Batang - Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Diponegoro (Undip) Pekalongan, menggelar Kuliah Kerja Lapangan (KKL) secara daring khususnya untuk D3 Akuntansi. Selama masa Pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat mahasiswa dan mahasiswi Undip.
Batang - Program Studi
Diluar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Diponegoro (Undip) Pekalongan,
menggelar Kuliah Kerja Lapangan (KKL) secara daring khususnya untuk D3
Akuntansi. Selama masa Pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat mahasiswa dan
mahasiswi Undip.
Acara bertema “Generasi
Emas Indonesia Sehat Jasmani, Rohani dan Lihai Berinvestasi ini menghadirkan
narasumber Zainudin Amali, Anggota Komisi X DPRD RI Ferdiansyah, Bupati Batang
Wihaji dan Alumni D3 Akuntasi PSDKU Alwi Muslim.
Menjadi Narasumber
PSDKU Undip Pekalongan Bupati Batang memberikan materi dengan tema “Muda
Bahagia Ketika Berinvestasi†secara virtual di Ruang Command Center, Kabupaten
Batang, Kamis (10/2/2022).
Ia menyampaikan, ada sistem
dalam kepengaturan Negara, tapi sebenarnya secara kebutuhan kira-kira adalah
memenuhi kebutuhan hidup di dunia.
“Saat ini investasi
bukan lagi sekedar tren, melainkan suatu yang bertujuan menjaga kesehatan
keuangan untuk masa mendatang. Semakin dini memulai investasi, maka akan
semakin besar dan menguntungkan hasilnya,†jelasnya.
Ia berharap, kepada
seluruh mahasiswa/mahasiswi Undip dapat berkreasi dalam berinvestasi muda,
karena saat ini ada Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang. Sehingga mau tidak
mau tercipta lapangan kerja.
“Secara umum ini adalah
potensi yang saya kira segera mendifinisikan untuk merubah mindset dengan
potensi yang ada. Dan ini akan menjadi alat ukur yang utama, karena kedepan kompetitifnya
lebih tinggi dan peluangnya sangat terbuka,†terangnya.
Oleh karena itu, berinvestasi
dapat menciptakan sumber keuangan baru, menjaga nilai uang tetap bertambah
dengan mengimbangi pergerakan inflasi, mencapai financial freedom (merdeka
secara finansial), membuka wawasan.
“Juga dapat melatih dalam pengambilan keputusan
untuk meminimalisir resiko dan memaksimalkan keuntungan, lebih bertanggung
jawab terhadap segala keputusan investasi yang telah diambil,†ujar dia. (MC
Batang, Jateng/Jumadi)