Batang - Persyaratan untuk pendaftaran Tenaga Kesehatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau Non Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Batang pada tahun 2022 harus mempunyai setifikasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK).
Batang - Persyaratan
untuk pendaftaran Tenaga Kesehatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
(PPPK) atau Non Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Batang pada
tahun 2022 harus mempunyai setifikasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK).
Sesuai peraturan
Pemerintah Pusat Penetapan formasi PPPK tahun 2022 mempertimbangkan berbagai
aspek yang melibatkan banyak aspek, sehingga prinsip pengusulan formasi PPPK
mempertimbangkan prioritas jenis nakes yang dibutuhkan, lokasi penempatan,
serta kemampuan keuangan daerah.
Kepala Dinas Kesehatan
Kabupaten Batang Didiet Wisnuhardanto mengatakan, Pemerintah Kabupaten Batang Batang
pada tahun 2022 membutuhkan 42 tenaga kesehatan PPPK.
“Tenaga Kesehatan PPPK
Dinas Kesehatan mempunyai kuota 42, padahal data kita untuk Tenaga Kesehatan
honorer ada 1.085 jadi kebutuhan kuota yang kita perlukan masih sangat banyak.
Mudah-mudahan angka pada tahun depan bisa lebih banyak,†katanya saat ditemui
usai acara Halal Bihalal di Gor Indoor Kabupaten Batang, Senin (9/5/2022).
Persyaratan sendiri
untuk masuk tenaga kesehatan PPPK di Kabupaten Batang sudah terpenuhi semua,
karena semuanya sudah mempunyai sertifikasi SDMK dari Kementerian Kesehatan
Republik Indonesia.
“Kegunaan SDMK sendiri
sebagai peningkatan dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya
pada program pengembangan dan pemberdayaan SDMK,†jelasnya.
Sementara itu, Bupati
Batang Wihaji mengatakan, Pemkab Batang akan memberikan ruang untuk ikhtiar
yang dilakukan Kepala Dinas Kesehatan seandainya tahun depan ada penambahan
tenaga kesehatan PPPK bisa pada ikut.
“Terpenting Tenaga
Kesehatan Honorer yang mendaftar memenuhi syarat, yaitu mempunyai sertifikasi
SDMK salah satunya yang diprioritaskan tenaga kesehatan PPPK,†terangnya.
Jika melihat memang
kebutuhan tenaga kesehatan di Kabupaten Batang sangatlah banyak. Maka, kita
akan usahakan seperti Dinas Pendidikan juga yang kebutuhannya juga banyak.
“Apalagi dalam dua
tahun terakhir yang berjuang menjadi garda terdepan yang telah menangani
Pandemi Covid-19 di Kabupaten Batang,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)