Kisah Sejarah Kyai Hasan Surgi Jatikusumo di Batang

Kamis, 10 Maret 2022 Jumadi Dibaca 10.546 kali Seni dan Budaya
Kisah Sejarah Kyai Hasan Surgi Jatikusumo di Batang
Batang - Kyai Hasan Surgi Jatikusumo merupakan sosok yang bersejarah di Kabupaten Batang. Ketika tanah Jawa masih di bawah kendali Pemerintah kolonial Hindia Belanda, Sejarah mencatat pernah terjadi pemberontakan pribumi, sebuah gerakan perlawanan besar dan menyeluruh.

Batang - Kyai Hasan Surgi Jatikusumo merupakan sosok yang bersejarah di Kabupaten Batang. Ketika tanah Jawa masih di bawah kendali Pemerintah kolonial Hindia Belanda, Sejarah mencatat pernah terjadi pemberontakan pribumi, sebuah gerakan perlawanan besar dan menyeluruh.

Pertempuran yang berdurasi setengah dekade antara tahun 1825 sampai 1830 ini dikenal dengan sebutan perang jawa. Perang yang oleh orang Eropa disebut Great War Adalah Raden Mas Ontowiryo yang bergelar Pangeran Diponegoro sebagai aktor Intelektualnya.

Pangeran Diponegoro lebih menyukai kehidupan berbau Agama, oleh pengikutnya tidak hanya dianggap sebagai komandan perang tapi juga sekaligus pemimpin spiritual. Ketika ada perang jawa banyak dibantu oleh kalangan santri.

Salah satunya ialah Kyai Hasan Surgi Jatikusumo putra ke 3 dari 10 bersaudara Raden Syamsuri yang masih kerabat Keraton Jogjakarta, oleh Pangeran Diponegoro ditempatkan sebagai telik sandi di wilayah Batang suatu daerah terpencil di kawasan Pantai Utara Jawa Tengah

“Ceritanya berawal pasca tertangkap serta dibuangnya Pangeran Diponegoro keluar Jawa oleh Pemerintah kolonial Hindia Belanda dan Perang Jawa berakhir dengan kekalahan pihak tentara Pribumi,” Kata Juru Kunci Makam Kyai Hasan Surgi Jatikusumo Rahayu Slamet (61) saat ditemui di Kedungdowo, Desa Pasekaran, Kabupaten Batang, Rabu (9/3/2022).

Kyai Hasan Surgi Jatikusumo yang belum sirna rasa kecewanya tidak kembali ke kampung Halaman, tetapi lebih memilih menetap untuk berkhalwat, mengasingkan diri di tempat yang sunyi untuk bertafakur, beribadah dan menenangkan diri.

Kyai Haasan Surgi Jatikusumo, lanjut dia, menempati sebuah tempat sejuk, tanah pardikan atau tanah bebas pajak yang terletak di tepi kali Kramat sebuah sungai yang airnya tak pernah kering sepanjang musim atau tepatnya di Dukuh Kedungdowo Desa Pasekaran Batang, hingga sampai ketika jiwanya sudah tenang dan mantap.

“Beliau bersama sahabat sehatinya Kyai Asnawi mendirikan sebuah padepokan sembari untuk dakwah Islam membumikan ajaran langit melalui pendekatan budaya hingga akhir hayatnya, meski tugas dan tujuan utamanya bukan untuk berdakwah. Tapi sekarang dikenal sebagai penyiar Islam yang berpengaruh di Kabupaten Batang,” jelasnya.

Beliau dimakamkan bersama kakak perempuannya Den Ayu Wali Putri Kenongo dari Kerajaan Mataram.

“Sepengetahuan saya sebagai juru kunci adanya haul setelah dibangunnya bangunan pendopo di makam beliau. Sebelumnya hanya diperingati setiap hari Jumat Kliwon bulan Rajab,” terangnya.

