Pesona Ubud Brayo, Kolaborasi UMKM dan Kearifan Lokal

Senin, 07 Maret 2022 Jumadi Dibaca 2.171 kali Ekonomi
Pesona Ubud Brayo, Kolaborasi UMKM dan Kearifan Lokal
Batang Melihat hamparan sawah yang menghijau dengan pola teras sering, dihiasi payung di tepiannya, serasa berada di Ubud Bali. Namun, nyatanya suasana yang disaksikan itu bukanlah di Pulau Dewata, melainkan di Desa Brayo, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang.

Batang Melihat hamparan sawah yang menghijau dengan pola teras sering, dihiasi payung di tepiannya, serasa berada di Ubud Bali. Namun, nyatanya suasana yang disaksikan itu bukanlah di Pulau Dewata, melainkan di Desa Brayo, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang.

Ubud Brayo, itu nama yang disematkan untuk salah satu destinasi yang secara tata letaknya sangat mirip dengan Ubud Bali.

Pengelola Ubud Brayo Muhammad Nawawi mengatakan, selain letaknya yang strategis, Ubud Brayo pun memiliki potensi besar, untuk berkembang pesat, melihat perkembangan Kabupaten Batang yang sedang menuju Kota Industri.

“Sebentar lagi akan hadir Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, selayaknya warga setempat tidak hanya menjadi penonton, tapi ikut berperan dengan potensi alam yang ada. Ubud Brayo ini masih alami, dan mengolaborasikan antara kearifan lokal dan pelaku UMKM setempat, bisa dijadikan daya tarik bagi wisatawan mancanegara ketika KIT beroperasi,” katanya, saat ditemui di Ubud Brayo, Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (6/3/2022).

Secara ekonomi pun warga setempat ikut merasakan dampak positifnya. Sebab seluruh karyawan didominasi warga setempat.

“Kami memberdayakan kaum ibu yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan mantan asisten rumah tangga,” jelasnya.

Bentuk pemberdayaan lainnya adalah dengan mengikutsertakan 8 pelaku UMKM menjajakan produk-produk olahannya.

“Ada menu garang asem, aneka botok dan lainnya yang semuanya buatan UMKM Desa Brayo. Namun ada menu khusus yang menjadi incaran pengunjung yakni Mangut Ayam, Kepala Ikan Manyung,” ungkapnya.

Jumlah pengunjung di hari kerja mencapai 300 orang, namun ketika akhir pekan meningkat hingga 500 0rang. Selain itu, Ubud Brayo juga bekerja sama dengan Bumdes setempat dalam pengelolaan lahan parkir.

“Untuk parkir seluruhnya dikelola oleh Badan usaha milik desa (Bumdes) dan hasilnya juga 100 persen dimasukkan untuk Bumdes,” terangnya.

Ia menambahkan, sesuai permintaan pengunjung, ke depan akan dilakukan penambahan dengan dibangun sebuah pendapa.

“Ternyata pengunjung butuh tempat, apabila ingin mengadakan acara intern seperti kalangan keluarga atau komunitas,” tuturnya.

 Tidak perlu khawatir karena pembangunannya tidak akan merusak kearifan lokal yang sudah ada.

“Nantinya konsepnya tidak merusak sawah, karena dengan meratakan tanah, tapi bangunannya semipermanen. Pendapa itu bisa juga digunakan untuk istighosah bersama warga setempat,” tegasnya.

Salah satu pengunjung, Umay dari Kabupaten Pekalongan mengungkapkan, sudah beberapa kali berkunjung ke Ubud Brayo karena melihat suasana yang mirip dengan Bali.

“Saya sudah dua kali ke sini, yang paling membuat nyaman itu suasananya seperti di Bali betulan. Makanannya juga enak-enak, paling suka Botok Telur Asinnya sama Kepala Ikan Manyung sedap sekali,” ujar dia.

