Kedai Bakoel Jamu di Batang, Bangkitkan Tren Minum Jamu Anak Muda

Senin, 18 April 2022 Jumadi Dibaca 3.142 kali IKM UKM UMKM
Kedai Bakoel Jamu di Batang,  Bangkitkan Tren Minum Jamu Anak Muda
Batang - Jamu merupakan minuman tradisional Indonesia yang identik memiliki rasa pahit dan getir sehingga anak muda enggan untuk meminumnya. Jamu dibuat dengan bahan-bahan alami yang berupa tumbuhan seperti akar-akaran, daun-daunan, kulit batang dan buah.

Batang - Jamu merupakan minuman tradisional Indonesia yang identik memiliki rasa pahit dan getir sehingga anak muda enggan untuk meminumnya. Jamu dibuat dengan bahan-bahan alami yang berupa tumbuhan seperti akar-akaran, daun-daunan, kulit batang dan buah. 

Belakangan ini jamu populer kembali, karena penyajiannya yang modern salah satunya, Ginanjar Saputra warga Kecamatan Bandar yang ingin membangkitkan tren minum jamu di kalangan anak muda dengan membuka kafe jamu "Kedai Bakoel Jamu". 

Laki-laki asli Kabupaten Batang yang sejak kecil akrab dengan resep jamu tradisional  itu pun membuat variasi jamu yang segar dengan resep fermentasi rempah alami.

"Keluarga besar saya memang peracik jamu dan saya adalah generasi ketiga, semakin kesini melihat jamu kian memudar di kalangan anak muda, saya pun ingin menaikkan kelas jamu dengan memodifikasi rasa dan kemasan yang menarik untuk anak muda," katanya saat ditemui di Kedai Bakoel Jamu, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Senin (18/4/2022).

Kedai Bakoel Jamu yang terletak di Desa Tambahrejo, Kecamatan, Bandar, Batang itu juga menyajikan jamu yang diracik langsung sehingga konsumen bisa melihat proses pembuatannya. 

"Konsep dari kedai jamu ini selain tempat nongkrong yang asyik juga memberikan edukasi kepada konsumen cara meracik serta khasiat jamu yang terbuat dari rempah alami," terangnya. 

Ada berbagai jamu yang disajikan, seperti jamu geprek, kemasan dan botolan. Dengan andalannya Jae Ale fermentasi rempah alami dengan rasa unik  dan Limoon Jae dengan rasa yang segar perpaduan jeruk dan jahe.

Harga yang ditawarkan dari berbagai minuman di Kedai Bakoel Jamu berkisar dijual dengan harga Rp6 Ribu hingga Rp15 Ribu. 

"Alhamdulillah rasa berbagai jamu kamu bisa diterima di kalangan anak muda,  yang datang kesinipun 80 persen anak muda," ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 68
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 120
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 120
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 70
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 32
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 37