes melitus pada penduduk 15 tahun pada hasil Riskesdas 2013 sebesar 1,5%.

“Namun prevalensi diabetes melitus menurut hasil pemeriksaan gula darah meningkat dari 6,9% pada 2013 menjadi 8,5% pada tahun 2018. Angka ini menunjukkan bahwa baru sekitar 25% penderita diabetes yang mengetahui bahwa dirinya menderita diabetes,” ungkapnya.

Ia berharap, adanya forum komunikasi GERMAS ini pelopor berperilaku sehat dimulai dari seluruh OPD di Kabupaten Batang minimal aktivitas fisik bersama di kantor, konsumsi sayuran dan buah, dan cek kesehatan secara rutin. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 49
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 132
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 141
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 85
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 45
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 54