Jelang Keberangkatan Ratusan Calhaj Jalani Tes PCR

Sabtu, 25 Juni 2022 Jumadi Dibaca 583 kali Kesehatan
Jelang Keberangkatan Ratusan Calhaj Jalani Tes PCR
Batang Pelaksanaan ibadah haji tahun 2022 mewajibkan seluruh Calon haji (Calhaj) yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci, untuk menjalani serangkaian proses pemeriksaan. Mulai dari wajib divaksin tiga dosis, membawa perlengkapan untuk menunjang protokol kesehatan hingga menjalani tes PCR sehari sebelum keberangkatan embarkasi.

Batang Pelaksanaan ibadah haji tahun 2022 mewajibkan seluruh Calon haji (Calhaj) yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci, untuk menjalani serangkaian proses pemeriksaan. Mulai dari wajib divaksin tiga dosis, membawa perlengkapan untuk menunjang protokol kesehatan hingga menjalani tes PCR sehari sebelum keberangkatan embarkasi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batang, dr. Didiet Wisnuhardanto mengatakan, sejak bertahun-tahun lalu, Kantor Kemenag bekerja sama dengan Dinkes, dalam proses pemeriksaan Calhaj sebelum diberangkatkan ke Mekah.

Khusus tahun ini memang istimewa, seluruh calon haji diwajibkan menjalani tes PCR terlebih dahulu.

“Alhamdulillah seluruh Calhaj yang akan berangkat Sabtu pagi besok hasil PCR-nya negatif semua. Kalau sampai ada yang positif, maka repot karena harus menunggu karantina lima hari dulu, baru boleh berangkat,” katanya saat ditemui di Dinkes Kabupaten Batang, Jumat (24/6/2022).

Ia memastikan, jika masih positif, berarti harus menunda keberangkatan selama lima hari lagi.

“Berangkatnya nanti ikut Kloter Sapu Jagad atau calon jamaah haji yang diberangkatkan pada kloter terakhir,” jelasnya.

Proses tes PCR dilakukan di dua tempat, yakni di Gedung PSC 119 Dinkes Batang dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Limpung.

Ia mengingatkan kepada seluruh jamaah haji tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Jaga stamina dan kesehatan fisik. Yang penting sudah vaksin tiga kali,” tegasnya.

Untuk mencegah heat stroke jamaah haji diminta untuk rutin minum sebelum haus dan memperbanyak mengonsumsi buah.

Kepala seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Batang Lutfi Hakim mengatakan, PCR menjadi sangat penting bagi Calhaj, karena menentukan mereka layak berangkat ke Tanah Suci atau tidak.

“Jika saat dites itu menunjukkan hasil reaktif, maka Calhaj harus mengikuti karantina selama lima hari,” terangnya.

Apabila hal ini terjadi, tentu sangat merugikan Calhaj. Maka diimbau kepada seluruh masyarakat, untuk memberikan kesempatan kepada Calhaj agar memiliki waktu untuk melaksanakan semua urutan protokol kesehatan.

Sementara, Salah satu Calhaj Slamet Badarudin mengutarakan, tidak merasa keberatan untuk menjalani tes PCR sebelum berangkat ke Tanah Suci.

“Kalau memang diminta untuk tes PCR, ya dilakukan saja, itu juga kesehatan diri dan memastikan keberangkatan ke Mekah,” katanya.

Mengingat cuaca panas yang ekstrem di Tanah Suci, ia mengantisipasi segala kemungkinan atau kerawanan yang terjadi.

“Wah kalau lihat di berita ada jamaah haji yang kakinya melepuh, ya pasti di sana pakai kaos kaki dan sandal yang tidak mudah lepas, biar aman dan nyaman waktu menjalankan seluruh ritual ibadah haji,” ungkapnya.

Ia berkeyakinan, seluruh personel Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) lebih maksimal dalam menjalankan tugasnya.

“Tahun ini juga jumlah jamaah haji yang diberangkatkan dibatasi. Jadi Insyaallah pelayanannya lebih optimal,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 57
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 135
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 142
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 85
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 46
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 55