Kemnaker Turun Tangan Edukasi Pekerja di Kabupaten Batang

Rabu, 15 April 2026 Jumadi Dibaca 580 kali Acara Pimpinan Daerah
Kemnaker Turun Tangan Edukasi Pekerja di Kabupaten Batang
Wakil Bupati Batang Suyono memberikan sambutan saat kegiatan Dialog dan Edukasi Penerapan Kesetaraan Syarat Kerja di Hotel Kiyana Batang, Kabupaten Batang.
Batang Desas-desus mengenai praktik pelecehan seksual di lingkungan kerja Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) bukan lagi sekadar isu di ruang istirahat karyawan. Kabar ini telah sampai ke telinga Senayan, memicu respons cepat dari Komisi IX DPR RI dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Batang – Desas-desus mengenai praktik pelecehan seksual di lingkungan kerja Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) bukan lagi sekadar isu di ruang istirahat karyawan. Kabar ini telah sampai ke telinga Senayan, memicu respons cepat dari Komisi IX DPR RI dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Direktur Hubungan Kerja dan Pengupahan Kemnaker Dhatun Kuswandari mengungkapkan, bahwa langkah edukasi masif yang kini gencar dilakukan di Batang merupakan tindak lanjut langsung dari temuan lapangan para wakil rakyat.

“Ada beberapa aspirasi yang disampaikan dari peserta bahwa di KITB atau di tempat kerja, ada terjadi pelecehan seksual. Sehingga kemudian ada perintah dari Komisi IX untuk Kementerian bisa menindaklanjuti dengan beberapa aksi,” katanya saat kegiatan Dialog dan Edukasi Penerapan Kesetaraan Syarat Kerja di Hotel Kiyana Batang, Kabupaten Batang, Rabu (15/4/2026).

Dhatun menegaskan, bahwa pelecehan dan diskriminasi bukan sekadar urusan moral, melainkan ancaman nyata bagi stabilitas industri. Menurutnya, diskriminasi dapat mengikis budaya kerja yang sehat.

“Perusahaan secara proaktif harus mengimplementasikan keberagaman untuk mencegah terjadinya diskriminasi, agar tercipta hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan produktif serta memberikan manfaat bagi semua stakeholder,” jelasnya.

Melalui sosialisasi Kemnaker 88/2023, pemerintah berupaya membekali pekerja maupun manajemen dengan "kompas" yang jelas. Tujuannya agar tidak ada lagi keraguan dalam melapor jika terjadi tindakan melanggar hukum.

“Kalau pun terjadi pelaporan dari manajemen paham, dari pekerja juga paham. Ini bukan termasuk kerja buruh ya, ini sebenarnya pelecehan tapi saya harus lapor ke mana. Nah, ini nanti ada penjelasan-penjelasannya,” tegasnya.

Dalam agenda tersebut, Kemnaker tidak bergerak sendiri. Sejumlah pakar dihadirkan untuk mengupas tuntas isu ini dari berbagai sudut pandang:

 *Dinara Sumirat (Presiden ASPEK Indonesia): Membedah upaya pencegahan diskriminasi di lingkungan kerja.

 *Joko Prasetyo (Kepala DP3AP2KB Batang): Mengulas perlindungan pekerja melalui kacamata UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

 * Polres Batang: Memberikan panduan prosedur pengaduan hukum yang aman bagi korban.

Dhatun sempat memberikan selingan ringan mengenai kehadiran pihak kepolisian yang hadir tanpa seragam formal guna memberikan rasa nyaman bagi peserta.

“Beliau ini polisi tidak pernah pakai baju polisi, kalau beliau lewat kita tidak takut, padahal Pak Dedi ini justru kayak intel,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Batang Suyono membenarkan, adanya beberapa laporan yang masuk terkait gesekan di tempat kerja. Namun, ia mencatat bahwa beberapa kasus seringkali bermula dari kurangnya etika komunikasi.

