Upaya Pestarian Bahasa Jawa Pada Generasi Milenial

Selasa, 07 Desember 2021 Jumadi Dibaca 3.689 kali Seni dan Budaya
Upaya Pestarian Bahasa Jawa Pada Generasi Milenial
Batang - Seiring dengan perkembangan zaman di era generasi milenial, bahasa daerah juga ikut tergerus oleh perubahan zaman. Tidak banyak generasi milenial yang fasih menggunakan bahasa jawa dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dikhawatirkan bahasa jawa hilang dan punah.

Batang - Seiring dengan perkembangan zaman di era generasi milenial, bahasa daerah juga ikut tergerus oleh perubahan zaman. Tidak banyak generasi milenial yang fasih menggunakan bahasa jawa dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dikhawatirkan bahasa jawa hilang dan punah.

Tidak ingin hal itu terjadi, SDN Proyonanggan 5 Batang telah menerapkan bahasa pengantar komunikasi bahasa jawa kepada siswanya.

“Sebagai upaya melestarikan bahasa jawa yang menjadi aset budaya kita, selain mata pelajaran muatan lokal jawa,  kami menerapkan pengantar komunikasi bahasa jawa pada siswa setiap hari kamis, jadi full dalam satu hari itu komunikasi antar guru maupun siswa ke siswa wajib menggunakan bahasa jawa,” kata Kepala Sekolah SDN Proyonangga 5 Batang, Ghonimah, saat ditemui, di ruang kerjanya, Senin (6/12/2021).

Dia mengakui awal menerapkan program komunikasi bahasa jawa tersebut sedikit mendapatkan kesulitan.

“Awalnya kesulitan karena anak sekarang lebih gampang menerima komunikasi bahasa indonesia, jadi kami harus mentranslate dulu dari bahasa jawa ke bahasa indonesia sehingga anak bisa betul-betul paham, akhirnya lambat laun sekarang sudah bisa mengikuti,” jelasnya.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya juga menambahkan penggunaan papan nama menggunakan huruf jawa dan juga dinding-dinding sekolah ditempeli dengan hiasan huruf jawa.

“Jadi dengan begitu anak-anak yang merupakan penerus generasi ini lebih bisa memahami bahasa jawa dengan mudah,” ungkapnya.

Meski begitu, menurutnya peran orang tua dalam mengajarkan anak menggunakan bahasa jawa juga sangat dibutuhkan.

Ke depan, pihaknya merencanakan untuk mengajak program berbahasa jawa tersebut dengan wali murid.

“Karena kalau hanya di sekolah dan tidak diimbangi berlanjut di rumah saya kira kurang maksimal, sehingga juga perlu peran penting orang tua di rumah,” ujar dia.

Salah satu guru, Rizkika Wakhid Widilaksa mengatakan antusias berbahasa jawa anak saat ini sudah bagus bahkan mereka cukup tertarik.

“Sekarang mereka sudah mulai terbiasa, tinggal diarahkan dari sisi penggunaan bahasanya untuk orang tua yang biasanya memakai bahasa krama alus misalnya,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 53
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 133
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 142
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 85
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 46
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 55