PT Elecmetal Longteng Indonesia Resmi Beroperasi di KEK Batang

Rabu, 15 April 2026 Jumadi Dibaca 2.645 kali Acara Mentri
PT Elecmetal Longteng Indonesia Resmi Beroperasi di KEK Batang
PT Elecmetal Longteng Indonesia resmi memulai operasional fasilitas produksinya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kabupaten Batang.
Batang - PT Elecmetal Longteng Indonesia resmi memulai operasional fasilitas produksinya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1542026). Perusahaan ini menjadi investasi pertama asal Amerika Latin di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam industri logam global.

Batang - PT Elecmetal Longteng Indonesia resmi memulai operasional fasilitas produksinya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Rabu (15/4/2026). Perusahaan ini menjadi investasi pertama asal Amerika Latin di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam industri logam global.

Chairman Elecmetal Longteng Rolando Medeiros menyampaikan, apresiasi atas dukungan pemerintah Indonesia dalam percepatan pembangunan fasilitas tersebut. Kami sangat berterima kasih atas keramah-tamahan dan dukungan yang luar biasa. Fasilitas besar ini dapat kami selesaikan hanya dalam waktu 15 bulan.

“PT Elecmetal Longteng Indonesia membangun fasilitas produksi grinding ball di atas lahan seluas 4,99 hektar dengan total investasi hampir 50 juta dollar AS di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Perusahaan ini merupakan hasil kemitraan antara ME Elecmetal dan Longteng Special Steel Co., Ltd,” jelasnya.

Pembangunan cepat tersebut merupakan bagian dari strategi ekspansi global perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar internasional. Saat ini, Elecmetal Longteng telah memiliki fasilitas di berbagai negara, termasuk Tiongkok, Zambia, Amerika Serikat, Chili, dan Peru. Menurutnya, Indonesia menjadi basis strategis untuk memperluas pasar ekspor ke berbagai negara, seperti Meksiko, Australia, Kanada, hingga Amerika Serikat.

“Kami melihat Indonesia sebagai batu loncatan untuk menjangkau pasar global dengan standar kualitas yang sama seperti fasilitas kami di negara lain,” ungkapnya.

Pada tahap awal, perusahaan menargetkan kapasitas produksi sebesar 130.000 ton media penggilingan per tahun, yang akan ditingkatkan hingga 200.000 ton pada fase berikutnya. Fasilitas ini juga menyerap sekitar 150 tenaga kerja dan akan terus bertambah seiring perkembangan bisnis.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menilai kehadiran industri ini akan memperkuat struktur industri logam nasional. Sektor manufaktur masih menjadi penggerak utama ekonomi nasional, dengan pertumbuhan 5,08 persen pada kuartal IV 2025. Industri logam dasar bahkan tumbuh 14,76 persen.

“Industri grinding ball memiliki peran strategis dalam rantai pasok sektor pertambangan dan semen, sehingga mendukung hilirisasi sumber daya alam dan pembangunan infrastruktur nasional,” terangnya.

Dengan beroperasinya fasilitas ini, kapasitas produksi grinding ball nasional diproyeksikan meningkat dari sekitar 280.000 ton menjadi 480.000 ton per tahun. Hal ini diharapkan dapat memperkuat substitusi impor sekaligus mendorong peningkatan ekspor produk logam bernilai tambah.

Sementara itu, Direktur Utama KITB Ngurah Wirawan menyebutkan, bahwa investasi ini menunjukkan efisiensi tinggi dalam proses pembangunan industri. Perjanjian ditandatangani pada Agustus 2024, konstruksi dimulai Februari 2025, dan operasional tercapai dalam 15 bulan. Ini capaian yang sangat cepat.

“Fasilitas ini menggunakan teknologi robotik untuk meningkatkan keselamatan kerja, khususnya dalam penanganan produk grinding ball bersuhu tinggi,” tuturnya.

Ngurah juga menekankan, pentingnya produk grinding ball sebagai komponen utama dalam pengolahan mineral seperti nikel, aluminium, tembaga, dan emas. Produksi dalam negeri dinilai menjadi langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan impor.

“Untuk mendukung distribusi logistik, pemerintah tengah menyiapkan pembangunan dry port di kawasan KITB. Fasilitas ini akan mengalihkan distribusi dari truk ke jalur kereta api menuju pelabuhan utama seperti Tanjung Priok dan Tanjung Perak,” ujar dia.

