Dicekam Ketakutan, Anak Perlu Pendampingan Saat Vaksinasi

Senin, 17 Januari 2022 Jumadi Dibaca 1.175 kali Kesehatan
Dicekam Ketakutan, Anak Perlu Pendampingan Saat Vaksinasi
Batang - Vaksinasi dosis pertama bagi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Batang masih terus berjalan, walaupun ada sebagian dari mereka yang dilanda rasa takut yang luar biasa. Maka menjelang vaksinasi, orang tua maupun guru wajib melakukan pendampingan.

Batang - Vaksinasi dosis pertama bagi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Batang masih terus berjalan, walaupun ada sebagian dari mereka yang dilanda rasa takut yang luar biasa. Maka menjelang vaksinasi, orang tua maupun guru wajib melakukan pendampingan.

Di tengah proses vaksinasi di SD Negeri Kauman 7, ada dua anak yang merasa ketakutan dan memerlukan pemahaman dan penanaman kepercayaan diri dari orang tua maupun beberapa orang guru, agar timbul keberanian untuk divaksinasi.

“Tadi nggak mau disuntik, karena takut sama jarumnya. Tapi sekarang udah divaksin, rasanya sakit sedikit, sambil ditemani sama Bu guru,” kata Desta Nur Uliansyah siswa kelas 3, usai divaksinasi, yang digelar oleh Tim Dokkes Polres Batang, di SDN Kauman 7 Kabupaten Batang, Senin (17/1/2022).

Hal senada juga diungkapkan oleh Salsabila siswi kelas 2, yang harus dibujuk berkali-kali oleh ibu maupun kepala sekolah, agar bersedia divaksinasi.

“Tadi nggak mau divaksin, soalnya takut. Ini udah divaksin, ternyata rasanya seperti digigit semut,” ungkapnya.

Salah satu wali murid, Agus Dianingrum, yang juga seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kelurahan Kauman, ikut membujuk dan mendampingi Desta yang semula takut divaksin.

“Saya cuma membantu Desta supaya mau divaksin, karena ibunya belum datang. Terkdang sebagai anak, butuh pendampingan, kalau ada orang tua mereka jadi lebih tenang dibandingkan kalau sendirian,” tegasnya.

Ia merasa bersyukur, setelah dibujuk berkali-kali, akhirnya Desta bersedia divaksin.

“Dia mau saya bujuk karena sudah kenal dan percaya sama saya. Tadi sempat saya rayu, anak kelas satu saja berani divaksin dan tidak nangis, Mas Desta kan pintar, alhamdulillah sambil saya peluk mau divaksin,” jelasnya.

Ia menanggapi positif, adanya vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini, karena sebuah kewajiban dan demi kesehatan diri.

“Kalau pun ada orang tua yang kurang setuju, itu kembali lagi ke tiap pribadi karena tergantung kondisi fisiknya. Tapi selama kondisi fisik anak bagus, kita berpikir positif saja, semuanya demi kebaikan dan kesehatan mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SD Negeri Kauman 7, Afroni mengutarakan, rasa takut anak terhadap jarum suntik itu wajar, karena ada sebagian dari mereka yang belum pernah divaksinasi, jadi merasa takut ketika melihatnya.

“Alhamdulillah tadi ternyata yang merasa tidak mau disuntik, akhirnya mau divaksin karena kami bujuk bersama pihak wali murid. Bahkan dari petugas pun ikut membujuk,” ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu petugas kesehatan Dokkes Polres Batang, Ahmad Dehan mengungkapkan, kondisi anak yang sedikit cemas ketika mau divaksin sudah menjadi pemandangan yang lumrah dan berkat kerja sama dengan pihak sekolah, permasalahan dapat teratasi.

“Anak-anak itu memang awalnya merasa takut, tapi setelah melihat teman-temannya rasa takut itu perlahan berubah menjadi berani,” tuturnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Perluas Jangkauan, Kejuaraan Renang Antar Sekolah di Batang Gaet Atlet dari Empat Daerah Perluas Jangkauan, Kejuaraan Renang Antar Sekolah di Batang Gaet Atlet dari Empat Daerah
Perluas Jangkauan, Kejuaraan Renang Antar Sekolah di Batang Gaet Atlet dari Empat Daerah
Batang - Organisasi Akuatik Kabupaten Batang kembali menggelar Kejuaraan Renang Antar Sekolah (KRAS) yang diikuti sekitar 600 peserta dari ratusan sekolah di empat daerah tetangga, yakni Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang.
04 Okt 2026 Jumadi 93
Bunga Matahari Mekar di Catra Kopi Batang, Menarik Wisatawan Datang Bunga Matahari Mekar di Catra Kopi Batang, Menarik Wisatawan Datang
Bunga Matahari Mekar di Catra Kopi Batang, Menarik Wisatawan Datang
Batang - Kebun bunga matahari di Catra Kopi, kembali menjadi salah satu tujuan wisata warga saat memasuki masa berbunga. Pemandangan ribuan bunga matahari yang tengah mekar menarik perhatian masyarakat untuk datang dan menikmati suasana sekaligus mengabadikan momen di tengah kebun.
03 Okt 2026 Jumadi 603
Jurnalastra SMAN 1 Bandar, Kembangkan Kreativitas Siswa Jurnalastra SMAN 1 Bandar, Kembangkan Kreativitas Siswa
Jurnalastra SMAN 1 Bandar, Kembangkan Kreativitas Siswa
Batang - Ekstrakurikuler Jurnalastra SMA Negeri 1 Bandar menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang jurnalistik dan sastra. Kegiatannya mencakup penulisan berita, fotografi, desain, editing, pembuatan video, hingga pengelolaan media sosial.
02 Okt 2026 Jumadi 195
Sikapi Wacana Masa Tunggu Haji Dimajukan, Kankemenhaj Batang Minta Jemaah Bersabar Sikapi Wacana Masa Tunggu Haji Dimajukan, Kankemenhaj Batang Minta Jemaah Bersabar
Sikapi Wacana Masa Tunggu Haji Dimajukan, Kankemenhaj Batang Minta Jemaah Bersabar
Batang - Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah saat ini mengkaji wacana tentang dimajukannya masa tunggu calon jemaah haji dari semula 28 tahun menjadi 14 tahun. Hal tersebut didasari Presiden Prabowo Subianto yang menghendaki untuk menyeragamkan masa tunggu, namun dengan tetap mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk jumlah keseluruhan calon jemaah haji yang belum diberangkatkan.
01 Okt 2026 Jumadi 358
DLH Batang Perluas Sasaran Retribusi Sampah DLH Batang Perluas Sasaran Retribusi Sampah
DLH Batang Perluas Sasaran Retribusi Sampah
Batang - Kaget dapat kiriman Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD) dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Batang, tenang, jangan ragu atau panik dulu. Tagihan tersebut merupakan mekanisme resmi retribusi persampahan yang kini jangkauannya makin diperluas di wilayah Batang.
01 Okt 2026 Jumadi 296
DPRD Batang Akan Sidak Seluruh SPPG Usai Kasus Keracunan MBG DPRD Batang Akan Sidak Seluruh SPPG Usai Kasus Keracunan MBG
DPRD Batang Akan Sidak Seluruh SPPG Usai Kasus Keracunan MBG
Batang DPRD Kabupaten Batang akan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul kasus dugaan keracunan makanan yang terjadi di Kecamatan Bawang.
01 Okt 2026 Jumadi 626