Ia juga mendukung dengan diikutsertakannya warga sekitar untuk bergabung menjadi karyawan atau mempromosikan produk-produk kulinernya.

“Ini bagus sekali, berarti kan mengembangkan potensi sumber daya manusianya supaya tambah maju, terus sumber daya alamnya dimanfaatkan jadi tempat wisata kuliner yang unik,” imbuhnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Sebut PNS Cenderung Terjebak Zona Nyaman, Bupati Batang Dorong Dinas Gandeng Anak Muda Sebut PNS Cenderung Terjebak Zona Nyaman, Bupati Batang Dorong Dinas Gandeng Anak Muda
Sebut PNS Cenderung Terjebak Zona Nyaman, Bupati Batang Dorong Dinas Gandeng Anak Muda
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menyoroti kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dinilainya cenderung mengalami penurunan kreativitas karena terjebak dalam zona nyaman. Atas dasar tersebut, ia meminta seluruh dinas di lingkungan Pemkab Batang untuk tidak memborong semua pekerjaan teknis dan mulai melibatkan Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf).
11 Jun 2026 Jumadi 0
Pemkab Batang Gelar Nobar Semifinal Timnas Indonesia U-19 di Alun-Alun Batang Pemkab Batang Gelar Nobar Semifinal Timnas Indonesia U-19 di Alun-Alun Batang
Pemkab Batang Gelar Nobar Semifinal Timnas Indonesia U-19 di Alun-Alun Batang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batang memastikan akan menyiarkan secara langsung pertandingan semifinal Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 dalam ajang ASEAN U-19 Boys Championship (Piala AFF U-19) melalui layar videotron di Alun-Alun Kabupaten Batang.
11 Jun 2026 Jumadi 456
Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Batang Stabil Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Batang Stabil
Harga Kebutuhan Pokok Di Pasar Batang Stabil
Batang - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Batang terus melakukan pemantauan harian terhadap harga bahan pokok penting (bapokting) di pasar tradisional guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan kebutuhan masyarakat tetap aman pascapenyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
11 Jun 2026 Jumadi 74
Potensi Wisata Ke depan, Bupati Batang Usulkan KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Batang Potensi Wisata Ke depan, Bupati Batang Usulkan KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Batang
Potensi Wisata Ke depan, Bupati Batang Usulkan KA Argo Bromo Anggrek Berhenti di Stasiun Batang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus mendorong penguatan akses transportasi sebagai strategi memperluas konektivitas daerah sekaligus meningkatkan daya tarik investasi dan pariwisata. Setelah keberhasilan penghentian sejumlah kereta di Stasiun Batang, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan kini mengupayakan agar Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dapat turut berhenti di Stasiun Batang.
11 Jun 2026 Jumadi 8
Demi 2 Emas Porprov Jateng 2026, Pendekar Batang Rela 'Siksa' Fisik 6 Hari Seminggu Demi 2 Emas Porprov Jateng 2026, Pendekar Batang Rela 'Siksa' Fisik 6 Hari Seminggu
Demi 2 Emas Porprov Jateng 2026, Pendekar Batang Rela 'Siksa' Fisik 6 Hari Seminggu
Batang - Deru napas terengah-engah dan hantaman matras mulai menjadi menu harian bagi para pesilat terbaik Kabupaten Batang. Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII yang akan ditabuh pada 2531 Oktober 2026 mendatang di Semarang Raya, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Batang langsung tancap gas memeras keringat para atletnya.
11 Jun 2026 Jumadi 6
Wabup Batang Dorong Pengenalan Tari Tradisional Sejak Dini untuk Lestarikan Budaya Wabup Batang Dorong Pengenalan Tari Tradisional Sejak Dini untuk Lestarikan Budaya
Wabup Batang Dorong Pengenalan Tari Tradisional Sejak Dini untuk Lestarikan Budaya
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang terus memperkuat pengenalan seni tari tradisional kepada anak-anak sejak usia dini sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya daerah agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
11 Jun 2026 Jumadi 7