Harga Cabai Meroket, Omset Pedagang Masakan Anjlok

Jumat, 10 Juni 2022 Jumadi Dibaca 1.493 kali Ekonomi
Harga Cabai Meroket, Omset Pedagang Masakan Anjlok
Batang Menjelang Hari Raya Iduladha Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) di pasar-pasar tradisional Kabupaten Batang mengalami kenaikan harga.

Batang Menjelang Hari Raya Iduladha Kebutuhan Pokok Masyarakat (Kepokmas) di pasar-pasar tradisional Kabupaten Batang mengalami kenaikan harga.

Meroketnya harga cabai membuat masyarakat mengharapkan supaya distabilkan karena berpengaruh terhadap omset dari pedagang masakan yang anjlok.

Salah satu pembeli Rofiyanti mengutarakan, selama sepekan ini tidak membuka warung masakan karena kenaikan harga cabai sangat berpengaruh terhadap keuntungan yang makin menipis.

“Saya belanja cabai merah, cabai rawit sama cabai hijau, tapi cuma satu ons sampai setengah kilogram. Harga cabainya terlalu mahal, jadi belanjanya sedikit-sedikit, cuma buat kebutuhan sendiri, warungnya tutup dulu,” kata wanita yang setiap hari berjualan mi seblak, saat berbelanja Kepokmas, di Pasar Kabupaten Batang, Jumat (10/6/2022).

Harapannya agar harga cabai diturunkan sehingga masyarakat terutama para pedagang kecil tetap dapat mengais rezeki setiap harinya.

Salah satu pedagang Yuli menyampaikan, kenaikan harga cabai terjadi sejak beberapa hari lalu dan berpengaruh dengan jumlah pembeli yang sedikit mengurangi jumlah yang dibeli.

“Rata-rata naik Rp10.000,00, seperti cabai merah besar Rp62.500,00, cabai rawit merah Rp72.500,00, cabai merah keriting Rp70.000,00 per kilogramnya,” bebernya.

Ditemui secara terpisah, Kepala Disperindagkop dan UKM Batang, Subiyanto mengakui terjadi sedikit kenaikan untuk harga Kepokmas.

“Sebagian memang ada yang naik, itu karena kebutuhan masyarakat meningkat menjelang Hari Raya Iduladha,” ungkapnya.

Ia memastikan kenaikan harga yang terjadi di Batang tidak terlalu tinggi.

“Contohnya saja telur di Batang masih Rp26.000,00, sedangkan daerah lain bisa sampai Rp30.000,00. Harga cabai pun kenaikannya tidak terlalu tinggi, artinya masih stabil,” ujar dia.

Ia menambahkan, kenaikan yang terjadi pada sayur-sayuran juga dipengaruhi oleh faktor alam.

“Sekarang ini kan memasuki musim kemarau, tapi masih diguyur hujan dengan intensitas rendah. Dampaknya sebagian cabai ada yang rontok, sehingga berpengaruh dengan harga di pasaran,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 20
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 22
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 24
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 35
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 105
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Pemkab Batang dan BPS Canangkan SE26, Libatkan 825 Petugas untuk Pendataan Menyeluruh
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui Apel Siaga di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1262026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan rompi dan tanda pengenal petugas sensus oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.
12 Jun 2026 Jumadi 134