Dengan beroperasinya PT Elecmetal Longteng Indonesia, pemerintah berharap investasi ini dapat menjadi katalisator penguatan industri logam nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian
Wabup Batang Minta, FKUB Tak Cuma Jago Dialog Tapi Jadi Duta Perdamaian
Batang - Keberagaman di tengah masyarakat menuntut peran aktif seluruh elemen untuk menjaga ketenangan bersama. Wakil Bupati Batang Suyono mengimbau, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) agar tidak sekadar berwacana dalam ruang diskusi, tetapi juga turun ke lapangan sebagai teladan dan garda terdepan penjaga harmoni.
06 Sep 2026 Jumadi 28
Gelar Sarasehan Dialogis, Upaya FKUB Batang Berikan Ruang Diskusi Umat Beragama Gelar Sarasehan Dialogis, Upaya FKUB Batang Berikan Ruang Diskusi Umat Beragama
Gelar Sarasehan Dialogis, Upaya FKUB Batang Berikan Ruang Diskusi Umat Beragama
Batang - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Batang menggandeng unsur Forkopimda dengan menggelar Sarasehan Dialogis, sebagai garda terdepan dalam upaya menjaga kerukunan antar umat beragama. Dialog tersebut menjadi ruang diskusi, untuk menemukan solusi tiap kali munculnya permasalahan antar umat beragama.
06 Sep 2026 Jumadi 31
Kembali Jabat Ketua FKUB Batang, Subkhi Diminta Dampingi Perilaku Gen Z Kembali Jabat Ketua FKUB Batang, Subkhi Diminta Dampingi Perilaku Gen Z
Kembali Jabat Ketua FKUB Batang, Subkhi Diminta Dampingi Perilaku Gen Z
Batang - Kepengurusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) telah dikukuhkan oleh Bupati M Faiz Kurniawan dengan kembali memberikan mandat sebagai ketua kepada Subkhi untuk masa bakti 2026 - 2031, di Aula Kantor Bupati batang, Kabupaten Batang, Minggu (692026).
06 Sep 2026 Jumadi 31
Bupati Batang Minta, FKUB Perkuat Struktur Sosial Bupati Batang Minta, FKUB Perkuat Struktur Sosial
Bupati Batang Minta, FKUB Perkuat Struktur Sosial
Batang - Perubahan zaman dan laju industrialisasi di Kabupaten Batang membawa tantangan baru bagi kehidupan bermasyarakat. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, menekankan pentingnya peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk ikut menjaga stabilitas serta keutuhan sosial di tengah isu-isu publik yang kian kompleks.
06 Sep 2026 Jumadi 28
Diundang ke Darwin Australia, Perajin Batang Pamerkan Batik Rifaiyah Diundang ke Darwin Australia, Perajin Batang Pamerkan Batik Rifaiyah
Diundang ke Darwin Australia, Perajin Batang Pamerkan Batik Rifaiyah
Australia - Warisan budaya Batik Rifaiyah dari Kabupaten Batang, kembali melangkah ke panggung internasional. Dua perempuan pegiat dan perajin Batik Rifaiyah, Tri Handayani Mulyati dan Nandiroh, mendapat kehormatan memenuhi undangan untuk memperkenalkan, memamerkan, sekaligus berbagi pengetahuan tentang Batik Rifaiyah melalui kegiatan pameran dan workshop di Darwin, Australia, 1628 Agustus 2026.
05 Sep 2026 Jumadi 484
Dukung Pengembangan Wisata, Satpol PP Batang Bersih-Bersih Kawasan Hutan Tombo Dukung Pengembangan Wisata, Satpol PP Batang Bersih-Bersih Kawasan Hutan Tombo
Dukung Pengembangan Wisata, Satpol PP Batang Bersih-Bersih Kawasan Hutan Tombo
Batang - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Batang menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Wisata Sidawung, Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Sabtu (592026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Indonesia Asri yang dilaksanakan sebagai tindak lanjut surat dari Kementerian Dalam Negeri, khususnya Direktorat Jenderal Bina Wilayah. Program tersebut sekaligus diarahkan untuk mendorong terwujudnya Satpol PP yang lebih humanis dan dekat dengan masyarakat.
05 Sep 2026 Jumadi 131