Cegah Gelombang Ketiga, Minimalkan Kegiatan Berpotensi Kerumunan

Senin, 13 Desember 2021 Jumadi Dibaca 909 kali Pemerintahan
Cegah Gelombang Ketiga, Minimalkan Kegiatan Berpotensi Kerumunan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Polres dan Kodim 0736/Batang mengimbau agar masyarakat meminimalkan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), untuk mencegah timbulnya gelombang ketiga Pandemi Covid-19.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Polres dan Kodim 0736/Batang mengimbau agar masyarakat meminimalkan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), untuk mencegah timbulnya gelombang ketiga Pandemi Covid-19.

Bupati Batang Wihaji menyampaikan, masyarakat Kabupaten Batang dalam waktu dekat akan merayakan Nataru, maka tiga pilar berupaya mengantisipasi titik-titik yang dinilai berpotensi munculnya kerumunan, seperti obyek wisata dan sarana publik lainnya.

“Upaya meminimalkan kerumunan, merupakan bagian dari semangat kita supaya tidak terjadi sesuatu yang memunculkan potensi gelombang ketiga,” katanya, usai memimpin Apel Tiga Pilar, di halaman Mapolres Batang, Kabupaten Batang, Senin (13/12/2021).

Ia mengimbau, beberapa hal yang perlu disiapkan menjelang Nataru yakni seluruh elemen memetakan potensi di titik-titik yang dimungkinkan muncul kerumunan.

“Nanti pihak desa juga menyiapkan ruang Isoman, seandainya terjadi kasus Covid-19, mampu melakukan mitigasi. Tapi semoga peristiwa itu tidak terjadi karena sudah diantisipasi sejak awal,” jelasnya.

Ia mengapresiasi kinerja Polres dan Kodim Batang, yang telah menangani Covid-19 dengan maksimal.

“Semoga tidak terjadi kasus-kasus baru dan gelombang ketiga, sehingga perekonomian makin membaik, masyarakat bisa beraktivitas seperti semula,” harapnya.

Kapolres Batang AKBP M. Irwan Susanto mengatakan, dalam pencegahan Covid-19 dan peningkatan perekonomian nasional, peran pemerintah bersama TNI/Polri sangat diperlukan. Sinergitas telah dilakukan selama dua tahun masa pandemi.

“Alhamdulillah tiga pilar di Kabupaten Batang bisa mewujudkan pengendalian tersebut. Yang paling utama untuk memotivasi semuanya, bahwa pengendalian jelang Nataru dapat dilakukan mulai dari lini terkecil yakni tingkat rukun tetangga, rukun warga, pemerintah desa hingga kabupaten,” terangnya.

Ia mengimbau untuk meningkatkan kembali Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, di tingkat RT/RW, lalu memantau apabila ada warga luar daerah Kabupaten Batang yang datang, maupun yang keluar dari Batang.

“Tingkatkan kembali tracing dan testing terhadap warga Batang, untuk mengetahui jumlah yang terkonfirmasi, walaupun saat ini yang terkonfirmasi dari kalangan ibu hamil,” tegasnya.

Ia mengharapkan seluruh warga menerapkan prokes ketat dan memanfaatkan aplikasi PeduliLindungi.

Dandim 0736/Batang Letkol Arh Yan Eka Putra mengingatkan, masyarakat tidak boleh lengah terhadap pandemi, karena situasi yang mulai kondusif.

“Apa yang sudah kita lakukan sejak tahun lalu,itu luar biasa, karena bisa meredam penyebaran pandemi, sehingga tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Batang. Semangat itu harus terus ditingkatkan, sehingga kondisi kondusif ini bisa bertahan sampai tahun-tahun mendatang,” tandasnya.

Ia juga mengingatkan, tentang penyebaran varian baru, Omicron di mancanegara, maka masyarakat perlu mewaspadai.

Berdasarkan, informasi dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI dan Panglima TNI, dalam perayaan Nataru tahun ini, tidak ada penerapan PPKM Level 3, namun disesuaikan dengan kabupaten/kota masing-masing.

“Ini jadi tanggung jawab kita bersama, untuk menjaga betul situasi atau level PPKM di wilayah kita. Babinsa, Bhabinkamtibmas dan para Kades merupakan ujung tombak dalam pencegahan munculnya gelombang ketiga,” ujar dia.

