DLH Batang: 80 Ribu Hektar Masuk Kategori Lahan Kritis

Minggu, 30 Januari 2022 Jumadi Dibaca 1.064 kali Sosial
DLH Batang: 80 Ribu Hektar Masuk Kategori Lahan Kritis
Batang - Sekitar 80 ribu hektar lahan kritis di Kabupaten mulai dilakukan penghijauan. Luasan lahan kritis tersebut masuk di wilayah empat Kecamatan yaitu Bawang, Reban, Blado dan Bandar.

Batang - Sekitar 80 ribu hektar lahan kritis di Kabupaten  mulai dilakukan penghijauan. Luasan lahan kritis tersebut masuk di wilayah empat Kecamatan yaitu Bawang, Reban, Blado dan Bandar.

“80 ribu hektar masuk kategori lahan kritis. Penghijauan dengan tanaman tegakan ada sekitar 30 ribu hektar sudah tertangani. Sementara sisa lahan 50 ribu hektar secara bertahap dilakukan metode demplot,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) A Handy Hakim usai melakukan penanaman bibit kopi di Desa Deles, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Sabtu (29/1/2022).

Dijelaskanya, penanaman pohon berkayu keras dan tanaman tegakan untuk mengurangi luasan lahan kritis yang selama ini terus mengancam daerah atas yang menjadi daerah resapan air.

“Secara bertahap kita mulai melakukan penanan di lahan-lahan kritis di daerah atas. Ini kita lakukan karena daerah tangkapan air yang menjadi sumber air bawah tanah kita,” jelasnya.

Ia pun menyebutkan dengan banyaknya kawasan industri dan bertambahnya jumlah penduduk, maka kebutuhan air mengalami peningkatan yang tidak sedikit.

“Oleh karena itu, kalau kita tidak segera bergerak melakukan penghijauan dan melestarikan alam dengan tanaman tegakan di daerah atas. Kita takutkan kedepan anak cucu kita kesulitan air bersih,” terangnya.

Ia pun menyatakan, sangat mendukung adanya industrialisasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tapi dengan catatan tidak mengabaikan kelestarian alamnya.

“Perkembangan pesat industri yang ada di bawah harus kita imbangi dengan penghijauan diatas. Kita sangat mendukung investasi tapi juga tetap memelihara kelestarian alam, sehingga semua bisa berjalan seimbang,” ungkapnya.

Ia pun menyebutkan, lahan kritis di daerah atas seperti Desa Gerlang Kecamatan Blado dan Desa Pranten Kecamatan Bawang, karena ada paradigma masyarakat yang beralih dari tanaman keras atau tegakan menjadi tanaman kentang.

“Dari segi ekonomi memang sangat bagus. Tapi dari sisi lahan sangat mempengaruhi kesuburan dan daya tangkap tanah terhadap air,” ujar dia. (MC Batang,Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 34
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 102
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 67
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 84
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 97
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 133