Bupati Batang Minta, Nelayan Jangan Ikutan Demo

Selasa, 08 Februari 2022 Jumadi Dibaca 581 kali Pemerintahan
Bupati Batang Minta, Nelayan Jangan Ikutan Demo
Batang - Bupati Batang Wihaji meminta masyarakat nelayan Kabupaten Batang untuk tidak ikut-ikutan melakukan demontrasi turun kejalan. Pasalnya, aspirasi masyarakat nelayan yang disampikan oleh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang Hubungan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Batang sudah diteruskan ke Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Batang - Bupati Batang Wihaji meminta masyarakat nelayan Kabupaten Batang untuk tidak ikut-ikutan melakukan demontrasi turun kejalan. Pasalnya, aspirasi masyarakat nelayan yang disampikan oleh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang Hubungan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Batang sudah diteruskan ke Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. 

Penyampaian aspirasi itu, tentang izin melaut nelayan yang menggunakan kapal di bawah 30 GT yang sampai dengan sekarang belum keluar yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi.

Akibat dari belum keluarnya izin tersebut hingga sampai dengan sekarang nelayan Batang tidak bisa melaut. 

“Sudah saya sampaikan ke Pak Ganjar saat peluncuran media online di Hotel Alila Kota Solo, Sabtu (5/2/2022),” kata Bupati Batang Wihaji saat ditemui di Kantornya, Senin, (7/2/2022). 

Jawaban Pak Gubernur akan segera diurus dan Pak Ganjar akan turun langsung untuk menangani hal tersebut.

Sementara itu, Ketua DPC HNSI Batang Teguh Tarmujo mengatakan, mangpresasi Bupati Batang Wihaji yang telah menyampaikan aspirasi nelayan Batang ke Gubernur Jawa Tengah. 

Ia pun mengatakan, masyarakat nelayan sudah mengikuti apa yang menjadi kebijakan Pemerintah Pusat untuk beralih dari alat tangkap cantrang ke jaring taring berkantong. Namun demikian hingga saat ini Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) belum ada yang keluar. 

“Serambi mengurus izin beralih alat tangkap ke jaring tarik berkantong. Kita memang menuntut Pemerintah Provinsi ada kelonggaran dan toleransi kapal dibawah 30 GT bisa berangkat,” jelasnya.

Ia pun berharap, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk konfirmasi dan berkomunikasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Karena wilayah tangkapan ikan nelayan Batang sampai ke perairan Kalimantan dan Sumatra. 

“Harapanya kita, diskusi kebijakan toleransi Gubernur Jateng dikonfirmasikan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Supaya tidak ada penindakan-penindakan yang dilakukan oleh Kementerian terhadap nelayan Batang,” harapnya. 

Teguh Tarmujo juga menyebut ada sekitar 155 kapal di bawah 30 GT eks kapal yang menggunakan alat tangkap cantrang, hampir 100 persen  SIPI nya belum keluar. Adapun diatas 30 GT ada sekitar 40 kapal hampir tidak ada masalah. 

“Sudah hampir satu bulan nelayan kita tidak melaut. Padahal sebentar lagi masuk bulan puasa.tentunya kebutuhan keluarga nelayan semakin meningkat, sedangkan keuangannya sudah semakin menipis dan banyak sudah yang mengalami kesulitan ekonominya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi) 

Berita Lainnya

Perumda Sendang Kamulyan Batang Melesat ke 5 Besar Terbaik se-Jateng Perumda Sendang Kamulyan Batang Melesat ke 5 Besar Terbaik se-Jateng
Perumda Sendang Kamulyan Batang Melesat ke 5 Besar Terbaik se-Jateng
Batang Kerja keras Perumda Air Minum (PAM) Sendang Kamulyan Kabupaten Batang dalam menjaga kualitas layanan akhirnya membuahkan hasil manis. Perusahaan daerah ini sukses menembus jajaran lima besar dalam ajang bergengsi Perpamsi Jateng Award 2026.
16 Apr 2026 Jumadi 21
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pendidik IGRA Perkuat Kemitraan Bersama Masyarakat Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pendidik IGRA Perkuat Kemitraan Bersama Masyarakat
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pendidik IGRA Perkuat Kemitraan Bersama Masyarakat
Batang - Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Batang menggelar halal bihalal di Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Rabu (1542026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antarpendidik RA, demi peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.
15 Apr 2026 Jumadi 8
Kemnaker Turun Tangan Edukasi Pekerja di Kabupaten Batang Kemnaker Turun Tangan Edukasi Pekerja di Kabupaten Batang
Kemnaker Turun Tangan Edukasi Pekerja di Kabupaten Batang
Batang Desas-desus mengenai praktik pelecehan seksual di lingkungan kerja Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) bukan lagi sekadar isu di ruang istirahat karyawan. Kabar ini telah sampai ke telinga Senayan, memicu respons cepat dari Komisi IX DPR RI dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
15 Apr 2026 Jumadi 124
Batang Incar Investor Hotel, Wabup Batang Minta, Jangan Sampai "Tamu Sultan" Cuma Numpang Lewat Batang Incar Investor Hotel, Wabup Batang Minta, Jangan Sampai "Tamu Sultan" Cuma Numpang Lewat
Batang Incar Investor Hotel, Wabup Batang Minta, Jangan Sampai "Tamu Sultan" Cuma Numpang Lewat
Batang - Kabupaten Batang kini bukan lagi sekadar wilayah pelintasan di jalur Pantura. Seiring melejitnya Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan Batang Industrial Park (BIP), daerah ini mulai menjadi magnet bagi para petinggi perusahaan mancanegara. Namun, ada satu ganjalan yang kerap bikin gregetan, minimnya hotel berbintang.
15 Apr 2026 Jumadi 117
PT Elecmetal Longteng Indonesia Resmi Beroperasi di KEK Batang PT Elecmetal Longteng Indonesia Resmi Beroperasi di KEK Batang
PT Elecmetal Longteng Indonesia Resmi Beroperasi di KEK Batang
Batang - PT Elecmetal Longteng Indonesia resmi memulai operasional fasilitas produksinya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Kabupaten Batang, Rabu (1542026). Perusahaan ini menjadi investasi pertama asal Amerika Latin di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam industri logam global.
15 Apr 2026 Jumadi 247
Ketua PKK Batang Ajak Anak Talasemia Bermain, Dorong Edukasi dan Deteksi Dini Ketua PKK Batang Ajak Anak Talasemia Bermain, Dorong Edukasi dan Deteksi Dini
Ketua PKK Batang Ajak Anak Talasemia Bermain, Dorong Edukasi dan Deteksi Dini
Batang - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Batang Faelasufa Faiz mengajak anak-anak penderita Talasemia untuk bermain bersama di kawasan Wisata Payung Sewu, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Rabu (1542026). Kegiatan tersebut bertujuan memberikan kebahagiaan sekaligus dukungan moral bagi anak-anak.
15 Apr 2026 Jumadi 75