Upaya Pestarian Bahasa Jawa Pada Generasi Milenial

Selasa, 07 Desember 2021 Jumadi Dibaca 3.714 kali Seni dan Budaya
Upaya Pestarian Bahasa Jawa Pada Generasi Milenial
Batang - Seiring dengan perkembangan zaman di era generasi milenial, bahasa daerah juga ikut tergerus oleh perubahan zaman. Tidak banyak generasi milenial yang fasih menggunakan bahasa jawa dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dikhawatirkan bahasa jawa hilang dan punah.

Batang - Seiring dengan perkembangan zaman di era generasi milenial, bahasa daerah juga ikut tergerus oleh perubahan zaman. Tidak banyak generasi milenial yang fasih menggunakan bahasa jawa dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dikhawatirkan bahasa jawa hilang dan punah.

Tidak ingin hal itu terjadi, SDN Proyonanggan 5 Batang telah menerapkan bahasa pengantar komunikasi bahasa jawa kepada siswanya.

“Sebagai upaya melestarikan bahasa jawa yang menjadi aset budaya kita, selain mata pelajaran muatan lokal jawa,  kami menerapkan pengantar komunikasi bahasa jawa pada siswa setiap hari kamis, jadi full dalam satu hari itu komunikasi antar guru maupun siswa ke siswa wajib menggunakan bahasa jawa,” kata Kepala Sekolah SDN Proyonangga 5 Batang, Ghonimah, saat ditemui, di ruang kerjanya, Senin (6/12/2021).

Dia mengakui awal menerapkan program komunikasi bahasa jawa tersebut sedikit mendapatkan kesulitan.

“Awalnya kesulitan karena anak sekarang lebih gampang menerima komunikasi bahasa indonesia, jadi kami harus mentranslate dulu dari bahasa jawa ke bahasa indonesia sehingga anak bisa betul-betul paham, akhirnya lambat laun sekarang sudah bisa mengikuti,” jelasnya.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya juga menambahkan penggunaan papan nama menggunakan huruf jawa dan juga dinding-dinding sekolah ditempeli dengan hiasan huruf jawa.

“Jadi dengan begitu anak-anak yang merupakan penerus generasi ini lebih bisa memahami bahasa jawa dengan mudah,” ungkapnya.

Meski begitu, menurutnya peran orang tua dalam mengajarkan anak menggunakan bahasa jawa juga sangat dibutuhkan.

Ke depan, pihaknya merencanakan untuk mengajak program berbahasa jawa tersebut dengan wali murid.

“Karena kalau hanya di sekolah dan tidak diimbangi berlanjut di rumah saya kira kurang maksimal, sehingga juga perlu peran penting orang tua di rumah,” ujar dia.

Salah satu guru, Rizkika Wakhid Widilaksa mengatakan antusias berbahasa jawa anak saat ini sudah bagus bahkan mereka cukup tertarik.

“Sekarang mereka sudah mulai terbiasa, tinggal diarahkan dari sisi penggunaan bahasanya untuk orang tua yang biasanya memakai bahasa krama alus misalnya,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 40
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 106
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 67
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 87
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 100
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 133