Saya sendiri adalah juru kunci ke delapan yang terpilih langsung dari darah keturunan beliau. Kalau dikisahkan itu pemilihan seorang juru kunci Kyai Hasan Surgi Jatikusomo akan dipilih langsung oleh beliau dengan kehadiran beliau didalam mimpi untuk dipilih sebagai juru kunci, maka dari itu nanti anak-anak saya belum tentu akan menjadi penerus juru kunci disini.

“Biasanya orang-orang yang berkunjung ke makam mereka punya hajat melalui doa yang dipanjatkan disini, tapi harus waktu Jumat Kliwon bulan Rajab, agar hajatnya dipenuhi karena kalau hari biasa tidak bisa,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Tingkatkan Kepesertaan Aktif Masyarakat, BPJS Kesehatan Optimalkan Peran Media Tingkatkan Kepesertaan Aktif Masyarakat, BPJS Kesehatan Optimalkan Peran Media
Tingkatkan Kepesertaan Aktif Masyarakat, BPJS Kesehatan Optimalkan Peran Media
Batang - BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah (Kepwil) VI menggelar media gathering sebagai upaya mempublikasikan peningkatan cakupan kepesertaan hingga kualitas layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), di Artotel Kota Magelang, Rabu (1062026). BPJS Kesehatan mengakui masih perlu mengoptimalkan publikasi mengingat masih kurangnya keaktifan peserta dalam memanfaatkan fasilitas JKN.
10 Jun 2026 Jumadi 20
Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi
Disperindagkop Batang Petakan Dampak Kenaikan Pertamax, Fokus Jaga Stok dan Stabilitas Ekonomi
Batang - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Batang mulai melakukan pemetaan dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi Pertamina yang mulai terpantau per 10 Juni 2026. Salah satu penyesuaian harga terjadi pada Pertamax yang naik dari Rp12.300,00 menjadi Rp16.250,00 per liter.
10 Jun 2026 Jumadi 184
Pemkab Batang Perluas Program Seragam Gratis Hingga Sekolah Swasta Pemkab Batang Perluas Program Seragam Gratis Hingga Sekolah Swasta
Pemkab Batang Perluas Program Seragam Gratis Hingga Sekolah Swasta
Batang - Memasuki tahun kedua kepemimpinan Bupati Batang M Faiz Kurniawan dan Wakil Bupati Suyono, komitmen untuk meringankan beban orang tua murid baru kembali diwujudkan.  Kabar baiknya, program bantuan seragam gratis tahun ini tidak lagi hanya menyasar sekolah negeri, melainkan meluas hingga ke sekolah swasta.
10 Jun 2026 Jumadi 55
PMI Batang Naikkan Anggaran RTLH Jadi Rp17,5 Juta per Rumah PMI Batang Naikkan Anggaran RTLH Jadi Rp17,5 Juta per Rumah
PMI Batang Naikkan Anggaran RTLH Jadi Rp17,5 Juta per Rumah
Batang Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang terus memperluas cakupan sekaligus meningkatkan kualitas penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayahnya. Tidak hanya sekadar memberikan bantuan, PMI Batang juga berkomitmen memangkas birokrasi agar bantuan bisa langsung menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan.
10 Jun 2026 Jumadi 53
Bupati Batang Lantik Pengurus KEK, Targetkan UMKM dan Ekraf Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Bupati Batang Lantik Pengurus KEK, Targetkan UMKM dan Ekraf Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Bupati Batang Lantik Pengurus KEK, Targetkan UMKM dan Ekraf Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan melantik pengurus Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kabupaten Batang periode 20262031 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1062026). Pemerintah Kabupaten Batang menargetkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.
10 Jun 2026 Jumadi 119
Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Batang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang memusnahkan barang bukti perkara tindak pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Batang, Kabupaten Batang, Selasa (962026). Kegiatan tersebut turut melibatkan pelajar sebagai bagian dari edukasi hukum dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.
09 Jun 2026 Jumadi 105