Berbusana Ala Jogja, Bupati Faiz Wacanakan Batang Kembali ke Era Mataraman

Minggu, 12 April 2026 Jumadi Dibaca 27 kali Acara Pimpinan Daerah
Berbusana Ala Jogja, Bupati Faiz Wacanakan Batang Kembali ke Era Mataraman
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kiri) dan Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz mengenakan busana ala Jogja saat Kirab Budaya dalam rangka HUT Ke-60 Kabupaten Batang di halaman Pendopo Kabupaten Batang.
Batang - Peringatan Kembalinya Kabupaten Batang Ke-60, makin semarak karena diliputi nuansa Keraton Yogyakarta yang begitu kental. Dimulai dari busana beskap dan blangkon yang dikenakan Bupati M Faiz Kurniawan bernuansakan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, saat menggelar kirab budaya di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).

Batang - Peringatan Kembalinya Kabupaten Batang Ke-60, makin semarak karena diliputi nuansa Keraton Yogyakarta yang begitu kental. Dimulai dari busana beskap dan blangkon yang dikenakan Bupati M Faiz Kurniawan bernuansakan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, saat menggelar kirab budaya di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Minggu (12/4/2026).

Bupati Faiz membenarkan, kirab budaya tahun ini Kabupaten Batang lebih mengarah ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat mengingat ada kedekatan kesejarahan dengan era Kesultanan Mataram Islam.

“Karena Kabupaten Batang memiliki hubungan yang sangat panjang dengan Kesultanan Yogyakarta, tepatnya kala itu Ratu Batang memiliki hubungan sebagai permaisuri dari Sultan Agung Hanyokrokusumo,” jelasnya.

Terkait kembalinya tahun hari jadi Kabupaten Batang disesuaikan dengan era Sultan Agung Hanyokrokusumo, Faiz masih belum bisa memastikannya. Hanya saja, busana yang dikenakannya merupakan wujud penghormatan terhadap sejarah panjang antara Kadipaten Batang dengan Kesultanan Mataram Islam.

“Kita sambil lihat ke depan, tapi pada prinsipnya bentuk penghormatan kita pada sejarah. Rencananya Sri Sultan Hamengku Buwono X akan hadir ke Batang, untuk menyambung kembali sejarah panjang itu, melalui seminar kebudayaan, dalam waktu dekat,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan, kirab budaya haruslah terus dilestarikan, untuk memperkuat akar budaya dan kearifan lokal kepada generasi muda. Dalam kirab tersebut, tradisi sawur tetap dilestarikan sebagai simbol pemimpin yang membagikan kebahagiaan bagi kesejahteraan rakyatnya.

“Inilah jati diri kita, dengan berkomitmen melestarikan budaya leluhur,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Kirab Bambang Suryantoro Sudibyo menerangkan, kirab budaya diikuti 86 kontingen dengan jumlah lebih dari 6.000 peserta. Dengan mengusung tema "Batang Gumregah Hanggayuh Barokah, Datan Katun Budaya Luhung Kuncara Hanjayeng Bawana".

“Makanya Batang itu mengharap barokah dengan budaya luhur, sehingga menjadikan bersinar dan makin dikenal luas. Mari kita melestarikan budaya dengan mengingat perjuangan para pendiri Kabupaten Batang, sehingga generasi muda ikut menjaganya,” ujar dia.

Terkait gunungan merupakan hasil bumi masyarakat Kabupaten Batang sejumlah tujuh buah dan 15 kecamatan yang akan dibagikan kepada warga. Serta jumlah uang sawur berkisar Rp10 juta yang disiapkan untuk disebarkan ke tengah masyarakat. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah
Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Kirab Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 dengan mengusung tema Kesultanan Yogyakarta, di Pendopo Kabupaten Batang Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 104
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.
12 Apr 2026 Jumadi 75
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Batang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan dalam rangka Ziarah Kebangsaan sekaligus pembinaan Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PPRT) di Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 120
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
Batang - Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jateng telah mengkuhkan, Suudi sebagai Ketua PBSI Batang untuk masa bakti 2025 - 2029. Pasca dikukuhkan, seluruh Pengkab PBSI Batang segera menggelar rapat kerja untuk menentukan target dan even yang dapat membawa atlet bulutangkis daerah menembus ke kancah provinsi maupun nasional.
11 Apr 2026 Jumadi 92
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 185
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 127