DLH Batang: 80 Ribu Hektar Masuk Kategori Lahan Kritis

Minggu, 30 Januari 2022 Jumadi Dibaca 1.071 kali Sosial
DLH Batang: 80 Ribu Hektar Masuk Kategori Lahan Kritis
Batang - Sekitar 80 ribu hektar lahan kritis di Kabupaten mulai dilakukan penghijauan. Luasan lahan kritis tersebut masuk di wilayah empat Kecamatan yaitu Bawang, Reban, Blado dan Bandar.

Batang - Sekitar 80 ribu hektar lahan kritis di Kabupaten  mulai dilakukan penghijauan. Luasan lahan kritis tersebut masuk di wilayah empat Kecamatan yaitu Bawang, Reban, Blado dan Bandar.

“80 ribu hektar masuk kategori lahan kritis. Penghijauan dengan tanaman tegakan ada sekitar 30 ribu hektar sudah tertangani. Sementara sisa lahan 50 ribu hektar secara bertahap dilakukan metode demplot,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) A Handy Hakim usai melakukan penanaman bibit kopi di Desa Deles, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Sabtu (29/1/2022).

Dijelaskanya, penanaman pohon berkayu keras dan tanaman tegakan untuk mengurangi luasan lahan kritis yang selama ini terus mengancam daerah atas yang menjadi daerah resapan air.

“Secara bertahap kita mulai melakukan penanan di lahan-lahan kritis di daerah atas. Ini kita lakukan karena daerah tangkapan air yang menjadi sumber air bawah tanah kita,” jelasnya.

Ia pun menyebutkan dengan banyaknya kawasan industri dan bertambahnya jumlah penduduk, maka kebutuhan air mengalami peningkatan yang tidak sedikit.

“Oleh karena itu, kalau kita tidak segera bergerak melakukan penghijauan dan melestarikan alam dengan tanaman tegakan di daerah atas. Kita takutkan kedepan anak cucu kita kesulitan air bersih,” terangnya.

Ia pun menyatakan, sangat mendukung adanya industrialisasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tapi dengan catatan tidak mengabaikan kelestarian alamnya.

“Perkembangan pesat industri yang ada di bawah harus kita imbangi dengan penghijauan diatas. Kita sangat mendukung investasi tapi juga tetap memelihara kelestarian alam, sehingga semua bisa berjalan seimbang,” ungkapnya.

Ia pun menyebutkan, lahan kritis di daerah atas seperti Desa Gerlang Kecamatan Blado dan Desa Pranten Kecamatan Bawang, karena ada paradigma masyarakat yang beralih dari tanaman keras atau tegakan menjadi tanaman kentang.

“Dari segi ekonomi memang sangat bagus. Tapi dari sisi lahan sangat mempengaruhi kesuburan dan daya tangkap tanah terhadap air,” ujar dia. (MC Batang,Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Batang - Kegiatan Wonotunggal Expo yang merupakan rintisan dari Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa digelar dalam rangka gelar budaya yang secara rutin setiap tahunnya. Gelaran ini merupakan upaya untuk meningkatkan geliat UMKM Di Kabupaten Batang pada umumnya dan khususnya Kecamatan Wonotunggal.
26 Ags 2026 Jumadi 45
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
26 Ags 2026 Jumadi 101
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan Suyono saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026).
26 Ags 2026 Jumadi 111
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Batang - Kardus bekas bertuliskan penggalangan donasi memutar pelan di tengah lingkaran ratusan anak. Jemari-jemari kecil bergantian memasukkan lembaran rupiah, bahkan ada yang merelakan celengan yang mereka rawat bertahun-tahun demi meringankan beban korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
26 Ags 2026 Jumadi 58
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 172
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Batang - Pemandangan barisan truk besar yang parkir berderet di sekitar Exit Tol Kandeman masih jadi pemandangan sehari-hari. Berhentinya armada bongkar muat ini tak sekadar membikin estetika gerbang masuk Kabupaten Batang tampak semrawut, tetapi juga mengancam ketertiban jalan. Rencana Pemkab Batang menyulap kawasan tersebut menjadi kantong parkir resmi pun harus jalan di tempat lantaran terganjal lahan.
26 Ags 2026 Jumadi 59