Batang - Bupati Batang Wihaji bersama Dandim 0736 Batang Letkol Arh Yan Eka Putra menerima suntik vaksin dosis lanjutan atau Booster di PSC 119 di Dinas Kesehatan, Kabupaten Batang, Kamis (3/2/2022).
Batang - Bupati Batang
Wihaji bersama Dandim 0736 Batang Letkol Arh Yan Eka Putra menerima suntik
vaksin dosis lanjutan atau Booster di PSC 119 di Dinas Kesehatan, Kabupaten
Batang, Kamis (3/2/2022).
Vaksinasi Booster tahap
awal tersebut juga diutamakan untuk masyarakat rentan yang berhubungan dengan
pelayanan publik serta Lanjut usia (Lansia). Sasaran vaksinasi Booster
pada hari pertama ini mencapai 500 orang. Vaksin Booster yang digunakan adalah
Pfizer.
Adapun syarat penerima
vaksin Booster yaitu usia 18 tahun ke atas. Lalu jarak pemberian minimal enam
bulan dari dosis II. Prioritas pemberian untuk Lansia dan kelompok rentan.
Kepala Dinkes Batang,
dr Didiet Winuhardanto menyampaikan, selain vaksin Booster, Dinas Kesehatan
juga melayani vaksin dosis II dengan Sinovac, Astrazeneca dan Pfizer. Lalu juga
melayani vaksinasi dosis I dengan Pfizer dan Astrazeneca.
“Capaian vaksinasi
Covid-19 Kabupaten Batang saat ini mencapai 84,521 persen dari 622 ribu
sasaran. Lansia 67,29 persen dari target 68 ribu. Anak-anak 88,32 persen dari
74 ribu,†katanya.
Sementara itu, Bupati
Batang Wihaji mengatakan, vaksinasi lanjutan merupakan bagian dari ikhtiar
perang melawan Covid-19 varian Omicron. Pasalnya, menurut informasi
ada kenaikan angka kasus varian Omicron di Jakarta.
Dengan vaksin Booster
masyarakat akan terbangun herd immunity
yang menjadi upaya Pemerintah melindungi masyarakat dari paparan Covid-19.
“Gerai vaksinasi
lanjutan kita pusatkan di PSC 119 selanjutnya bisa dilaksanakan di masing -
masing Puskesmas,†terangnya.
Ia juga mengimbau,
masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan di setiap kegiatan.
“Saya nitip Dandim 0736
dan Kapolres Batang untuk kembali mengingatkan masyarakat untuk disiplin
Prokes. Karena saat ini masyarakat sudah mulai kendor dalam menggunakan masker,â€
ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)