Tak Jadi ASN, P3K Jadi Harapan Para Perawat

Kamis, 17 Maret 2022 Jumadi Dibaca 1.068 kali Kesehatan
Tak Jadi ASN, P3K Jadi Harapan Para Perawat
Batang Tak berkesempatan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) karena faktor usia melebihi batas, ratusan perawat di Kabupaten Batang berharap agar mendapat formasi sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Batang Tak berkesempatan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) karena faktor usia melebihi batas, ratusan perawat di Kabupaten Batang berharap agar mendapat formasi sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Dari 400 perawat non ASN, 108 di antaranya adalah mereka yang telah lebih dari 5 tahun mengabdikan dirinya sebagai salah satu tenaga kesehatan, yang membantu tugas para tenaga medis melayani pasien, baik di rumah sakit maupun Puskesmas.

Salah satu perawat Yulianto Setiyawan mengatakan, sebagian dari perawat memahami tidak bisa masuk dalam formasi ASN, karena faktor usia. Maka P3K menjadi jalan satu-satunya untuk meraih kesejahteraan yang lebih.

“Kalau P3K itu kan usianya bisa 50 tahun. Dan selama ini mayoritas P3K diisi oleh tenaga pendidikan, sedangkan tenaga kesehatan belum diformasikan secara maksimal, maka hari ini kami menggelar audiensi bersama Bupati, agar ada formasi di tahun 2022,” katanya, saat ditemui, di RSUD Kalisari, Kabupaten Batang, Kamis (17/3/2022).

Para perawat berharap besar agar menjadi P3K melihat keberadaannya sangat dibutuhkan di masa pandemi.

“Selama ini untuk gaji pokok belum UMK, yakni Rp1,5 juta. Sedangkan UMK di Batang Rp2,1 juta,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Batang, Mohammad Fajeri, S.Kep menuturkan, di tahun 2022 dan 2023 diperkirakan akan ada kesempatan bagi para perawat untuk bisa mengikuti tes seleksi P3K.

“Semoga saja tahun ini rekan-rekan kami terutama 108 perawat itu bisa mengikuti dan lolos seleksi. Tentunya itu tergantung formasi dan kebijakan pemda,” ungkapnya.

Ia tetap mengharapkan, para perawat dapat diikutkan dalam sistem afirmasi untuk menjadi P3K, karena melihat pengabdiannya untuk masyarakat secara terus-menerus.

“Itu bisa dibuktikan dengan ijazah, Surat Tanda Registrasi (STR) dan kompetensi yang dimiliki,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 32
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 99
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 65
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 81
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 94
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 131