Gubernur Jateng Minta, Fokus Dalam Kebangkitan Ekonomi dan Penanganan Kemiskinan

Rabu, 20 April 2022 Jumadi Dibaca 726 kali Pemerintahan
Gubernur Jateng Minta, Fokus Dalam Kebangkitan Ekonomi dan Penanganan Kemiskinan
Pekalongan - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi, Setelah dua tahun tak digelar karena Pandemi Covid-19, Musrenbang wilayah yang digelar per eks-Karesidenan digelar di Pendopo Kabupaten Pekalongan, Selasa (20/4/2022).

Pekalongan - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi, Setelah dua tahun tak digelar karena Pandemi Covid-19, Musrenbang wilayah yang digelar per eks-Karesidenan digelar di Pendopo Kabupaten Pekalongan, Selasa (20/4/2022).

Peserta Musrenbang berasal Karesidenan Semarang, yakni Kedungsepur (Kendal, Demak, Ungaran, Kota Salatiga, Purwodadi dan Kota Semarang) dan Petanglong (Kabupaten Pekalongan, Batang, dan Kota Pekalongan).

Dalam kesempatan itu, Ganjar Pranowo meminta semua kepala daerah fokus pada dua hal dalam penyusunan pembangunan untuk tahun 2023 mendatang. Dua hal itu adalah kebangkitan ekonomi pasca pandemi dan penanganan kemiskinan.

“Kalau dulu setiap Musrenbang biasanya kepala daerah itu selalu saja mengusulkan pekerjaan fisik. Itu memang penting, tapi saya minta itu diusulkan saja. Saat Musrenbang ini saya minta fokus pada dua hal, yakni peningkatan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan,” jelasnya.

Hal itu sejalan dengan arahan Presiden Indonesia. daerah harus bisa berkontribusi dalam membangun dan membangkitkan ekonomi negara pasca pandemi.

“Apalagi sekarang selain pandemi, ada gangguan geopolitik dunia. Energi pasti terganggu, pangan terganggu. Kita semua harus siap dengan skenario-skenario yang ada,” ungkapnya.

Ia meminta semua bupati dan walikota menyiapkan diri. Banyak hal yang bisa dilakukan, di antaranya optimalisasi UMKM, pengembangan sektor investasi, peningkatan infrastruktur, dan sebagainya.

Kalau itu sudah dilakukan, lanjut dia, maka isu kedua tentang pengentasan kemiskinan bisa ikut menggelinding. Kalau ekonomi bangkit, maka angka kemiskinan juga pasti turun.

Ia menambahkan, daerah tidak akan bisa berjalan sendiri-sendiri untuk menyelesaikan ini. Semua harus bergandengan tangan dan berkolaborasi aktif.

“Daerah harus berkolaborasi, mencari solusi untuk bersama-sama menyelesaikan. Di Musrenbang inilah kita harap inovasi dan kreativitas kabupaten/kota pada dua isu ini bermunculan,” tegasnya.

Sejumlah bupati dan walikota menyampaikan pandangannya terkait persoalan ini. Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq mengatakan akan mengoptimalkan sektor investasi dan UMKM. Kabupaten Pekalongan merupakan daerah sentra pembuatan batik dan jeans.

“Kami sudah melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM. Selain itu, kami juga mengoptimalkan perusahaan-perusahaan besar yang bisa menyerap tenaga kerja,” katanya.

Sementara itu, Bupati Batang dan Kendal sepakat akan mengoptimalkan sektor investasi. Adanya kawasan industri besar di dua daerah itu diyakini mampu menjadi pendongkrak pertumbuhan ekonomi.

“Kami juga sudah mempersiapkan dukungan, yakni membuat Balai Latihan Kerja (BLK) untuk menampung warga agar siap bekerja di kawasan industri itu,” kata Bupati Batang Wihaji.

Banyak inovasi dan kreasi yang muncul dari bupati/wali kota dalam Musrenbang itu. Di antaranya Semarang Raya telah bersepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang pariwisata, ekonomi, dan lainnya.

“Kami sudah bertemu dengan bupati wilayah aglomerasi. Kami sepakat untuk bersama-sama mengelola sektor pariwisata sebagai salah satu penopang ekonomi daerah selain sektor lain yang juga akan kami kerjasamakan,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Membangun Tata Kelola Informasi Geospasial Yang Terintegrasi Membangun Tata Kelola Informasi Geospasial Yang Terintegrasi
Membangun Tata Kelola Informasi Geospasial Yang Terintegrasi
Bogor - Badan Informasi Geospasial (BIG) secara aktif melaksanakan pendampingan penyusunan standar data geospasial untuk memastikan data geospasial yang dihasilkan oleh pemerintah daerah dan instansi terkait terstandar, berkualitas, dan mendukung kebijakan Satu Data Indonesia. Pendampingan ini ditujukan agar pengelolaan dan pembuatan peta lebih konsisten, terintegrasi, dan memiliki dasar yang kuat.
23 Jun 2026 Jumadi 58
Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG
Libur Sekolah, Wabup Batang Evaluasi Perizinan dan Sanitasi Program MBG
Batang Masa libur sekolah menjadi momentum krusial bagi Pemerintah Kabupaten Batang untuk membenahi karut-marut pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Satgas MBG Kabupaten Batang membidik evaluasi total terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mulai dari masalah perizinan, standar sanitasi, hingga penghentian operasional belasan unit SPPG.
23 Jun 2026 Jumadi 102
Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik
Maksimalkan Layanan SIM Keliling, Satlantas Batang Manfaatkan Ruang Publik
Batang - Satlantas Polres Batang memaksimalkan layanan perpanjangan SIM Keliling dengan menyasar sejumlah titik ruang publik, untuk mendekatkan dan mempercepat proses pelayanan. Bagi masyarakat yang telah habis masa berlaku SIM-nya, dapat memanfaatkan layanan perpanjangan secara jemput bola, yang terkoneksi dalam satu tempat.
23 Jun 2026 Jumadi 54
Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas
Siswa Talasemia di Batang Mulai Diakomodasi Lewat Jalur Afirmasi Disabilitas
Batang Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Kabupaten Batang mengapresiasi kebijakan baru dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mulai mengakomodasi siswa penderita talasemia melalui jalur afirmasi disabilitas fisik tak tampak.
23 Jun 2026 Jumadi 59
Tak Ingin Ada Kendala, Bupati Batang Tinjau Langsung Proses Pendaftaran SPMB Tak Ingin Ada Kendala, Bupati Batang Tinjau Langsung Proses Pendaftaran SPMB
Tak Ingin Ada Kendala, Bupati Batang Tinjau Langsung Proses Pendaftaran SPMB
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meninjau langsung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di sejumlah sekolah di Kabupaten Batang. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pendaftaran berjalan lancar, transparan, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.
23 Jun 2026 Jumadi 71
Pemkab Batang Siapkan Seragam Gratis untuk Seluruh Siswa Baru SD dan SMP Pemkab Batang Siapkan Seragam Gratis untuk Seluruh Siswa Baru SD dan SMP
Pemkab Batang Siapkan Seragam Gratis untuk Seluruh Siswa Baru SD dan SMP
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang kembali menghadirkan program yang meringankan beban masyarakat di bidang pendidikan. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memastikan seluruh siswa baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta, akan mendapatkan bantuan satu setel seragam sekolah gratis dari pemerintah daerah. Kebijakan tersebut disampaikan Bupati saat meninjau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 7 Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2362026).
23 Jun 2026 Jumadi 78