Bantu Korban Semeru, UMKM Batang Buka Lapak Peduli

Senin, 20 Desember 2021 Jumadi Dibaca 528 kali Sosial
Bantu Korban Semeru, UMKM Batang Buka Lapak Peduli
Batang - Paguyuban Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Pusat Batang Berkarya (PUBER) membuka lapak peduli yang nantinya 50% dari keuntungan penjualan produk, akan disumbangkan untuk membantu korban letusan Gunung Semeru. Program tersebut rencananya akan digelar mulai 20 Desember 2021 - 20 Januari 2022, dengan menyasar kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sarana publik dan pelosok desa.

Batang - Paguyuban Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Pusat Batang Berkarya (PUBER) membuka lapak peduli yang nantinya 50% dari keuntungan penjualan produk, akan disumbangkan untuk membantu korban letusan Gunung Semeru. Program tersebut rencananya akan digelar mulai 20 Desember 2021 - 20 Januari 2022, dengan menyasar kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sarana publik dan pelosok desa.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahtraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang, Uni Kuslantasi Wihaji menyampaikan, aksi lapak peduli yang diinisiasi oleh PUBER ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang cepat, sehingga para korban Semeru segera terpenuhi kebutuhannya selama di pengungsian.

“UMKM di Batang menunjukkan rasa guyub rukun dan tidak hanya ingin mencari untung sendiri, tapi bersama-sama ingin membantu saudara-saudaranya yang sedang tertimpa musibah,” katanya, usai meninjau Gelar Lapak Peduli UMKM Batang, di halaman Pendapa, Kabupaten Batang, Senin (20/12/2021).

Sebelumnya, di awal masa Pandemi Covid-19, para pelaku UMKM sudah membuka lapaknya dengan program Nglarisi Dodolan, untuk membangkitkan perekonomian Batang.

“Sekarang karena ada bencana Gunung Semeru, pelaku UMKM bergerak cepat, meskipun kondisi mereka sama-sama terdampak pandemi. Namun justru ini yang membangun kepedulian mereka,” ungkapnya.

Ia bersama anggota TP PKK Batang berupaya mendukung sepenuhnya, agar semua pihak terbantu.

“Ada dua ibadah sekarang. Kalau dulu ibadahnya ikut membantu produk UMKM supaya cepat terjual, tapi sekarang ditambah kepedulian kita terhadap korban Semeru,” tegasnya.

Koordinator Gelar Lapak Peduli, Fari Astuti mengutarakan, secara tidak langsung konsumen yang membeli produk dari para UMKM, ikut mendonasikan bantuan kepada para korban bencana Semeru.

“Produknya beragam, ada kerajinan, makanan ringan, kopi dan teh khas Batang dan produk lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, program ini akan berlangsung selama satu bulan, dan berpindah-pindah tempat, sehingga masyarakat lain di Kabupaten Batang bisa ikut mendonasikan sebagian rezekinya untuk para korban Semeru.

“Nanti kita akan membuka Lapak Peduli di Car Free Day (CFD), Alun-alun Batang, pasar-pasar, perkantoran dan sarana publik lainnya,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Wonotunggal Expo Siap jadi Ajang Promo Produk dan Gelaran Seni
Batang - Kegiatan Wonotunggal Expo yang merupakan rintisan dari Pagelaran Seni Sanggar Merti Desa digelar dalam rangka gelar budaya yang secara rutin setiap tahunnya. Gelaran ini merupakan upaya untuk meningkatkan geliat UMKM Di Kabupaten Batang pada umumnya dan khususnya Kecamatan Wonotunggal.
26 Ags 2026 Jumadi 57
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Hari Pramuka Ke-65 di Batang, Gerakan Pramuka Dorong Generasi Muda Dukung Swasembada Pangan
Batang - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang menggelar upacara peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026). Peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema "Berkreasi, Berinovasi, Terampil, Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan."
26 Ags 2026 Jumadi 145
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Wabup Batang Minta, Pelajar Tak Manja dan Bijak Gunakan Gawai
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono meminta anggota Pramuka untuk menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan kreatif agar mampu menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Pesan tersebut disampaikan Suyono saat menjadi pembina upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-65 di Lapangan Desa Pretek, Kabupaten Batang, Rabu (2682026).
26 Ags 2026 Jumadi 136
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Rela Pecah Celengan TK, Aksi Haru Siswa SDN Kauman 7 Batang Galang Dana untuk NTT
Batang - Kardus bekas bertuliskan penggalangan donasi memutar pelan di tengah lingkaran ratusan anak. Jemari-jemari kecil bergantian memasukkan lembaran rupiah, bahkan ada yang merelakan celengan yang mereka rawat bertahun-tahun demi meringankan beban korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
26 Ags 2026 Jumadi 64
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Pemkab Batang Siapkan Langkah Antispasi Pestisida Untuk Hama Tikus
Batang - Musim kemarau di Kabupaten Batang tak hanya membawa hawa kering, tetapi juga ancaman nyata bagi para petani: pergerakan hama tikus yang mulai bergerilya di sejumlah sentra pertanian. Kendati demikian, Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan (Dispaperta) Kabupaten Batang memastikan bahwa hingga pertengahan Agustus 2026, kondisi di lapangan masih aman dan belum ada tanaman yang sampai mengalami puso atau gagal panen.
26 Ags 2026 Jumadi 210
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Tingkatkan Pengelolaan Kantong Parkir Truk, Dishub Batang Kaji Sistem E-Parking Berbasis QRIS
Batang - Pemandangan barisan truk besar yang parkir berderet di sekitar Exit Tol Kandeman masih jadi pemandangan sehari-hari. Berhentinya armada bongkar muat ini tak sekadar membikin estetika gerbang masuk Kabupaten Batang tampak semrawut, tetapi juga mengancam ketertiban jalan. Rencana Pemkab Batang menyulap kawasan tersebut menjadi kantong parkir resmi pun harus jalan di tempat lantaran terganjal lahan.
26 Ags 2026 Jumadi 74