Buruh Kawal Kawasan Industri Jauh Dari Korupsi

Selasa, 28 Juni 2022 Jumadi Dibaca 1.320 kali Sosial
Buruh Kawal Kawasan Industri Jauh Dari Korupsi
Batang Menyikapi transformasi Kabupaten Batang dari wilayah agraris menjadi kota industri, kaum buruh bersama santri dan petani berupaya membentuk sebuah wadah untuk mengawal Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang jauh dari tindak korupsi.

Batang Menyikapi transformasi Kabupaten Batang dari wilayah agraris menjadi kota industri, kaum buruh bersama santri dan petani berupaya membentuk sebuah wadah untuk mengawal Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang jauh dari tindak korupsi.

Untuk mewujudkannya, kaum buruh akan dibimbing oleh Sekjen Transparency International Indonesia (TII) dan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) dalam bentuk diskusi ringan yang akan digelar tiap tiga bulan sekali.

Sekretaris Serikat Pekerja Nasional (SPN) Batang, Gotama Bramanti menyampaikan, wadah ini nantinya akan menjadikan ketiga golongan tersebut lebih peduli terhadap kondisi yang rawan terjadi di Kabupaten Batang.

“Pembahasan isu korupsi harus fokus tidak boleh ditumpangi kepentingan politik. Nantinya mereka akan diberikan ruang untuk melapor apabila terjadi tindak korupsi secara independen,” katanya, saat ditemui di Omah Tani, Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Senin (27/6/2022).

Ia memastikan, jika di KIT Batang ada banyak pabrik, maka akan ada 500 pekerja, yang akan menimbulkan blok atau kelompok sosial politik baru.

“Transformasi besar ini yang sedang dikawal, yang dimungkinkan rawan terjadinya peningkatan angka kriminalitas, karena perubahan dari daerah agraris ke industri, seperti yang pernah terjadi di Bekasi dan Tangerang,” jelasnya.

Di sisi lain, lanjut dia, diharapkan setelah ada kerja sama dan pemantauan dari banyak pihak, maka ketika KITB membutuhkan pekerja, maka Disnaker melalui Balai Latihan Kerja (BLK), dapat menyiapkan jumlah dan spesifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan.

Sekjen Transparency International Indonesia (TII) Danang Widoyoko mengatakan, perubahan sosial di Kabupaten Batang saat ini sudah mulai terjadi karena dari daerah yang semula agraris segera berubah menjadi pusat industri.

“KIT Batang ini nanti akan jadi pusat industri raksasa, seperti kawasan industri di Bekasi dan Tangerang, pasti akan terjadi perubahan sosial besar-besaran,” tegasnya.

Contohnya, pelayanan publik yang akan mengalami perubahan baik kepada warga baru maupun lama.

“Populasi warga Batang yang mencapai 800 ribu jiwa, jika ditambah 500 ribu warga pedatang, tentu membutuhkan sarana publik baru seperti sekolah, infrastruktur jalan, hingga perumahan baru, tentu akan mempengaruhi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),” terangnya.

Dimungkinkan selama 10 tahun ke depan Pemkab Batang akan melakukan belanja besar-besaran untuk meningkatkan pelayanan publik.

“Cara penanganan utama adalah efisiensi anggaran, maka tidak boleh ada kebocoran, yang rawan menimbulkan korupsi. Sekarang mungkin belum, tapi ketika KIT Batang mulai beroperasi pasti tekanan terhadap APBD lebih besar,” ungkapnya.

Diskusi ini diharapkan menyadarkan masyarakat, untuk aktif menuntut pelayanan publik agar layak dan makin mudah. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah
Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Kirab Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 dengan mengusung tema Kesultanan Yogyakarta, di Pendopo Kabupaten Batang Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 59
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.
12 Apr 2026 Jumadi 38
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Batang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan dalam rangka Ziarah Kebangsaan sekaligus pembinaan Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PPRT) di Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 87
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
Batang - Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jateng telah mengkuhkan, Suudi sebagai Ketua PBSI Batang untuk masa bakti 2025 - 2029. Pasca dikukuhkan, seluruh Pengkab PBSI Batang segera menggelar rapat kerja untuk menentukan target dan even yang dapat membawa atlet bulutangkis daerah menembus ke kancah provinsi maupun nasional.
11 Apr 2026 Jumadi 74
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 177
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 121