Kedai Bakoel Jamu di Batang, Bangkitkan Tren Minum Jamu Anak Muda

Senin, 18 April 2022 Jumadi Dibaca 3.167 kali IKM UKM UMKM
Kedai Bakoel Jamu di Batang,  Bangkitkan Tren Minum Jamu Anak Muda
Batang - Jamu merupakan minuman tradisional Indonesia yang identik memiliki rasa pahit dan getir sehingga anak muda enggan untuk meminumnya. Jamu dibuat dengan bahan-bahan alami yang berupa tumbuhan seperti akar-akaran, daun-daunan, kulit batang dan buah.

Batang - Jamu merupakan minuman tradisional Indonesia yang identik memiliki rasa pahit dan getir sehingga anak muda enggan untuk meminumnya. Jamu dibuat dengan bahan-bahan alami yang berupa tumbuhan seperti akar-akaran, daun-daunan, kulit batang dan buah. 

Belakangan ini jamu populer kembali, karena penyajiannya yang modern salah satunya, Ginanjar Saputra warga Kecamatan Bandar yang ingin membangkitkan tren minum jamu di kalangan anak muda dengan membuka kafe jamu "Kedai Bakoel Jamu". 

Laki-laki asli Kabupaten Batang yang sejak kecil akrab dengan resep jamu tradisional  itu pun membuat variasi jamu yang segar dengan resep fermentasi rempah alami.

"Keluarga besar saya memang peracik jamu dan saya adalah generasi ketiga, semakin kesini melihat jamu kian memudar di kalangan anak muda, saya pun ingin menaikkan kelas jamu dengan memodifikasi rasa dan kemasan yang menarik untuk anak muda," katanya saat ditemui di Kedai Bakoel Jamu, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Senin (18/4/2022).

Kedai Bakoel Jamu yang terletak di Desa Tambahrejo, Kecamatan, Bandar, Batang itu juga menyajikan jamu yang diracik langsung sehingga konsumen bisa melihat proses pembuatannya. 

"Konsep dari kedai jamu ini selain tempat nongkrong yang asyik juga memberikan edukasi kepada konsumen cara meracik serta khasiat jamu yang terbuat dari rempah alami," terangnya. 

Ada berbagai jamu yang disajikan, seperti jamu geprek, kemasan dan botolan. Dengan andalannya Jae Ale fermentasi rempah alami dengan rasa unik  dan Limoon Jae dengan rasa yang segar perpaduan jeruk dan jahe.

Harga yang ditawarkan dari berbagai minuman di Kedai Bakoel Jamu berkisar dijual dengan harga Rp6 Ribu hingga Rp15 Ribu. 

"Alhamdulillah rasa berbagai jamu kamu bisa diterima di kalangan anak muda,  yang datang kesinipun 80 persen anak muda," ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Perluas Program Seragam Gratis Hingga Sekolah Swasta Pemkab Batang Perluas Program Seragam Gratis Hingga Sekolah Swasta
Pemkab Batang Perluas Program Seragam Gratis Hingga Sekolah Swasta
Batang - Memasuki tahun kedua kepemimpinan Bupati Batang M Faiz Kurniawan dan Wakil Bupati Suyono, komitmen untuk meringankan beban orang tua murid baru kembali diwujudkan.  Kabar baiknya, program bantuan seragam gratis tahun ini tidak lagi hanya menyasar sekolah negeri, melainkan meluas hingga ke sekolah swasta.
10 Jun 2026 Jumadi 25
Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi
Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi
Batang - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Batang mulai melakukan pemetaan dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi Pertamina yang mulai terpantau per 10 Juni 2026. Salah satu penyesuaian harga terjadi pada Pertamax yang naik dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 per liter.
10 Jun 2026 Jumadi 113
Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Batang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Batang, Kabupaten Batang, Selasa (962026). Kegiatan tersebut turut melibatkan pelajar sebagai bagian dari edukasi hukum dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.
09 Jun 2026 Jumadi 93
Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26 Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26
Samakan Visi, BPS Batang Bekali Materi Calon Petugas SE26
Pekalongan - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menggelar pelatihan bagi calon petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE26) sejak 31 Mei hingga 11 Juni, sebagai upaya menyelaraskan pola dalam bertugas. Pelatihan diberikan bagi 825 calon petugas, untuk menyamakan visi, agar ketika mendata sesuai standarisasi yang ditentukan oleh BPS.
09 Jun 2026 Jumadi 66
Menengok Dapur KDMP di Batang, Menuju Kemandirian Ekonomi Menengok Dapur KDMP di Batang, Menuju Kemandirian Ekonomi
Menengok Dapur KDMP di Batang, Menuju Kemandirian Ekonomi
Batang - Langkah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di tingkat desa kini tengah berjalan dinamis. Meski menyimpan potensi besar, operasional koperasi di lapangan rupanya masih harus berkejaran dengan target pembangunan, carut-marut perizinan lahan, hingga regulasi pusat yang dinilai belum sepenuhnya gamblang.
09 Jun 2026 Jumadi 111
Suasana Haru Iringi Kedatangan Jemaah Haji Batang dari Baitullah Suasana Haru Iringi Kedatangan Jemaah Haji Batang dari Baitullah
Suasana Haru Iringi Kedatangan Jemaah Haji Batang dari Baitullah
Batang - Suara tangis haru para sanak keluarga pecah saat menyambut kedatangan jemaah haji kloter 15 yang baru tiba di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Selasa (962026). Beragam ungkapan dan doa mengiringi kedatangan jemaah haji, yang lama berpisah dari kampung halaman selama 40 hari lamanya.
09 Jun 2026 Jumadi 93