PT Elecmetal Longteng Indonesia Resmi Beroperasi di KEK Batang

Rabu, 15 April 2026 Jumadi Dibaca 1.228 kali Acara Mentri
PT Elecmetal Longteng Indonesia Resmi Beroperasi di KEK Batang
PT Elecmetal Longteng Indonesia resmi memulai operasional fasilitas produksinya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kabupaten Batang.
Batang - PT Elecmetal Longteng Indonesia resmi memulai operasional fasilitas produksinya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1542026). Perusahaan ini menjadi investasi pertama asal Amerika Latin di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam industri logam global.

Batang - PT Elecmetal Longteng Indonesia resmi memulai operasional fasilitas produksinya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Rabu (15/4/2026). Perusahaan ini menjadi investasi pertama asal Amerika Latin di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam industri logam global.

Chairman Elecmetal Longteng Rolando Medeiros menyampaikan, apresiasi atas dukungan pemerintah Indonesia dalam percepatan pembangunan fasilitas tersebut. Kami sangat berterima kasih atas keramah-tamahan dan dukungan yang luar biasa. Fasilitas besar ini dapat kami selesaikan hanya dalam waktu 15 bulan.

“PT Elecmetal Longteng Indonesia membangun fasilitas produksi grinding ball di atas lahan seluas 4,99 hektar dengan total investasi hampir 50 juta dollar AS di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Perusahaan ini merupakan hasil kemitraan antara ME Elecmetal dan Longteng Special Steel Co., Ltd,” jelasnya.

Pembangunan cepat tersebut merupakan bagian dari strategi ekspansi global perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar internasional. Saat ini, Elecmetal Longteng telah memiliki fasilitas di berbagai negara, termasuk Tiongkok, Zambia, Amerika Serikat, Chili, dan Peru. Menurutnya, Indonesia menjadi basis strategis untuk memperluas pasar ekspor ke berbagai negara, seperti Meksiko, Australia, Kanada, hingga Amerika Serikat.

“Kami melihat Indonesia sebagai batu loncatan untuk menjangkau pasar global dengan standar kualitas yang sama seperti fasilitas kami di negara lain,” ungkapnya.

Pada tahap awal, perusahaan menargetkan kapasitas produksi sebesar 130.000 ton media penggilingan per tahun, yang akan ditingkatkan hingga 200.000 ton pada fase berikutnya. Fasilitas ini juga menyerap sekitar 150 tenaga kerja dan akan terus bertambah seiring perkembangan bisnis.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menilai kehadiran industri ini akan memperkuat struktur industri logam nasional. Sektor manufaktur masih menjadi penggerak utama ekonomi nasional, dengan pertumbuhan 5,08 persen pada kuartal IV 2025. Industri logam dasar bahkan tumbuh 14,76 persen.

“Industri grinding ball memiliki peran strategis dalam rantai pasok sektor pertambangan dan semen, sehingga mendukung hilirisasi sumber daya alam dan pembangunan infrastruktur nasional,” terangnya.

Dengan beroperasinya fasilitas ini, kapasitas produksi grinding ball nasional diproyeksikan meningkat dari sekitar 280.000 ton menjadi 480.000 ton per tahun. Hal ini diharapkan dapat memperkuat substitusi impor sekaligus mendorong peningkatan ekspor produk logam bernilai tambah.

Sementara itu, Direktur Utama KITB Ngurah Wirawan menyebutkan, bahwa investasi ini menunjukkan efisiensi tinggi dalam proses pembangunan industri. Perjanjian ditandatangani pada Agustus 2024, konstruksi dimulai Februari 2025, dan operasional tercapai dalam 15 bulan. Ini capaian yang sangat cepat.

“Fasilitas ini menggunakan teknologi robotik untuk meningkatkan keselamatan kerja, khususnya dalam penanganan produk grinding ball bersuhu tinggi,” tuturnya.

Ngurah juga menekankan, pentingnya produk grinding ball sebagai komponen utama dalam pengolahan mineral seperti nikel, aluminium, tembaga, dan emas. Produksi dalam negeri dinilai menjadi langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan impor.

“Untuk mendukung distribusi logistik, pemerintah tengah menyiapkan pembangunan dry port di kawasan KITB. Fasilitas ini akan mengalihkan distribusi dari truk ke jalur kereta api menuju pelabuhan utama seperti Tanjung Priok dan Tanjung Perak,” ujar dia.

Dengan beroperasinya PT Elecmetal Longteng Indonesia, pemerintah berharap investasi ini dapat menjadi katalisator penguatan industri logam nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah
Pemkab Batang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat di Subah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Celapar, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jumat (562026). Saat ini, progres pemenuhan dokumen administrasi dan kesiapan lahan disebut telah mencapai hampir 100 persen.
05 Jun 2026 Jumadi 39
Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa
Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada penguatan kemampuan numerasi, literasi, dan pembelajaran berbasis berpikir kritis peserta didik.
04 Jun 2026 Jumadi 142
SMPN 2 Bandar Siapkan PMB 2026, Targetkan 144 Siswa Baru SMPN 2 Bandar Siapkan PMB 2026, Targetkan 144 Siswa Baru
SMPN 2 Bandar Siapkan PMB 2026, Targetkan 144 Siswa Baru
Batang - SMP Negeri 2 Bandar mulai mempersiapkan pelaksanaan Penerimaan Murid Baru (PMB) tahun ajaran 2026 dengan target penerimaan sebanyak 144 siswa. Pada tahun ini, sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) resmi berganti istilah menjadi PMB.
04 Jun 2026 Jumadi 60
Kejari Batang Siap Dampingi ABPEDNAS Jalankan Pemerintahan Desa Kejari Batang Siap Dampingi ABPEDNAS Jalankan Pemerintahan Desa
Kejari Batang Siap Dampingi ABPEDNAS Jalankan Pemerintahan Desa
Batang Angin perubahan dalam tata kelola pemerintahan desa mulai berembus kencang dari Kabupaten Batang. Lewat nakhoda Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), fungsi pengawasan di tingkat akar rumput kini kembali dibangkitkan. Menariknya, geliat perubahan ini tidak berjalan sendirian, melainkan mendapat kawalan ketat langsung dari Korps Adhyaksa.
04 Jun 2026 Jumadi 82
Hindari Kepadatan Pendaftar, SMAN 1 Batang Terapkan Sistem Antrean Hindari Kepadatan Pendaftar, SMAN 1 Batang Terapkan Sistem Antrean
Hindari Kepadatan Pendaftar, SMAN 1 Batang Terapkan Sistem Antrean
Batang - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dimulai, ratusan calon siswa mulai memadati SMA Negeri 1 Batang, yang menjadi salah satu tujuan melanjutkan jenjang pendidikan. Panitia SPMB menerapkan sistem nomor antrean, untuk menghindari penumpukan pendaftar yang terlalu panjang.
04 Jun 2026 Jumadi 172
Realisasi PAD Kabupaten Batang Capai 39,21 Persen Hingga Mei 2026 Realisasi PAD Kabupaten Batang Capai 39,21 Persen Hingga Mei 2026
Realisasi PAD Kabupaten Batang Capai 39,21 Persen Hingga Mei 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 22 Mei 2026 mencapai 39,21 persen. Capaian tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya kontribusi sejumlah sektor pendapatan, termasuk kategori lain-lain PAD yang sah yang mengalami lonjakan signifikan.
03 Jun 2026 Jumadi 121