Kebutuhan Tenaga Las Berpotensi Tinggi di Batang

Senin, 13 Juli 2026 Jumadi Dibaca 19 kali Pendidikan dan Latihan
Kebutuhan Tenaga Las Berpotensi Tinggi di Batang
Salah satu peserta mengikuti pelatihan teknis las di Disnaker Batang, Kabupaten Batang.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus menyesuaikan program pelatihan kerja dengan kebutuhan dunia industri. Salah satu kompetensi yang diproyeksikan akan memiliki permintaan tinggi dalam beberapa tahun ke depan adalah tenaga juru las atau welder, seiring berkembangnya kawasan industri di Kabupaten Batang.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus menyesuaikan program pelatihan kerja dengan kebutuhan dunia industri. Salah satu kompetensi yang diproyeksikan akan memiliki permintaan tinggi dalam beberapa tahun ke depan adalah tenaga juru las atau welder, seiring berkembangnya kawasan industri di Kabupaten Batang.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Batang Suprapto mengatakan, pelatihan yang diselenggarakan pemerintah daerah dirancang berdasarkan kebutuhan riil perusahaan sehingga peluang kerja bagi peserta semakin besar.

“Kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kompetensi di bidang pengelasan ke depan akan semakin banyak. Karena itu kami terus menyiapkan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri di Kabupaten Batang,” katanya saat ditemui di Kantor Disnaker Batang, Kabupaten Batang, Senin (13/7/2026).

Ia menjelaskan, proses rekrutmen tenaga kerja melalui Program Dapat Kerja (Dakker) terus berjalan secara intensif dengan menggandeng perusahaan sebagai mitra. Hampir setiap pekan Disnaker memfasilitasi asesmen dan seleksi calon tenaga kerja sesuai kompetensi yang dibutuhkan.

“Bahkan hari ini kami melakukan pembekalan dan asesmen bersama perusahaan. Dari sekitar 150 peserta yang mengikuti seleksi, kami berharap lebih dari 100 orang dapat diterima bekerja. Pendekatan tersebut membuat tingkat penyerapan tenaga kerja lokal terus meningkat karena kompetensi peserta pelatihan telah disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan,” jelasnya.

Saat ini, penyerapan tenaga kerja lokal di kawasan industri Kabupaten Batang telah mencapai sekitar 65 hingga 68 persen. Meski demikian, ia mengakui jumlah tenaga kerja yang memiliki keahlian pengelasan masih terbatas, sementara kebutuhan industri diperkirakan terus meningkat seiring masuknya investasi baru.

“Selain kompetensi juru las, Disnaker juga menyiapkan pelatihan pada bidang menjahit, kelistrikan, dan beberapa keterampilan teknis lainnya. Adapun untuk bidang administrasi, perusahaan umumnya mensyaratkan lulusan perguruan tinggi sehingga pelatihannya belum menjadi prioritas,” terangnya.

Sementara itu, Instruktur Teknik Las Disnaker Batang Fiki Bahar Sultan Tian mengatakan, peserta pelatihan terlebih dahulu dibekali teknik dasar pengelasan sebelum mengerjakan praktik yang lebih kompleks. Materi yang diberikan meliputi teknik tarikan las, ayunan pengelasan, penyambungan, penebalan hasil las, hingga praktik akhir pada posisi pengelasan 1F dan 2F.

“Peserta harus menguasai teknik dasar terlebih dahulu agar memiliki kompetensi sesuai standar industri sebelum memasuki dunia kerja. Lulusan pelatihan umumnya bekerja sebagai welder maupun di bagian maintenance perusahaan apabila memiliki kemampuan tambahan di bidang perawatan mesin,” ungkapnya.

Menurut Fiki, kebutuhan tenaga las di Kabupaten Batang mulai meningkat. Salah satunya berasal dari perusahaan PT JJD yang membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi khusus di bidang pengelasan. Namun demikian, perusahaan tersebut saat ini lebih banyak membutuhkan tenaga las argon, sedangkan pelatihan yang berlangsung masih menggunakan metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW). Oleh karena itu, Disnaker berencana mengembangkan pelatihan las argon agar semakin sesuai dengan kebutuhan industri.

