Pesona Ubud Brayo, Kolaborasi UMKM dan Kearifan Lokal

Senin, 07 Maret 2022 Jumadi Dibaca 2.191 kali Ekonomi
Pesona Ubud Brayo, Kolaborasi UMKM dan Kearifan Lokal
Batang Melihat hamparan sawah yang menghijau dengan pola teras sering, dihiasi payung di tepiannya, serasa berada di Ubud Bali. Namun, nyatanya suasana yang disaksikan itu bukanlah di Pulau Dewata, melainkan di Desa Brayo, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang.

Batang Melihat hamparan sawah yang menghijau dengan pola teras sering, dihiasi payung di tepiannya, serasa berada di Ubud Bali. Namun, nyatanya suasana yang disaksikan itu bukanlah di Pulau Dewata, melainkan di Desa Brayo, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang.

Ubud Brayo, itu nama yang disematkan untuk salah satu destinasi yang secara tata letaknya sangat mirip dengan Ubud Bali.

Pengelola Ubud Brayo Muhammad Nawawi mengatakan, selain letaknya yang strategis, Ubud Brayo pun memiliki potensi besar, untuk berkembang pesat, melihat perkembangan Kabupaten Batang yang sedang menuju Kota Industri.

“Sebentar lagi akan hadir Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, selayaknya warga setempat tidak hanya menjadi penonton, tapi ikut berperan dengan potensi alam yang ada. Ubud Brayo ini masih alami, dan mengolaborasikan antara kearifan lokal dan pelaku UMKM setempat, bisa dijadikan daya tarik bagi wisatawan mancanegara ketika KIT beroperasi,” katanya, saat ditemui di Ubud Brayo, Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (6/3/2022).

Secara ekonomi pun warga setempat ikut merasakan dampak positifnya. Sebab seluruh karyawan didominasi warga setempat.

“Kami memberdayakan kaum ibu yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan mantan asisten rumah tangga,” jelasnya.

Bentuk pemberdayaan lainnya adalah dengan mengikutsertakan 8 pelaku UMKM menjajakan produk-produk olahannya.

“Ada menu garang asem, aneka botok dan lainnya yang semuanya buatan UMKM Desa Brayo. Namun ada menu khusus yang menjadi incaran pengunjung yakni Mangut Ayam, Kepala Ikan Manyung,” ungkapnya.

Jumlah pengunjung di hari kerja mencapai 300 orang, namun ketika akhir pekan meningkat hingga 500 0rang. Selain itu, Ubud Brayo juga bekerja sama dengan Bumdes setempat dalam pengelolaan lahan parkir.

“Untuk parkir seluruhnya dikelola oleh Badan usaha milik desa (Bumdes) dan hasilnya juga 100 persen dimasukkan untuk Bumdes,” terangnya.

Ia menambahkan, sesuai permintaan pengunjung, ke depan akan dilakukan penambahan dengan dibangun sebuah pendapa.

“Ternyata pengunjung butuh tempat, apabila ingin mengadakan acara intern seperti kalangan keluarga atau komunitas,” tuturnya.

 Tidak perlu khawatir karena pembangunannya tidak akan merusak kearifan lokal yang sudah ada.

“Nantinya konsepnya tidak merusak sawah, karena dengan meratakan tanah, tapi bangunannya semipermanen. Pendapa itu bisa juga digunakan untuk istighosah bersama warga setempat,” tegasnya.

Salah satu pengunjung, Umay dari Kabupaten Pekalongan mengungkapkan, sudah beberapa kali berkunjung ke Ubud Brayo karena melihat suasana yang mirip dengan Bali.

“Saya sudah dua kali ke sini, yang paling membuat nyaman itu suasananya seperti di Bali betulan. Makanannya juga enak-enak, paling suka Botok Telur Asinnya sama Kepala Ikan Manyung sedap sekali,” ujar dia.

Ia juga mendukung dengan diikutsertakannya warga sekitar untuk bergabung menjadi karyawan atau mempromosikan produk-produk kulinernya.

“Ini bagus sekali, berarti kan mengembangkan potensi sumber daya manusianya supaya tambah maju, terus sumber daya alamnya dimanfaatkan jadi tempat wisata kuliner yang unik,” imbuhnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Batang - Ribuan kilometer perjalanan ditempuh Novrizal Eka Fadillah, warga Bogor, Jawa Barat, dengan berjalan kaki dalam aksi Long March Merah Putih Mandiri 2026. Perjalanan tersebut kini memasuki Kabupaten Batang. Novrizal beristirahat sekaligus melakukan wawancara di Kantor Pemerintah Kabupaten Batang, Senin (2192026).
21 Sep 2026 Jumadi 51
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Batang - Kawasan pesisir Pantai Kuripan di Kabupaten Batang kini tengah berpacu dengan waktu. Di balik gulungan ombaknya, ada ancaman nyata yang perlahan mengintai: garis pantai yang makin menyusut dari tahun ke tahun akibat erosi dan bahaya banjir rob.
21 Sep 2026 Jumadi 41
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Batang - Beragam cara untuk menarik minat anak mencintai buku dan segala serba serbi kegiatan bernuansa literasi, mulai dari sarana prasarana yang memadai, hingga memberikan penghargaan. Salah satu strategi yang dimanfaatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang yakni dengan memberikan hadiah berupa satu es krim secara cuma-cuma, bagi pengunjung yang melakukan aktivitas literasi, sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca anak.
21 Sep 2026 Jumadi 37
Satpol PP Batang Berupaya Menjaga Ketertiban Umum dan Gelar Operasi Pekat Satpol PP Batang Berupaya Menjaga Ketertiban Umum dan Gelar Operasi Pekat
Satpol PP Batang Berupaya Menjaga Ketertiban Umum dan Gelar Operasi Pekat
Batang - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) menyusul banyaknya laporan warga terkait dugaan peredaran minuman beralkohol hingga praktik prostitusi dan permesuman. Operasi penegakan Peraturan daerah (Perda) melibatkan Satpol PP, Disparpora, Disperindagkop, Polresta Batang dan Kodim 0736Batang.
20 Sep 2026 Jumadi 40
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
Batang World Cleanup Day (WCD) Kabupaten Batang menggelar aksi bersih bersama melalui kegiatan bertema Gerakan Bersih Sungai, Lingkungan dan Jalan di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Minggu (2092026).
20 Sep 2026 Jumadi 293
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Batang - Pertumbuhan aktivitas di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) turut berdampak pada meningkatnya volume sampah di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang.
20 Sep 2026 Jumadi 146