Batang - Jumlah dokter umum di Kabupaten Batang saat ini mencapai 206, dan spesialis 35 orang. Kalau perhitungannya, satu dokter itu melayani 30 ribu orang. Dengan jumlah penduduk sekitar 800 ribu, maka masih kekurangan sekitar 70 dokter umum.
Batang - Jumlah dokter
umum di Kabupaten Batang saat ini mencapai 206, dan spesialis 35 orang. Kalau
perhitungannya, satu dokter itu melayani 30 ribu orang. Dengan jumlah
penduduk sekitar 800 ribu, maka masih kekurangan sekitar 70 dokter umum.
Hal itu disampaikan
ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Batang, dr Muryanto, usai
pelantikan pengurus IDI Kabupaten Batang periode 2021-2024 di Pendopo,
Kabupaten Batang, Rabu (23/2/2022).
“Di Batang, jumlah
penduduknya sekitar 800 ribuan, kalau dibagi 200, maka satu dokter di batang
melayani 40 ribu orang. Jadi ya masih kurang,†katanya.
Tidak hanya itu,
Kabupaten Batang juga butuh tambahan rumah sakit. Lalu juga butuh dokter
spesialis lebih banyak.
Terkait dokter spesialis,
ia menyebut sudah membahas hal itu dengan Bupati Batang Wihaji. Ada rencana
untuk menyekolahkan dokter untuk menjadi spesialis dalam jangka satu tahun
hingga dua tahun.
Pihaknya saat ini
sedang menyekolahkan dokter spesialis bedah saraf. Lalu Rumah Sakit Umum Daerah
(RSUD) Batang juga akan kedatangan dokter kulit.
“Harapannya, warga
Batang tidak perlu keluar (daerah) saat mencari dokter spesialis,†terangnya.
Bupati Batang Wihaji
berterimakasih kepada para dokter yang berjibaku selama dua tahun ini. Ia
berharap IDI Batang terus bersinergis dengan Pemkab Batang.
Selama ini, pihak IDI
Batang selalu bersinergis dalam berbagai program mulai dari dokter turun ke
lapangan. Lalu beberapa program lainnya. Seperti penanganan stunting dan
Covid-19.
“Semoga saja kepengurusan
IDI yang baru bisa lebih banyak berkontribusi untuk kemaslahatan Kabupaten
Batang,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)