Batang - Belasan pelajar SMA Negeri 2 Batang berhasil menunjukkan kepeduliannya terhadap upaya pencegahan perubahan iklim dengan berhasil meraih sejumlah penghargaan melalui lomba vidio konten Light House Grant dalam program Bridge Partnership dengan Pemerintah Australia. Lomba tersebut ditujukan agar siswa tidak hanya berkreasi, tetapi menunjukkan kepeduliannya dengan mengampanyekan pencegahan dampak perubahan iklim sejak dini.
Batang - Belasan pelajar SMA Negeri 2 Batang berhasil menunjukkan kepeduliannya terhadap upaya pencegahan perubahan iklim dengan berhasil meraih sejumlah penghargaan melalui lomba vidio konten Light House Grant dalam program Bridge Partnership dengan Pemerintah Australia. Lomba tersebut ditujukan agar siswa tidak hanya berkreasi, tetapi menunjukkan kepeduliannya dengan mengampanyekan pencegahan dampak perubahan iklim sejak dini.
Kepala SMAN 2 Batang Yulianto Nurul Furqon mengapresiasi prestasi anak didiknya, karena selaras dengan SMA 2 yang sedang berproses menuju Sekolah Adiwiyata Nasional. Prestasi tersebut merupakan penghargaan atas kepedulian siswa terhadap upaya menjaga alam tetap lestari.
“Yang terpenting justru kesadaran dan pendidikan bagi anak, dalam menjaga kelestarian alam. Penghargaan tersebut juga sebagai pemicu agar anak-anak berbuat lebih baik dalam menjaga lingkungan hidup,” katanya, saat ditemui di Lapangan SMAN 2 Batang, Kabupaten Batang, Senin (13/7/2026).
Ia mengharapkan, agar para siswa sebagai bagian terbesar dari warga sekolah, memiliki kesadaran dalam keikutsertaan menjaga kelestarian lingkungan.
“Semoga ke depan bisa menjadi agen perubahan tidak hanya di sekolah, tapi juga di lingkungan masyarakat yang lebih luas,” harapnya.
Penanggungjawab, Internasional Exchange Programe, Arie Laksmi Dewie menerangkan, sejumlah kategori disabet oleh para siswa, untuk memotivasi menjadi pribadi yang peduli terhadap dampak perubahan iklim. Beberapa kategori yang diraih, seperti Best Director, Best Actor, Best Script Writer, Best Cameraman dan lainnya.
“Yang menarik, kelas X4 meraih kategori paling bergengsi, Australian Friends Coice karena vidionya ditayangkan di hadapan siswi-siswi Australia dan akhirnya terpilih. Vidionya berisi tentang promosi kepedulian siswa-siswi kelas X4, terhadap perubahan iklim yang seirama dengan program SMAN 2 Batang menuju Sekolah Adiwiyata Nasional,” jelasnya.
Vidio yang dibuat oleh tiap-tiap kelas dibuat selama dua bulan, di tengah kesibukannya menyelesaikan ujian dan tugas sebagai pelajar.
Salah satu pemenang, Gian Putri Azalia bersyukur memenangkan tujuh kategori karena hasil kerja keras bersama tim hingga mampu menyabet berbagai penghargaan dalam lomba vidio konten tentang perubahan iklim.
“Manfaatnya saya jadi lebih dekat dengan teman satu tim dan lebih mengasah kreativitas dalam berbahasa Inggris dan memproduksi konten positif,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)