Batang - Setelah sukses menggelar kejuaraan menembak Bupati Cup Open Batang Heaven of Asia yang berlangsung di komplek GOR Abirawa selama dua hari.
Batang - Setelah sukses
menggelar kejuaraan menembak Bupati Cup Open Batang Heaven of Asia yang
berlangsung di komplek GOR Abirawa selama dua hari.
Ketua Persatuan
Menembak dan Memburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Kabupaten Batang Suyono
mengakui, punya banyak kekurangan dan PR di event
pertamanya itu. Salah satunya terkait memperbaiki performa lapangan tembak Kabupaten
Batang.
“Event ini akan kami
adakan tiap tahunan, dan segala masukan akan kami perbaiki untuk tahun depan,â€
kata Suyono saat menutup kejuraraan tersebut, di Halaman Disnaker, Kabupaten
Batang, Minggu (30/1/2022).
Suyono juga
mengapresiasi para peserta yang telah berlaga, semoga dengan kejuaraan ini akan
muncul atlet-atlet di Kabupaten Batang.
“Saya mengucapkan
selamat kepada para peserta kejuaraan itu. Harapannya, dengan kejuaraan itu, Kabupaten
Batang semakin dikenal dan muncul atlet-atlet menembak,†jelasnya.
Sementara itu, Izzuddin
Afif (21), atlet tembak asal Solo yang menyabet juara umum itu mengaku sangat
tertantang di kejuaraan tembak di Batang.
Pemuda berusia 21 tahun
itu menyingkirkan puluhan peserta lain dari berbagai daerah di seluruh
Indonesia.
“Tantangannya di Batang
ini anginnya sangat kencang. Feeling harus kuat,†katanya.
Ia mengatakan, baru
pertama kali bertanding di Kabupaten Batang. Sempat tidak menyangka angin di
lapangan tembak Abirawa sangat kencang.
Baginya, angin kencang
tidak menjadi kendala, justru tantangan. Sebab, sebagai atlet, ia harus bisa
menaklukkan angin agar peluru tepat sasaran.
“Batang baru pertama
kali, kalau saran saya mungkin lapangannya diperbagus lagi. Itu saja,†ujar dia.
Kejuaraan yang baru
pertama kali diadakan Perbakin Kabupaten Batang itu diikuti peserta dari
berbagai daerah. Peserta berasal dari Temanggung, Semarang, Pasuruan, Magelang,
DIY, Jawa Timur, Kota serta Kabupaten Pekalongan, dan Papua. (MC Batang,
Jateng/Edo/Jumadi)