Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Rapat koordinasi (Rakor) Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (21/12/2021).
Batang - Pemerintah
Kabupaten Batang menggelar Rapat koordinasi (Rakor) Pengendalian Operasional
Kegiatan (POK) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (21/12/2021).
Rakor ini dihadiri oleh
Bupati Batang Wihaji, Wakil Bupati Batang Suyono, Sekretaris Daerah, dan semua
kepala Organisasi Perangklat Daerah (OPD) di Kabupaten Batang.
Bupati Batang Wihaji
mengatakan, bahwa Rakor POK dilakukan sebagai upaya melakukan evaluasi dan
mengukur tingkat kinerja penggunaan anggaran dalam melaksanakan kegiatan.
Selain itu sebagai sarana monitoring serta evaluasi kegiatan pembangunan pada
tahun 2021 yang akan sudah selesai bulan ini.
“Sehingga dapat semakin
mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan pembangunan dengan mengacu pada target yang
sudah ditetapkan dan meminimalkan timbulnya permasalahan pasca pelaksanaan
kegiatan, baik secara administrasi, keuangan maupun fisik,†jelasnya.
Dijelaskannya, realisasi
pendapatan setiap OPD dalam pelaksanaan dan penatausahaan keuangan daerah
dengan jumlah total untuk realisasi Rp1.683.096.200.655,00 dengan presentase
capaian 95,73% jika melihat jumlah total anggaran Rp1.758.122.313.117,00.
Kemudian, realisasi
anggaran belanja daerah capaian realisasi 80,72% jumlah total realisasi
Rp1.553.228.372.522,00 dengan jumlah total anggaran Rp1.924.117.648.037,00.
Melihat dara tersebut saya rasa pencapaian dapat dikejar sebelum 30 Desember
2021 untuk mencapai angka 100% agar tidak ada masalah nantinya.
Kalau, lanjut dia, yang
butuh perhatian lebih adalah pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) yang
beberapa ada yang belum selesai, padahal sebentar lagi pergantian tahun dari
jumlah 128 pengadaan tender ada 14 tender yang belum selesai dan ada satu yang
gagal lelang, karena waktunya yang mepet.
“Saya tekankan untuk
kepala dinas yang masih ada tender belum selesai segera diselesaikan meskipun
memerlukan waktu perpanjangan sesuai peraturan, tetapi harus selalu dipantau
seperti pembangunan Islamic Center Batang yang ditunggu-tunggu masyarakat,†tegasnya.
Melalui Rakor POK
diharapkan pelaksanaan kegiatan pembangunan bisa terlaksana tepat waktu dan
tepat sasaran serta tepat peruntukannya, sesuai dengan rencana yang telah
disusun oleh masing-masing Perangkat daerah. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)