Batang - Letusan Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur, mengetuk kepekaan sosial dari para pelajar SDN Proyonanggan 5 untuk mendonasikan uang saku bahkan tabungannya selama lebih dari setahun kepada pengungsi.
Batang - Letusan Gunung Semeru di Lumajang Jawa
Timur, mengetuk kepekaan sosial dari para pelajar SDN Proyonanggan 5 untuk
mendonasikan uang saku bahkan tabungannya selama lebih dari setahun kepada
pengungsi.
Kepala SDN Proyonanggan 5 Ghonimah mengatakan,
sebagai makhluk individu dan sosial, diminta kepekaannya untuk selalu mengingat
bahwa ada saudara-saudaranya di daerah lain yang sedang tertimpa musibah.
Ia menerangkan, untuk membangkitkan rasa empati
anak, para guru mengangkat kisah nyata Rumini dan ibunya yang menjadi korban
letusan Gunung Semeru.
“Rumini dan ibunya menyentuh hati anak-anak, karena
bentuk berbaktinya anak terhadap orang tua. Kepatuhan dan ketaatan kepada
ibunya, sehingga nyawa pun dipertaruhkan,†katanya, usai penggalangan dana
untuk pengungsi Semeru, di halaman SDN Proyonanggan 5, Kabupaten Batang, Jumat
(17/12/2021).
Ia menegaskan, peristiwa itu untuk menanamkan kepada
anak, bahwa sebagai seorang anak harus berbakti dan taat terhadap orang tua
terutama ibu.
“Tadi ada yang bawa celengan (tabungan) itu atas
inisiatif sendiri. Bahkan saya tanya tadi sebetulnya mau diserahkan ke saya
langsung, pertama bawa donasi dari orang tuanya dan kedua tabungan dia sendiri,
alasannya karena kasihan sama teman-teman yang ada di pengungsian,†ungkapnya.
Salah satu siswi, Aqila menyumbangkan seluruh
tabungannya yang telah terkumpul selama setahun lebih untuk didonasikan kepada
korban bencana Semeru.
“Saya sudah nabung di celengan sejak lebaran, jumlahnya
sudah banyak dan ikhlas untuk membantu teman-teman korban bencana di Lumajang,â€
katanya.
Hal senada juga disampaikan, Galih Suryo Laksono
yang juga menyumbangkan seluruh tabungannya untuk korban bencana Semeru.
“Tadi memasukkan uang sumbangan sama celengan punya
saya sendiri. Tabungannya semuanya dikasihkan untuk korban Semeru,†ujar dia.
(MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)