Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terlibat dalam memenuhi kebutuhan barang dan jasa Pemerintah daerah.
Batang - Pemerintah
Kabupaten Batang mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terlibat
dalam memenuhi kebutuhan barang dan jasa Pemerintah daerah.
Pelaku UMKM Batang bisa
bersaing melalui Belanja Langsung Toko Online Jawa Tengah (Blangkon
Jateng) yang sudah terferivikasi oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah Pemerintah (LKPP).
Pelaku UMKM bisa ikut
dalam pengadaan barang dan jasa dengan nilai belanja maksimal hingga Rp50
juta per transaksi.
Pelibatan UMKM dalam
pengadaan barang dan jasa, sesuai dengan Peraturan Presiden No. 12 Tahun
2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
“Semangat kita agar
uang negara ikut berputar di daerah. Karena uang negara dibelanjakan produk
UMKM. Hal ini agar ada percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah,†kata Bupati
Batang Wihaji usai membuka sosialisasi bela pengadaan barang jasa melalui
Bangkon Jateng di Aula Bupati, Kabupaten Batang, Senin (24/1/2022).
Blangkon Jateng, lanjut
dia, merupakan tranformasi digitalisasi budaya kerja dari manual ke digital
untuk mendorong UMKM Go Digital. Sehingga menjadikan pengadaan lebih
inklusif, transparan dan untuk meningkatkan penggunaan produksi dalam
negeri.
“Kita sosialisaikan
caranya, agar pelaku UMKM Batang bisa ikut dalam UMKM di setiap Organisasi
Perangkat Daerah (OPD) yang terintegrasi dengan Blangkon Jateng,â€
jelasnya.
Pengadaan barang dan
jasa di Blangkon Jateng, akan termonitor transaksi keuangan negara hingga
ratusan miliar untuk khusus UMKM.
“Memang secara administratif
Untuk UMKM Daerah bisa dipastikan kalah dengan produk luar daerah. Oleh karena
itu, kita optimalkan UMKM lokal dengan pelatihan - pelatihan secara
administratisanya agar bisa bersaing,†terangnya.
Sementara itu, Kepala
Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM),
Subiyanto mengatakan, belum banyak pelaku UMKM Batang yang ikut dalam
pengadaan barang dan jasa melalui Blangkon Jateng yang diinisasi Pemprov Jateng.
“Baru ada sekitar 12
pelaku UMKM yang berupa CV ikut dalam Blangkon Jateng, dengan bermacam produk
seperti sabun, masker dan handsanitazer,†katanya.
Produk UMKM harus sudah
masuk dalam daftar E-Katalog, harganya pun sudah tertera dan berikut dengan
pajaknya.
“Tidak hanya CV tapi
juga pelaku perseorangan UMKM bisa memasarkan produknya di Blangkon Jateng,â€
ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)