“Ya ada beberapa, tapi itu bisa diselesaikan di perusahaan. Karena ya sebatas orang misalkan ngeplak, tidak dengan mengucapkan 'mohon maaf', itu menjadi persoalan,” terangnya.

Selain fokus pada pembenahan iklim kerja, Suyono juga memaparkan visi besar Pemda Batang dalam mendukung ekosistem KITB. Rencana pembangunan super block yang mencakup hotel dan mal di samping Hutan Kota sedang dimatangkan untuk menangkap peluang dari kehadiran para manajer dan investor luar kota.

“Kami pemerintah daerah sesungguhnya sudah berpikir ke arah itu... agar jangan sampai investor dan para karyawan dari luar kota itu menginap di luar, biar di Batang saja karena ada hotel lebih dekat,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Tumbuhkan Kepekaan Sosial, SMA Wonotunggal Suarakan Pesan Berbalut Sastra Tumbuhkan Kepekaan Sosial, SMA Wonotunggal Suarakan Pesan Berbalut Sastra
Tumbuhkan Kepekaan Sosial, SMA Wonotunggal Suarakan Pesan Berbalut Sastra
Batang - Memeriahkan Bulan Bahasa, SMA Negeri 1 Wonotunggal menggelar sejumlah perlombaan dengan mengangkat tema "Merangkai Kata, Menyuarakan Makna, Menghidupkan Dunia. Perlombaan yang diikuti oleh pelajar kelas X dan XI ini merupakan upaya untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan sastra, sehingga dapat membentuk karakter positif, saat terjun di tengah masyarakat sepenuhnya nanti.
23 Okt 2026 Jumadi 18
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Industropolis Batang Tanam 2.500 Pohon Aren, Targetkan Jadi Bahan Baku Bioetanol
Batang Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengembangkan gerakan penghijauan melalui penanaman pohon aren di kawasan Reservoir Timur Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 421
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Bupati Batang Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Tembus Rp8,5 Triliun
Batang Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih penghargaan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan. Penghargaan tersebut diserahkan di Ballroom Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Jumat (23102026).
23 Okt 2026 Jumadi 244
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Cegah Abrasi dan Rob, Kapolda Jateng Tanam Mangrove di Batang
Batang - Ancaman abrasi dan terjangan banjir rob bukan lagi cerita baru bagi masyarakat di kawasan pesisir Jawa Tengah. Di Kabupaten Batang saja, tamparan gelombang air laut kini telah merambah dan merendam lebih dari 400 hektare lahan pesisir. Menghadapi tantangan alam yang kian mengkhawatirkan ini, penanganan tidak lagi bisa mengandalkan satu pihak semata.
23 Okt 2026 Jumadi 291
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Pentingnya Adab, demi Wujudkan Santri Berakhlakul Karimah
Batang - Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngaji Bandongan yang menghadirkan ratusan pelajar dari jenjang SMP dan SMASMK sederajat, di Serambi Masjid Agung Darul Muttaqin, Kabupaten Batang, Jumat (23102026). Kegiatan tersebut menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta keilmuan melalui kajian kitab Adabul Alimul Wal Muta'alim karangan KH Hasyim Asy'ari.
23 Okt 2026 Jumadi 165
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Tembus Rp8,5 Triliun dan Lampaui Target, Bupati Batang Sabet Award Figur Akselerator Kemajuan
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Investasi Inklusif dan Kesempatan Kerja Berkeadilan dari detikjateng-jogja. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Pemkab Batang mendorong realisasi investasi hingga Rp8,5 triliun, melampaui target RPJMD, melalui kemudahan perizinan dan pemberian insentif bagi investor. Pemkab Batang juga berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal melalui program Dapat Kerja (Daker), yang turut mendukung penurunan pengangguran dan pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 8,29 pada kuartal II 2026.
23 Okt 2026 Jumadi 209