Kemnaker Turun Tangan Edukasi Pekerja di Kabupaten Batang

Rabu, 15 April 2026 Jumadi Dibaca 485 kali Acara Pimpinan Daerah
Kemnaker Turun Tangan Edukasi Pekerja di Kabupaten Batang
Wakil Bupati Batang Suyono memberikan sambutan saat kegiatan Dialog dan Edukasi Penerapan Kesetaraan Syarat Kerja di Hotel Kiyana Batang, Kabupaten Batang.
Batang Desas-desus mengenai praktik pelecehan seksual di lingkungan kerja Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) bukan lagi sekadar isu di ruang istirahat karyawan. Kabar ini telah sampai ke telinga Senayan, memicu respons cepat dari Komisi IX DPR RI dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Batang – Desas-desus mengenai praktik pelecehan seksual di lingkungan kerja Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) bukan lagi sekadar isu di ruang istirahat karyawan. Kabar ini telah sampai ke telinga Senayan, memicu respons cepat dari Komisi IX DPR RI dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Direktur Hubungan Kerja dan Pengupahan Kemnaker Dhatun Kuswandari mengungkapkan, bahwa langkah edukasi masif yang kini gencar dilakukan di Batang merupakan tindak lanjut langsung dari temuan lapangan para wakil rakyat.

“Ada beberapa aspirasi yang disampaikan dari peserta bahwa di KITB atau di tempat kerja, ada terjadi pelecehan seksual. Sehingga kemudian ada perintah dari Komisi IX untuk Kementerian bisa menindaklanjuti dengan beberapa aksi,” katanya saat kegiatan Dialog dan Edukasi Penerapan Kesetaraan Syarat Kerja di Hotel Kiyana Batang, Kabupaten Batang, Rabu (15/4/2026).

Dhatun menegaskan, bahwa pelecehan dan diskriminasi bukan sekadar urusan moral, melainkan ancaman nyata bagi stabilitas industri. Menurutnya, diskriminasi dapat mengikis budaya kerja yang sehat.

“Perusahaan secara proaktif harus mengimplementasikan keberagaman untuk mencegah terjadinya diskriminasi, agar tercipta hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan produktif serta memberikan manfaat bagi semua stakeholder,” jelasnya.

Melalui sosialisasi Kemnaker 88/2023, pemerintah berupaya membekali pekerja maupun manajemen dengan "kompas" yang jelas. Tujuannya agar tidak ada lagi keraguan dalam melapor jika terjadi tindakan melanggar hukum.

“Kalau pun terjadi pelaporan dari manajemen paham, dari pekerja juga paham. Ini bukan termasuk kerja buruh ya, ini sebenarnya pelecehan tapi saya harus lapor ke mana. Nah, ini nanti ada penjelasan-penjelasannya,” tegasnya.

Dalam agenda tersebut, Kemnaker tidak bergerak sendiri. Sejumlah pakar dihadirkan untuk mengupas tuntas isu ini dari berbagai sudut pandang:

 *Dinara Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia): Membedah upaya pencegahan diskriminasi di lingkungan kerja.

 *Joko Prasetyo (Kepala DP3AP2KB Batang): Mengulas perlindungan pekerja melalui kacamata UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

 * Polres Batang: Memberikan panduan prosedur pengaduan hukum yang aman bagi korban.

Dhatun sempat memberikan selingan ringan mengenai kehadiran pihak kepolisian yang hadir tanpa seragam formal guna memberikan rasa nyaman bagi peserta.

“Beliau ini polisi tidak pernah pakai baju polisi, kalau beliau lewat kita tidak takut, padahal Pak Dedi ini justru kayak intel,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Batang Suyono membenarkan, adanya beberapa laporan yang masuk terkait gesekan di tempat kerja. Namun, ia mencatat bahwa beberapa kasus seringkali bermula dari kurangnya etika komunikasi.

“Ya ada beberapa, tapi itu bisa diselesaikan di perusahaan. Karena ya sebatas orang misalkan ngeplak, tidak dengan mengucapkan 'mohon maaf', itu menjadi persoalan,” terangnya.

Selain fokus pada pembenahan iklim kerja, Suyono juga memaparkan visi besar Pemda Batang dalam mendukung ekosistem KITB. Rencana pembangunan super block yang mencakup hotel dan mal di samping Hutan Kota sedang dimatangkan untuk menangkap peluang dari kehadiran para manajer dan investor luar kota.

“Kami pemerintah daerah sesungguhnya sudah berpikir ke arah itu... agar jangan sampai investor dan para karyawan dari luar kota itu menginap di luar, biar di Batang saja karena ada hotel lebih dekat,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Batang - Kegiatan Wonotunggal Expo yang merupakan rintisan dari Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa digelar dalam rangka gelar budaya yang secara rutin setiap tahunnya. Gelaran ini merupakan upaya untuk meningkatkan geliat UMKM Di Kabupaten Batang pada umumnya dan khususnya Kecamatan Wonotunggal.
26 Ags 2026 Jumadi 57
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
26 Ags 2026 Jumadi 138
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan Suyono saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026).
26 Ags 2026 Jumadi 133
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Batang - Kardus bekas bertuliskan penggalangan donasi memutar pelan di tengah lingkaran ratusan anak. Jemari-jemari kecil bergantian memasukkan lembaran rupiah, bahkan ada yang merelakan celengan yang mereka rawat bertahun-tahun demi meringankan beban korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
26 Ags 2026 Jumadi 64
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 201
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Batang - Pemandangan barisan truk besar yang parkir berderet di sekitar Exit Tol Kandeman masih jadi pemandangan sehari-hari. Berhentinya armada bongkar muat ini tak sekadar membikin estetika gerbang masuk Kabupaten Batang tampak semrawut, tetapi juga mengancam ketertiban jalan. Rencana Pemkab Batang menyulap kawasan tersebut menjadi kantong parkir resmi pun harus jalan di tempat lantaran terganjal lahan.
26 Ags 2026 Jumadi 73