Batang - Paguyuban Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Pusat Batang Berkarya (PUBER) membuka lapak peduli yang nantinya 50% dari keuntungan penjualan produk, akan disumbangkan untuk membantu korban letusan Gunung Semeru. Program tersebut rencananya akan digelar mulai 20 Desember 2021 - 20 Januari 2022, dengan menyasar kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sarana publik dan pelosok desa.
Batang - Paguyuban Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Pusat Batang Berkarya (PUBER) membuka lapak peduli yang nantinya 50% dari
keuntungan penjualan produk, akan disumbangkan untuk membantu korban letusan
Gunung Semeru. Program tersebut rencananya akan digelar mulai 20 Desember 2021
- 20 Januari 2022, dengan menyasar kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di
beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sarana publik dan pelosok desa.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahtraan
Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang, Uni Kuslantasi Wihaji menyampaikan, aksi
lapak peduli yang diinisiasi oleh PUBER ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang
cepat, sehingga para korban Semeru segera terpenuhi kebutuhannya selama di
pengungsian.
“UMKM di Batang menunjukkan rasa guyub rukun dan
tidak hanya ingin mencari untung sendiri, tapi bersama-sama ingin membantu
saudara-saudaranya yang sedang tertimpa musibah,†katanya, usai meninjau Gelar
Lapak Peduli UMKM Batang, di halaman Pendapa, Kabupaten Batang, Senin
(20/12/2021).
Sebelumnya, di awal masa Pandemi Covid-19, para
pelaku UMKM sudah membuka lapaknya dengan program Nglarisi Dodolan, untuk
membangkitkan perekonomian Batang.
“Sekarang karena ada bencana Gunung Semeru, pelaku
UMKM bergerak cepat, meskipun kondisi mereka sama-sama terdampak pandemi. Namun
justru ini yang membangun kepedulian mereka,†ungkapnya.
Ia bersama anggota TP PKK Batang berupaya mendukung
sepenuhnya, agar semua pihak terbantu.
“Ada dua ibadah sekarang. Kalau dulu ibadahnya ikut
membantu produk UMKM supaya cepat terjual, tapi sekarang ditambah kepedulian
kita terhadap korban Semeru,†tegasnya.
Koordinator Gelar Lapak Peduli, Fari Astuti
mengutarakan, secara tidak langsung konsumen yang membeli produk dari para
UMKM, ikut mendonasikan bantuan kepada para korban bencana Semeru.
“Produknya beragam, ada kerajinan, makanan ringan,
kopi dan teh khas Batang dan produk lainnya,†jelasnya.
Ia menambahkan, program ini akan berlangsung selama
satu bulan, dan berpindah-pindah tempat, sehingga masyarakat lain di Kabupaten
Batang bisa ikut mendonasikan sebagian rezekinya untuk para korban Semeru.
“Nanti kita akan membuka Lapak Peduli di Car Free Day (CFD), Alun-alun Batang, pasar-pasar,
perkantoran dan sarana publik lainnya,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)