Joglo Mberan Jadi Media Perupa Sampaikan Kritik Membangun

Senin, 03 Januari 2022 Jumadi Dibaca 1.120 kali Seni dan Budaya
Joglo Mberan Jadi Media Perupa Sampaikan Kritik Membangun
Batang - Potensi seni dan budaya yang dimiliki di Kabupaten Batang menjadi daya tarik tersendiri bagi para perupa untuk memamerkan karyanya. Salah satunya Abdullah Ibnu Talhah memilih Joglo Mberan yang memiliki sisi artistik, sehingga sesuai untuk dijadikan media menampilkan puluhan hasil karyanya, dalam menyampaikan kritik-kritik sosial yang membangun.

Batang - Potensi seni dan budaya yang dimiliki di Kabupaten Batang menjadi daya tarik tersendiri bagi para perupa untuk memamerkan karyanya. Salah satunya Abdullah Ibnu Talhah memilih Joglo Mberan yang memiliki sisi artistik, sehingga sesuai untuk dijadikan media menampilkan puluhan hasil karyanya, dalam menyampaikan kritik-kritik sosial yang membangun.

Pria yang akrab disapa Kang Talhah ini mengatakan, dipilihnya Batang sebagai media untuk menampilkan 50 karya terbaiknya, karena saat ini merupakan kota yang sedang berproses menjadi sebuah megapolitan, dengan segala keberagamannya.

“Pameran ini terselenggara karena di kedai ini tempat paling tepat untuk bisa bertemu dengan seluruh seniman di Kota Batang. Ini bisa jadi awal yang baik untuk dimanfaatkan secara kolaboratif dalam membangun seni dan budaya di kota yang sedang bertumbuh ini,” kata pria yang juga berprofesi sebagai dosen Ilmu Seni dan Arsitektur IAIN Walisongo Semarang, saat menggelar pameran tunggalnya di Joglo Mberan, Kelurahan Watesalit, Kabupaten Batang, Minggu (2/1/2022).

Ia menerangkan, dalam membangun sebuah kota harus dimulai dari sisi kebudayaan individunya.

“Kesadaran kearifan lokal sebagai masyarakat Pantura dapakai untuk pijakan dalam membangun peradaban di masa depan. Batang juga sama dengan kota-kota lainnya karena memiliki tantangan besar, dibutuhkan cara yang tepat untuk bisa membaca potensi diri,” jelasnya.

Ia mengharapkan adanya gerakan kebudayaan dengan berkesenian, untuk menyadarkan masyarakatnya, yang memiliki potensi besar dan dapat dibangun menjadi kota yang besar secara kolaboratif.

Pemilik Joglo Mberan, Sohirin mengatakan, pameran seni rupa memang sudah sering digelar di Batang. Dengan dipilihnya Joglo Mberan sebagai media, merupakan salah satu upaya untuk menambah ruang ekspresi yang baru.

“Spirit yang dibawa agar semua orang bisa menikmati seni karena sekarang mudah diakses. Di sini semua kalangan bisa memperbincangkannya secara bebas, sambil ngopi dan tidak terbatas bahwa karya seni hanya bisa dinikmati di sebuah galeri tertentu saja,” tuturnya.

Ia mengapresiasai ide dari Kang Talhah yang menggelar pameran tunggal di Joglo Mberan.

“Ini menjadi ruang-ruang perjumpaan baru bagi para seniman di Kota Batang,” ungkapnya.

Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang, Tri Bakdo mengungkapkan, karya seni merupakan implementasi dari sebuah gagasan manusia. Seni itu bisa jadi media untuk menuangkan ide, gagasan bahkan perasaan melalui sebuah karya, baik lukisan, tari atau teater.

“Mas Talhah sebenarnya sama, jadi karya abstrak pun sama dan tidak bisa digeneralisasi baik karya karikatural atau kontemporer,” ujar dia.

Sementara, Kepala DPMPTSP Batang Wahyu Budi Santoso, yang juga sebagai pemerhati seni menyampaikan, tidak ada larangan untuk mengekspresikan hasil karyanya.

“Silakan ekspresikan karya seni kalian, melalui kemampuan berkesenian masing-masing, seperti tari, lukis maupun pertunjukan. Sudah saatnya kita keluarkan identitas kita, jangan hanya diunggah di media sosial, tapi tampilkan karya secara langsung,” terangnya.

Salah satu pengunjung, Eka Panca menuturkan, pameran ini merupakan kegiatan positif, supaya masyarakat makin memahami bahwa Kabupaten Batang memiliki potensi besar di bidang seni dan budaya.

“Di sini juga bisa jadi ajang untuk saling mengenenal sesama seniman, salah satunya Komunitas Serbuk Pensil, yang ikut mendukung kegiatan ini,” katanya.

Ia mengharapkan, kegiatan serupa bisa digelar di kedai-kedai lain. Selain meramaikan kedainya, bisa mengangkat potensi mereka sebagai bagian dari ekonomi kreatif di Batang.

“Semua seni itu mahal, karena tercipta dari suatu kreativitas yang dimiliki tiap individu. Pameran tetap jadi media yang tepat untuk mengenalkan hasil karyanya,” imbuhnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 45
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 131
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 138
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 84
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 43
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 52