Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur

Senin, 13 April 2026 Jumadi Dibaca 32 kali Lingkungan
Pengumpulan Minyak Jelantah di Batang Raih Rekor MURI, Hasilkan Cuan Rp90 Juta Untuk Bioavtur
Dua ASN Pemerintah KAbupaten Batang mengumpulkan minyak jelantah dalam pemecahan Rekor MURI di Pendopo Kabupaten Batang.
Batang Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setda Batang M Fathoni menegaskan bahwa aksi pengumpulan minyak goreng bekas atau jelantah di lingkungan Sekretariat Daerah bukan sekadar mengejar angka. Gerakan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Batang dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pemanfaatan energi terbarukan.

Batang – Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setda Batang M Fathoni menegaskan bahwa aksi pengumpulan minyak goreng bekas atau jelantah di lingkungan Sekretariat Daerah bukan sekadar mengejar angka. Gerakan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Batang dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pemanfaatan energi terbarukan.

“Ini pengumpulan minyak jelantah, sesuai dengan rekor MURI kemarin. Dan ini untuk lingkungan di sekitar Sekretariat Daerah. Nanti mungkin akan dikumpulkan kembali yang masih di lapangan, dihimpun di sini, sehingga tercukupi apa yang menjadi target dalam rekor MURI,” katanya saat memantau pengumpulan limbah dapur di Pendopo Kabupaten Batang, Senin (13/4/2026).

Meski limbah cair ini memiliki nilai ekonomis, ia menekankan bahwa fokus utama pemerintah adalah edukasi masyarakat mengenai kesehatan lingkungan. Menurutnya, Bupati Batang ingin menanamkan kesadaran kolektif agar warga tidak membuang limbah sembarangan yang dapat merusak ekosistem.

“Pengumpulan ini secara prinsip adalah untuk memenuhi rekor daripada MURI itu. Intinya tidak dijualnya, tetapi dalam rangka perbaikan lingkungan. Pak Bupati beserta Ibu mendedikasikan ini kepada seluruh warga Kabupaten Batang untuk hemat energi dan perbaikan lingkungan sehingga lingkungan kita menjadi sehat,” jelasnya.

Aksi yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) ini pun berjalan mulus tanpa kendala berarti. Hal ini membuktikan adanya kesadaran tinggi di kalangan pegawai pemerintahan untuk menjadi motor penggerak perubahan.

“Tidak (sulit), karena satu komando kemudian ada kesadaran yang luar biasa. Cita-citanya berkelanjutan. Tujuan dari Pak Bupati dan Ibu adalah untuk mendedikasikan pada lingkungan yang sehat dan lingkungan hidup yang baik,” terangnya.

Limbah yang terkumpul dari para ASN dan warga tersebut tidak akan dibuang begitu saja. Melalui kerja sama dengan pihak swasta, minyak jelantah ini akan diolah kembali (refinery) menjadi bahan bakar ramah lingkungan.

Perwakilan dari bagian purchasing Gapurw Mas Letari (GML) Dhika Dwi Chandra mengungkapkan, bahwa potensi jelantah Batang sangat luar biasa. Saat ini, minyak yang terkumpul dari PKK Batang saja sudah mencapai lebih dari 11.000 liter dengan nilai ekonomi mencapai Rp90 juta.

“Minyak jelantah ini kita proses menjadi bahan bakar terbarukan. Kita fokusnya ke Bioavtur. Untuk kebutuhan lokal, Pertamina sudah melakukan launching produk Bioavturnya, sementara untuk ekspor, produk turunannya kita kirim ke Eropa,” ungkapnya.

Pihaknya menghargai minyak jelantah tersebut sebesar Rp7 ribu per liter, tanpa memandang kondisi minyak, baik yang masih bening maupun yang sudah sangat kotor. Menariknya, sistem pengumpulan ini terbuka bagi siapa saja, bahkan untuk jumlah sekecil satu liter sekalipun.

“Satu liter pun kita ambil. Pembayaran dilakukan via transfer untuk memastikan transparansi dan keamanan,” pungkasnya.

Melalui gerakan ini, Kabupaten Batang membuktikan bahwa limbah rumah tangga yang selama ini dianggap sepele, jika dikelola dengan manajemen yang tepat, mampu memberikan dampak besar bagi lingkungan sekaligus berkontribusi pada industri energi global. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

HUT Ke-60 Pemkab Batang, Dinsos Salurkan Bansos HUT Ke-60 Pemkab Batang, Dinsos Salurkan Bansos
HUT Ke-60 Pemkab Batang, Dinsos Salurkan Bansos
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan anjangsana atau bakti sosial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun  Ke-60 Kabupaten Batang, di Aula Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Senin (1342026).
13 Apr 2026 Jumadi 12
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Sentuhan Kraton Yogyakarta di Tanah Batang, Kirab Budaya HUT Ke-60 Tampil Lebih Sakral
Batang - Kabupaten Batang bersiap menghelat pesta rakyat yang tak biasa. Memperingati hari jadinya Ke-60, tradisi Kirab Budaya tahun ini tampil lebih kolosal dan sakral, membawa atmosfer keagungan Kasultanan Yogyakarta ke tanah Batang.
12 Apr 2026 Jumadi 85
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Batang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan dalam rangka Ziarah Kebangsaan sekaligus pembinaan Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PPRT) di Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 134
Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah
Kirab Budaya HUT Ke-60 Batang, Perkuat Akar Sejarah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Kirab Budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 dengan mengusung tema Kesultanan Yogyakarta, di Pendopo Kabupaten Batang Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 121
Berbusana Ala Jogja, Bupati Faiz Wacanakan Batang Kembali ke Era Mataraman Berbusana Ala Jogja, Bupati Faiz Wacanakan Batang Kembali ke Era Mataraman
Berbusana Ala Jogja, Bupati Faiz Wacanakan Batang Kembali ke Era Mataraman
Batang - Peringatan Kembalinya Kabupaten Batang Ke-60, makin semarak karena diliputi nuansa Keraton Yogyakarta yang begitu kental. Dimulai dari busana beskap dan blangkon yang dikenakan Bupati M Faiz Kurniawan bernuansakan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, saat menggelar kirab budaya di Jalan Veteran Batang, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 47
Kesakralan Tombak Kyai Abirawa di Tiap Gelaran Budaya Batang Kesakralan Tombak Kyai Abirawa di Tiap Gelaran Budaya Batang
Kesakralan Tombak Kyai Abirawa di Tiap Gelaran Budaya Batang
Batang - Peringatan Hari Kembalinya Kabupaten Batang Ke-60 digelar meriah dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk ahli waris Tombak Pusaka Kyai Abirawa beserta pengiringnya. Keberadaannya tak bisa dilepaskan dari kelanggengan pemerintahan Kadipaten Batang sejak era Mataram Islam, bahkan saat gelaran Malam Satu Sura yang penuh Kesakralan.
12 Apr 2026 Jumadi 24