Belasan Perupa Batang Pamerkan Karya Land Art Bertema Hujan

Jumat, 10 Desember 2021 Jumadi Dibaca 1.281 kali Seni dan Budaya
Belasan Perupa Batang Pamerkan Karya Land Art Bertema Hujan
Batang - Belasan Pelaku seni rupa (Perupa) di Kabupaten Batang memamerkan karya-karyanya yang terpampang apik dengan mengusung tema hujan, pengaruh manusia dan estetika di Galery Batik Rifaiyah, Desa Kalipucang Wetan, Kabupaten Batang yang digelar pada 7 Desember hingga 11 Desember.

Batang - Belasan Pelaku seni rupa (Perupa) di Kabupaten Batang memamerkan karya-karyanya yang terpampang apik dengan mengusung tema hujan, pengaruh manusia dan estetika di Galery Batik Rifaiyah, Desa Kalipucang Wetan, Kabupaten Batang yang digelar pada 7 Desember hingga 11 Desember.

“Ini sudah pameran ketiga kalinya yang digelar pada tahun ini, yang digagas oleh komunitas seni. Untuk karya-karya seni yang dipamerkan sendiri ada Popart, Realis dan Digital printing,” tutur Ketua Penyelenggara Pameran, Sigit Purnomo, saat ditemui di Galery Batik Rifaiyah, Desa Kalipucang Wetan, Kabupaten Batang, Kamis (9/12/2021).

Menurutnya pelaku seni di Kabupaten Batang cukup memiliki semangat yang tinggi dalam membuat sebuah karya.

“Pelaku seni di Batang sendiri cukup baik, rata-rata anak muda sehingga harapannya generasi terus ada tidak terputus bahkan bisa lebih baik,” katanya.

Dengan diadakannya pameran karya seni rupa tersebut Sigit berharap bisa mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Batang.

“Harapan kami bisa mendapat perhatian dari Pemkab Batang, karena kami membutuhkan ruang terampil dan ruang pameran,” jelasnya.

Salah satu perupa, Arief Hadinata memamerkan karya rupa dengan judul "Sad Moment When I Was Young" yang memberikan arti kepada anak muda untuk terus bergerak menggapai cita-cita.

“Hujan di dalam bentuk karya ini diibaratkan suatu kendaraan melintasi zona waktu, karena hujan mengingat memorial masa lalu sebagai bentuk evaluasi. Ia menceritakan beberapa kendala di Batang, ketika anak muda bergerak dengan cita-citanya harus terhambat dengan kultur, sehingga cita-citanya dirusak realita,” terangnya.

Lebih lanjut, melalui karya seni tersebut Arief ingin menggugah teman-teman atau anak-anak perupa generasi selanjutnya untuk bisa melakukan apa yang diinginkan dengan pembuktian bahwa karya seni juga bagian dari kehidupan masyarakat yang tidak bisa ditinggalkan.

“Sejauh ini sebenarnya anak-anak seni di Batang mempunyai semangat tinggi, hanya saja mereka harus diarahkan dan diberikan ruang agar aktifitas tidak terbatas,” ujar dia.

Dia bersama teman-teman pelaku seni rupa di Batang akan mewacanakan ke generasi selanjutnya untuk mengolah karya seni identitas kebudayaan di Batang. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 45
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 131
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 138
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 84
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 43
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 52