“Selain pelatihan, Disnaker juga membuka kesempatan magang bagi peserta melalui kerja sama dengan dunia usaha. Salah satunya bersama PT Komponen Futaba Nusa Persada di Bekasi. Dari 16 peserta pelatihan, sebanyak 11 orang mengikuti seleksi magang dan seluruhnya dinyatakan lolos. Mereka dijadwalkan berangkat pada 31 Juli 2026 untuk mengikuti program magang selama satu tahun,” ujar dia.

Melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri dan kolaborasi dengan perusahaan, Pemerintah Kabupaten Batang berharap semakin banyak tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja, sehingga mampu meningkatkan daya saing sumber daya manusia sekaligus mendukung pertumbuhan industri di daerah. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Upayakan MPLS Ramah, FKUB Batang Tanamkan Indahnya Keberagaman Upayakan MPLS Ramah, FKUB Batang Tanamkan Indahnya Keberagaman
Upayakan MPLS Ramah, FKUB Batang Tanamkan Indahnya Keberagaman
Batang - Hari pertama masuk sekolah ratusan siswa SMA Negeri 1 Batang mendapatkan materi yang cukup menarik, yakni memaknai keberagaman di lingkungan pendidikan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Materi tersebut sangat relevan dengan topik utama agar terciptanya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah dan terhindar dari perilaku perundungan selama proses pengenalan berlangsung.
13 Jul 2026 Jumadi 28
Menjemput Impian Air Bersih dan Sanitasi Layak di Ujung Kampung Kabupaten Batang Menjemput Impian Air Bersih dan Sanitasi Layak di Ujung Kampung Kabupaten Batang
Menjemput Impian Air Bersih dan Sanitasi Layak di Ujung Kampung Kabupaten Batang
Batang Pembangunan tidak melulu soal megahnya gedung bertingkat atau mulusnya aspal jalan protokol. Bagi warga kurang mampu, kemerdekaan yang sesungguhnya terkadang sesederhana mengalir lancarnya air bersih di dapur mereka, atau tersedianya fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) yang sehat dan layak di dalam rumah.
13 Jul 2026 Jumadi 28
Orang Tua Sambut Antusias, Seragam Gratis di SMPN 2 Batang Siap 100 Persen Orang Tua Sambut Antusias, Seragam Gratis di SMPN 2 Batang Siap 100 Persen
Orang Tua Sambut Antusias, Seragam Gratis di SMPN 2 Batang Siap 100 Persen
Batang - Program seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kabupaten Batang untuk peserta didik baru di SMP Negeri 2 Batang telah siap sepenuhnya. Sebanyak 192 siswa akan menerima seragam OSIS gratis setelah mekanisme pembagian ditetapkan oleh pemerintah daerah.
13 Jul 2026 Jumadi 15
Hari Pertama Sekolah, SMPN 2 Batang Terapkan MPLS Ramah Anak Hari Pertama Sekolah, SMPN 2 Batang Terapkan MPLS Ramah Anak
Hari Pertama Sekolah, SMPN 2 Batang Terapkan MPLS Ramah Anak
Batang - Antusiasme orang tua mengantar anak pada hari pertama sekolah mewarnai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMP Negeri 2 Batang, Kabupaten Batang, Senin (1372026).
13 Jul 2026 Jumadi 28
Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD
Forum Anak Perkenalkan Permainan Tradisional pada Momen CFD
Batang Suasana Car Free Day (CFD) di Kabupaten Batang semakin semarak dengan kehadiran Forum Anak yang menggelar kegiatan pengenalan permainan tradisional kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Kegiatan ini bertujuan mengajak generasi muda mengenal kembali permainan tradisional sebagai bagian dari warisan budaya sekaligus alternatif aktivitas yang sehat, edukatif, dan menyenangkan.
12 Jul 2026 Jumadi 136
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
MBG Rehat Tiga Pekan, Harga Ayam Potong di Batang Melorot
Batang -  Tiga pekan libur sekolah, ternyata berdampak pada penurunan harga ayam potong dan telur ayam negeri yang siginifikan. Sebagian besar pedagang menyambut positif karena selama libur sekolah yang disertai liburnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), turut diikuti pula dengan turunnya harga kebutuhan pokok seperti ayam dan telur.
10 Jul 2026 Jumadi 260