Sementara Kepala Desa Plelen, Siti Amri Alimatul Muflikhah menuturkan, PPKM Mikro akan diintensifkan menjelang Nataru.

“Kami akan bekerja sama dengan RT untuk mendata warga luar daerah yang datang. Ruang isolasi juga sudah disiapkan, namun memang belum pernah digunakan karena mereka lebih memilih diisolasi di rumah sendiri,” imbuhnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Cegah Perubahan Iklim, Pelajar SMAN 2 Batang Tunjukkan Lewat Konten Kreatif Cegah Perubahan Iklim, Pelajar SMAN 2 Batang Tunjukkan Lewat Konten Kreatif
Cegah Perubahan Iklim, Pelajar SMAN 2 Batang Tunjukkan Lewat Konten Kreatif
Batang - Belasan pelajar SMA Negeri 2 Batang berhasil menunjukkan kepeduliannya terhadap upaya pencegahan perubahan iklim dengan berhasil meraih sejumlah penghargaan melalui lomba vidio konten Light House Grant dalam program Bridge Partnership dengan Pemerintah Australia. Lomba tersebut ditujukan agar siswa tidak hanya berkreasi, tetapi menunjukkan kepeduliannya dengan mengampanyekan pencegahan dampak perubahan iklim sejak dini.
13 Jul 2026 Jumadi 14
Menjemput Impian Air Bersih dan Sanitasi Layak di Ujung Kampung Kabupaten Batang Menjemput Impian Air Bersih dan Sanitasi Layak di Ujung Kampung Kabupaten Batang
Menjemput Impian Air Bersih dan Sanitasi Layak di Ujung Kampung Kabupaten Batang
Batang Pembangunan tidak melulu soal megahnya gedung bertingkat atau mulusnya aspal jalan protokol. Bagi warga kurang mampu, kemerdekaan yang sesungguhnya terkadang sesederhana mengalir lancarnya air bersih di dapur mereka, atau tersedianya fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) yang sehat dan layak di dalam rumah.
13 Jul 2026 Jumadi 71
Orang Tua Sambut Antusias, Seragam Gratis di SMPN 2 Batang Siap 100 Persen Orang Tua Sambut Antusias, Seragam Gratis di SMPN 2 Batang Siap 100 Persen
Orang Tua Sambut Antusias, Seragam Gratis di SMPN 2 Batang Siap 100 Persen
Batang - Program seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kabupaten Batang untuk peserta didik baru di SMP Negeri 2 Batang telah siap sepenuhnya. Sebanyak 192 siswa akan menerima seragam OSIS gratis setelah mekanisme pembagian ditetapkan oleh pemerintah daerah.
13 Jul 2026 Jumadi 60
Hari Pertama Sekolah, SMPN 2 Batang Terapkan MPLS Ramah Anak Hari Pertama Sekolah, SMPN 2 Batang Terapkan MPLS Ramah Anak
Hari Pertama Sekolah, SMPN 2 Batang Terapkan MPLS Ramah Anak
Batang - Antusiasme orang tua mengantar anak pada hari pertama sekolah mewarnai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMP Negeri 2 Batang, Kabupaten Batang, Senin (1372026).
13 Jul 2026 Jumadi 102
Kebutuhan Tenaga Las Berpotensi Tinggi di Batang Kebutuhan Tenaga Las Berpotensi Tinggi di Batang
Kebutuhan Tenaga Las Berpotensi Tinggi di Batang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus menyesuaikan program pelatihan kerja dengan kebutuhan dunia industri. Salah satu kompetensi yang diproyeksikan akan memiliki permintaan tinggi dalam beberapa tahun ke depan adalah tenaga juru las atau welder, seiring berkembangnya kawasan industri di Kabupaten Batang.
13 Jul 2026 Jumadi 48
MPLS SMK Bintara Batang Tampilkan Deretan Prestasi Karate, Kickboxing, hingga Silat MPLS SMK Bintara Batang Tampilkan Deretan Prestasi Karate, Kickboxing, hingga Silat
MPLS SMK Bintara Batang Tampilkan Deretan Prestasi Karate, Kickboxing, hingga Silat
Batang - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Bintara Batang tidak hanya diisi dengan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menampilkan berbagai prestasi siswa sebagai inspirasi bagi peserta didik baru pada tahun ajaran 20262027.
13 Jul 2026 Jumadi 56