Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo memberikan penghargaan atas prestasinya telah menyelesaikan tindak lanjut hasil pemeriksaan inspektorat Kabupaten Batang tahun 2016 secara tepat waktu
Batang – Pemerintah Kabupaten Batang, Bupati Yoyok Riyo Sudibyo memberikan penghargaan atas prestasinya telah menyelesaikan tindak lanjut hasil pemeriksaan inspektorat Kabupaten Batang tahun 2016 secara tepat waktu yakni piagam dan penghargaan diberikan kepada empat penerima yakni, 1). Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Batang, 2)Desa Simpar Kecamatan Bandar, 3)SMP Negeri I Gringsing, 4) Desa Dlimas Kecamatan Banyuputih. Pemberian penghargaan tersebut pada saat kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) dan Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) Kabupaten Batang yang bertempat di aula pemkab setempat rabu 21/12/16.
Lani Dwi Rejeki selaku Plt. Inspektur Kabupaten Batang mengatakan kegiatan Rakorwasda dan Larwasda tahun 2016 ini bertujuan membangun komitmen dan kesepakatan dari seluruh stakeholders pengawasan di lingkup pemerintah Kabupaten Batang. Monitoring dan evaluasi kinerja pengawasan dan tindak lanjut hasil-hasil pengawasan tahun berjalan. Sosialisasi program kerja pengawasan. Meningkatkan pemahaman peserta terhadap kegiatan pengawasan yang dilaksanakan oleh aparatur pengawas intern pemerintah (APIP) dan Entitias Pengawasan Eksternal.
Kegiatan tersebut dengan sasaran, terwujudnya sinergitas pelaksanaan pengawasan penyelenggaraan pemerintah daerah oleh APIP. Menyatukan persepsi APIP dalam menyukseskan rencana pengawasan yang ditetapkan. Dan terwujudnya akuntabilitas kinerja pengawasan yang dilaksanakan oleh APIP ujar Lani.
Saya atas pemkab dan masyarakat batang mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada Inspektur Provinsi Jawa Tengah, BPK RI, BPKP yang selama ini sudah mendampingi Kabupaten Batang sampai dengan saya selesai kata Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo pada saat membuka acara Rakorwasda dan Larwasda Kabupaten Batang di aula pemkab setempat.
Oleh karena itu saya titip batang siapa pun nanti pengganti saya tolong didampingi dengan baik dan saya titip kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Inspektur Jawa Tengah tolong yang baik kita lanjutkan dan yang kurang baik kita perbaiki tandas Bupati Batang.
Bupati mengatakan kegiatan Larwasda ini mohon dipahami betul, bahwa ditahun 2016 ini bahwa standar akutansi kita ini sudah menggunakan sistem akrual mau tidak mau ya harus kita ikuti. Dengan adanya acara seperti ini silahkan manfaatkan untuk saling komunikasi, saling kenal dengan BPK, BPKP karena mereka sebagai pendamping kita untuk membantu dan melaksanakan tugas kita pemerintah kabupaten batang dengan baik.
Semoga dengan kita melaksanakan larwasda ini saudara-saudara lebih aman, nyaman dan kerja ini betul-betul serius tolong jadikan moment kerja lebih baik kedepan tandas Yoyok.
Samano Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah memberikan materi terkait peran BPKP mendorong pemda memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) melalui penguatan Sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) dan peningkatan kapabilitas aparat pengawas intern pemerintah (APIP).
Suharsono selaku inspektur pembantu wilayah I inspektorat Provinsi Jawa Tengah juga memberikan materi tentang membangun budaya integritas dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik pada acara larwasda Kabupaten Batang.
Hadir pada acara tersebut Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo, Wakil Bupati Batang Soetadi, kepala Sub Auditorat Jawa Tengah IV BPK RI perwakilan Provinsi Jawa tengah, kepala BPKP perwakilan Provinsi Jawa Tengah, Inspektur pembantu wilayah I Inspektorat Provinsi Jawa Tengah, Kepala kejaksaan negeri batang dan para kepala skpd dilingkungan pemkab batang, para camat dan sembilan kepala kelurahan serta perwakilan Kades se Kabupaten Batang
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui Apel Siaga di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1262026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan rompi dan tanda pengenal petugas sensus oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.