Dua Pemuda Asli Batang Pamerkan Lukisan Aktivitas Pesisir

Selasa, 05 Juli 2022 Jumadi Dibaca 1.785 kali Seni dan Budaya
Dua Pemuda Asli Batang Pamerkan Lukisan Aktivitas Pesisir
Batang - Karya seni sebagai media penyampaian makna kehidupan sosial, budaya, dan istiadat masyarakat pesisir Kabupaten Batang sebagai nilai sejarah.

Batang - Karya seni dapat menjadi media penyampaian makna kehidupan sosial, budaya, dan istiadat masyarakat.

Seperti yang dilakukan kedua anak muda asli Kabupaten Batang Ananda Luthfi Maulana dan Nico Aryo Pradita, mengepresikan karyanya yang dipamerkan sebagai proyek studi, karena mereka berdua masih menjadi mahasiswa jurusan seni rupa di Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Pameran lukisan berlangsung dari tanggal 4 hingga 10 Juli 2022. Ada 16 lukisan yang dipamerkan.

“Lukisan yang kita pamerkan ini merupakan hasil karya lukis sendiri, yang menceritakan tentang aktivitas masyarakat pesisir di Kabupaten Batang,” kata Pelukis Ananda Lutfhi Maulana saat ditemui usai membuka pameran lukisan di Galeri Rifaiyah Kalipucang Wetan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Senin (4/7/2022) malam.

Ia menuangkan ide melukis aktivitas pesisir, karena kegiatan yang dilakukan  turun-temurun sebagai nelayan menarik perhatian mereka.

“Setiap daerah pesisir memiliki berbagai macam tradisi dan kebudayaan yang berbeda-beda, tetapi memiliki tujuan sama yaitu keselamatan dan hasil tangkapan ikan yang melimpah serta menjaga kelestarian lingkungan laut,” jelasnya.

Lukisan ini, lanjut dia, berbahan kain katun primisima yang mengangkat tema “budaya masyarakat pesisir Kabupaten Batang”. Teknik membuatnya tetap sama, yakni membatik menggunakan canting, tapi khusus lukis batik bukan karya terapan.

“Ada sembilan karya yang dipamerkan antara lain tema Tari Babalu, Bersih Diri pada Tradisi Kliwonan, ada pula keunikan pekerjaan masyarakat pesisir Batang yakni industri galangan kapal dan anyam jala,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelukis Nico Aryo Pradita mengatakan, untuk karya yang dipamerkannya menceritakan tentang kesenian tari di Kabupaten Batang.

“Keunikan lukisan ini terletak pada media lukisnya yang menggunakan seng bekas. Saya memilih seng bekas yang tidak terpakai. Namun di balik itu semua sebuah seng bekas pun dapat menjadi karya seni yang menarik,” terangnya.

Pemanfaatan dari seng-seng bekas yang sudah keropos jika digabungkan dengan kayu sebagai frame dan dibalut cat akrilik, nanti akan menjadi karya yang memiliki nilai.

“Ada tujuh karya yang dipamerkan antara lain 3 lukisan Tari tahu robyong, 2 lukisan Simogringsing dan 2 lukisan Babalu untuk mengenalkan seni tari tradisional khas Batang kepada generasi muda. Dan untuk setiap karya dapat diselesaikan selama sepekan,” ujar dia.

Ia berharap, karya ini bisa membangkitkan semangat berkarya kembali bagi para seniman muda. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 15
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 126
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 131
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 79
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 40
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 47