Teknologi Inseminasi Buatan RS QIM Bantu Pasutri Punya Momongan

Kamis, 27 Januari 2022 Jumadi Dibaca 3.258 kali Teknologi
Teknologi Inseminasi Buatan RS QIM  Bantu Pasutri Punya Momongan
Batang Kehamilan merupakan salah satu hal yang didambakan oleh setiap Pasangan suami istri (Pasutri), namun kesempatan itu tidak selalu dimiliki oleh pasangan yang telah menikah. Maka melalui teknologi inseminasi buatan, Rumah Sakit Qolbu Insan Mulia (QIM) Batang berupaya untuk membantu Pasutri agar cepat memiliki momongan.

Batang Kehamilan merupakan salah satu hal yang didambakan oleh setiap Pasangan suami istri (Pasutri), namun kesempatan itu tidak selalu dimiliki oleh pasangan yang telah menikah. Maka melalui teknologi inseminasi buatan, Rumah Sakit Qolbu Insan Mulia (QIM) Batang berupaya untuk membantu Pasutri agar cepat memiliki momongan.

Direktur RS QIM Batang dr. Ratna Ismoyowati, MARS mengatakan, layanan kesehatan ini dapat terealisasi berkat kerja sama dengan Morula IVF, untuk membantu Pasutri yang belum memiliki momongan karena infertil atau kurang subur, menggunakan kecanggihan teknologi.

“Kami selalu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dan untuk layanannya memang tidak termasuk dalam BPJS Kesehatan,” katanya usai meresmikan Klinik Fertilitas Indonesia, di RS QIM Kabupaten Batang, Rabu (26/1/2022).

Selama ini banyak Pasutri yang belum punya momongan melakukan berbagai upaya, namun belum membuahkan hasil. Melalui teknologi medis ini kami berusaha mempertemukan antara sel sperma suami yang sehat ke dalam rahim istri.

Manajer Operasional Morula IVF Sigit Ardyansyah menyampaikan, inseminasi buatan merupakan sebuah prosedur medis untuk mengatasi masalah infertilitas, bagi Pasutri.

“Sperma diambil yang paling bagus untuk disemprotkan ke rahim dengan syarat salurannya tidak ada penyumbatan,” ungkapnya.

Berbagai layanan yang diberikan yakni sperma analisa, inseminasi, Histerosalpingografi (HSG) dan Transvaginal.

Ia menerangkan, pasien akan dilakukan proses skrining awal yakni transvaginal yang memasukkan alat ke rahim, lalu proses HSG untuk mengetahui ada penyumbatan atau tidak di saluran tuba.

“Jika tidak ada sumbatan layak untuk inseminasi, tapi jika sebaliknya mau tidak mau harus In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung,” terangnya.

Begitu pula dengan sel sperma suami akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui kesehatan sel sperma.

“Waktu yang dibutuhkan sejak pemeriksaan sperma hingga inseminasi maksimal 14 hari atau 4-5 kali pertemuan,” jelasnya.

Ia memastikan, untuk program kehamilan inj tidak termasuk dalam layanan BPJS Kesehatan.

“Alasannya karena memang infertilitas ini belum menjadi syarat utama seperti kanker atau penyakit lainnya yang persentasenya tinggi,” tegasnya.

Besaran biayanya mencapai Rp7,5 juta di luar konsultasi dokter. Dengan tingkat keberhasilan mencapai 15 persen.

“Kami telah membuka cabang di beberapa rumah sakit di antaranya: Brebes, Tegal, Pekalongan, Batang, Semarang hingga Pati,” ujar dia.

Kepala Dinas Kesehatan Batang dr. Didiet Wisnuhardanto menambahkan, pelayanan yang diberikan oleh RS QIM sangat positif karena membantu mendekatkan masyarakat agar terlayani dengan baik.

“Untuk besaran biayanya perlu disosialisasikan agar masyarakat memahami secara benar. Sebab ada sebagian warga ada yang mengira pelayanan ini termasuk dalam BPJS Kesehatan, padahal tidak,” tuturnya.

Ketidaksuburan pada pasutri dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Antara lain : rokok, tingkat stres yang tinggi. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 30
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 98
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 64
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 78
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 88
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 131