Teknologi Inseminasi Buatan RS QIM Bantu Pasutri Punya Momongan

Kamis, 27 Januari 2022 Jumadi Dibaca 3.289 kali Teknologi
Teknologi Inseminasi Buatan RS QIM  Bantu Pasutri Punya Momongan
Batang Kehamilan merupakan salah satu hal yang didambakan oleh setiap Pasangan suami istri (Pasutri), namun kesempatan itu tidak selalu dimiliki oleh pasangan yang telah menikah. Maka melalui teknologi inseminasi buatan, Rumah Sakit Qolbu Insan Mulia (QIM) Batang berupaya untuk membantu Pasutri agar cepat memiliki momongan.

Batang Kehamilan merupakan salah satu hal yang didambakan oleh setiap Pasangan suami istri (Pasutri), namun kesempatan itu tidak selalu dimiliki oleh pasangan yang telah menikah. Maka melalui teknologi inseminasi buatan, Rumah Sakit Qolbu Insan Mulia (QIM) Batang berupaya untuk membantu Pasutri agar cepat memiliki momongan.

Direktur RS QIM Batang dr. Ratna Ismoyowati, MARS mengatakan, layanan kesehatan ini dapat terealisasi berkat kerja sama dengan Morula IVF, untuk membantu Pasutri yang belum memiliki momongan karena infertil atau kurang subur, menggunakan kecanggihan teknologi.

“Kami selalu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dan untuk layanannya memang tidak termasuk dalam BPJS Kesehatan,” katanya usai meresmikan Klinik Fertilitas Indonesia, di RS QIM Kabupaten Batang, Rabu (26/1/2022).

Selama ini banyak Pasutri yang belum punya momongan melakukan berbagai upaya, namun belum membuahkan hasil. Melalui teknologi medis ini kami berusaha mempertemukan antara sel sperma suami yang sehat ke dalam rahim istri.

Manajer Operasional Morula IVF Sigit Ardyansyah menyampaikan, inseminasi buatan merupakan sebuah prosedur medis untuk mengatasi masalah infertilitas, bagi Pasutri.

“Sperma diambil yang paling bagus untuk disemprotkan ke rahim dengan syarat salurannya tidak ada penyumbatan,” ungkapnya.

Berbagai layanan yang diberikan yakni sperma analisa, inseminasi, Histerosalpingografi (HSG) dan Transvaginal.

Ia menerangkan, pasien akan dilakukan proses skrining awal yakni transvaginal yang memasukkan alat ke rahim, lalu proses HSG untuk mengetahui ada penyumbatan atau tidak di saluran tuba.

“Jika tidak ada sumbatan layak untuk inseminasi, tapi jika sebaliknya mau tidak mau harus In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung,” terangnya.

Begitu pula dengan sel sperma suami akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui kesehatan sel sperma.

“Waktu yang dibutuhkan sejak pemeriksaan sperma hingga inseminasi maksimal 14 hari atau 4-5 kali pertemuan,” jelasnya.

Ia memastikan, untuk program kehamilan inj tidak termasuk dalam layanan BPJS Kesehatan.

“Alasannya karena memang infertilitas ini belum menjadi syarat utama seperti kanker atau penyakit lainnya yang persentasenya tinggi,” tegasnya.

Besaran biayanya mencapai Rp7,5 juta di luar konsultasi dokter. Dengan tingkat keberhasilan mencapai 15 persen.

“Kami telah membuka cabang di beberapa rumah sakit di antaranya: Brebes, Tegal, Pekalongan, Batang, Semarang hingga Pati,” ujar dia.

Kepala Dinas Kesehatan Batang dr. Didiet Wisnuhardanto menambahkan, pelayanan yang diberikan oleh RS QIM sangat positif karena membantu mendekatkan masyarakat agar terlayani dengan baik.

“Untuk besaran biayanya perlu disosialisasikan agar masyarakat memahami secara benar. Sebab ada sebagian warga ada yang mengira pelayanan ini termasuk dalam BPJS Kesehatan, padahal tidak,” tuturnya.

Ketidaksuburan pada pasutri dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Antara lain : rokok, tingkat stres yang tinggi. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Pemkab Batang Matangkan RDTR Subah dan Batang, Dorong Kepastian Hukum Lahan dan Investasi
Batang - Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kabupaten Batang terus dimatangkan. Melalui Focus Group Discussion (FGD) dan Konsultasi Publik Tahap I yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata RuangBadan Pertanahan Nasional (ATRBPN), dua wilayah utama Kecamatan Batang dan Kecamatan Subah kini menjadi fokus penataan tata ruang yang presisi.
08 Okt 2026 Jumadi 93
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Waspada Ancaman Kebakaran di Dapur, Kaum Ibu Diedukasi Damkar Batang
Batang - Kerawanan kebakaran yang terjadi di area dapur menjadi hal yang patut diwaspadai, agar sedini mungkin diantisipasi melalui edukasi dan praktik langsung. Kerawanan tersebut menginisiasi para kaum ibu bersama putra-putrinya berkunjung ke Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Batang, untuk mendapatkan edukasi cara pemadaman api secara ringan dan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
08 Okt 2026 Jumadi 110
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Jadi Pilot Project MBG Prasmanan, Dengan Konsep Makan Sekolah di Jepang
Batang Kabupaten Batang, menjadi salah satu daerah yang mendapatkan pilot project program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan konsep prasmanan. Uji coba tersebut dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujungnegoro 1 di SMP Negeri 2 Kandeman, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 111
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
RDTR Batang dan Subah Diperkuat, Pemkab Pastikan Tata Ruang Beri Kepastian bagi Investor
Batang Pemerintah Kabupaten Batang, terus memperkuat kepastian tata ruang melalui penyusunan dan pemanfaatan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Upaya tersebut disosialisasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang melalui kegiatan Sosialisasi Tata Ruang terkait RDTR di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (8102026).
08 Okt 2026 Jumadi 101
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
DPRD Batang Soroti Serapan APBD Perubahan 2026, Pemkab Diminta Percepat Pelaksanaan Kegiatan
Batang DPRD Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna penyampaian tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur Jawa Tengah terhadap Raperda Perubahan APBD Kabupaten Batang Tahun Anggaran 2026. Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta mempercepat pelaksanaan sejumlah kegiatan yang telah dianggarkan mengingat waktu pelaksanaan APBD 2026 tinggal sekitar dua bulan.
08 Okt 2026 Jumadi 84
Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang
Sambut Karnaval SCTV, Polresta Batang Sekat Tiga Ring Pengamanan dan Screening Barang Terlarang
Batang - Pengamanan berlapis disyiapkan untuk mengawal kemeriahan Karnaval SCTV yang bakal menguncang Alun-Alun Batang pada Sabtu dan Minggu, 1011 Oktober 2026. Tak tanggung-tanggung, ratusan personel gabungan diterjunkan demi menjamin keselamatan puluhan ribu pengunjung yang diprediksi memadati lokasi acara.
08 Okt 2026 Jumadi 88