Berbusana Ala Jogja, Bupati Faiz Wacanakan Batang Kembali ke Era Mataraman

Minggu, 12 April 2026 Jumadi Dibaca 271 kali Acara Pimpinan Daerah
Berbusana Ala Jogja, Bupati Faiz Wacanakan Batang Kembali ke Era Mataraman
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan (kiri) dan Ketua TP PKK Batang Faelasufa Faiz mengenakan busana ala Jogja saat Kirab Budaya dalam rangka HUT Ke-60 Kabupaten Batang di halaman Pendopo Kabupaten Batang.
Batang - Peringatan Kembalinya Kabupaten Batang Ke-60, makin semarak karena diliputi nuansa Keraton Yogyakarta yang begitu kental. Dimulai dari busana beskap dan blangkon yang dikenakan Bupati M Faiz Kurniawan bernuansakan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, saat menggelar kirab budaya di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).

Batang - Peringatan Kembalinya Kabupaten Batang Ke-60, makin semarak karena diliputi nuansa Keraton Yogyakarta yang begitu kental. Dimulai dari busana beskap dan blangkon yang dikenakan Bupati M Faiz Kurniawan bernuansakan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, saat menggelar kirab budaya di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Minggu (12/4/2026).

Bupati Faiz membenarkan, kirab budaya tahun ini Kabupaten Batang lebih mengarah ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat mengingat ada kedekatan kesejarahan dengan era Kesultanan Mataram Islam.

“Karena Kabupaten Batang memiliki hubungan yang sangat panjang dengan Kesultanan Yogyakarta, tepatnya kala itu Ratu Batang memiliki hubungan sebagai permaisuri dari Sultan Agung Hanyokrokusumo,” jelasnya.

Terkait kembalinya tahun hari jadi Kabupaten Batang disesuaikan dengan era Sultan Agung Hanyokrokusumo, Faiz masih belum bisa memastikannya. Hanya saja, busana yang dikenakannya merupakan wujud penghormatan terhadap sejarah panjang antara Kadipaten Batang dengan Kesultanan Mataram Islam.

“Kita sambil lihat ke depan, tapi pada prinsipnya bentuk penghormatan kita pada sejarah. Rencananya Sri Sultan Hamengku Buwono X akan hadir ke Batang, untuk menyambung kembali sejarah panjang itu, melalui seminar kebudayaan, dalam waktu dekat,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan, kirab budaya haruslah terus dilestarikan, untuk memperkuat akar budaya dan kearifan lokal kepada generasi muda. Dalam kirab tersebut, tradisi sawur tetap dilestarikan sebagai simbol pemimpin yang membagikan kebahagiaan bagi kesejahteraan rakyatnya.

“Inilah jati diri kita, dengan berkomitmen melestarikan budaya leluhur,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Kirab Bambang Suryantoro Sudibyo menerangkan, kirab budaya diikuti 86 kontingen dengan jumlah lebih dari 6.000 peserta. Dengan mengusung tema "Batang Gumregah Hanggayuh Barokah, Datan Katun Budaya Luhung Kuncara Hanjayeng Bawana".

“Makanya Batang itu mengharap barokah dengan budaya luhur, sehingga menjadikan bersinar dan makin dikenal luas. Mari kita melestarikan budaya dengan mengingat perjuangan para pendiri Kabupaten Batang, sehingga generasi muda ikut menjaganya,” ujar dia.

Terkait gunungan merupakan hasil bumi masyarakat Kabupaten Batang sejumlah tujuh buah dan 15 kecamatan yang akan dibagikan kepada warga. Serta jumlah uang sawur berkisar Rp10 juta yang disiapkan untuk disebarkan ke tengah masyarakat. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Batang - Kegiatan Wonotunggal Expo yang merupakan rintisan dari Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa digelar dalam rangka gelar budaya yang secara rutin setiap tahunnya. Gelaran ini merupakan upaya untuk meningkatkan geliat UMKM Di Kabupaten Batang pada umumnya dan khususnya Kecamatan Wonotunggal.
26 Ags 2026 Jumadi 60
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
26 Ags 2026 Jumadi 163
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan Suyono saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026).
26 Ags 2026 Jumadi 141
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Batang - Kardus bekas bertuliskan penggalangan donasi memutar pelan di tengah lingkaran ratusan anak. Jemari-jemari kecil bergantian memasukkan lembaran rupiah, bahkan ada yang merelakan celengan yang mereka rawat bertahun-tahun demi meringankan beban korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
26 Ags 2026 Jumadi 70
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 220
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Batang - Pemandangan barisan truk besar yang parkir berderet di sekitar Exit Tol Kandeman masih jadi pemandangan sehari-hari. Berhentinya armada bongkar muat ini tak sekadar membikin estetika gerbang masuk Kabupaten Batang tampak semrawut, tetapi juga mengancam ketertiban jalan. Rencana Pemkab Batang menyulap kawasan tersebut menjadi kantong parkir resmi pun harus jalan di tempat lantaran terganjal lahan.
26 Ags 2026 Jumadi 74