Tumpang Tindih Regulasi, PPDI Minta Menjabat Sampai Purna

Kamis, 02 Desember 2021 Jumadi Dibaca 2.086 kali Pemerintahan
Tumpang Tindih Regulasi, PPDI Minta Menjabat Sampai Purna
Batang - Terjadi tumpang tindih regulasi antara Peraturan Bupati (Perbup) Batang nomor 9 tahun 2016 yang mengharuskan perangkat desa minimal berpendidikan SMA/sederajat dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 67 tahun 2017 perangkat desa yang diangkat sebelum terbitnya Perbub tersebut, tetap menjabat sampai purna tugas sesuai dengan Surat Keputusan (SK).

Batang - Terjadi tumpang tindih regulasi antara Peraturan Bupati (Perbup) Batang nomor 9 tahun 2016 yang mengharuskan perangkat desa minimal berpendidikan SMA/sederajat dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 67 tahun 2017 perangkat desa yang diangkat sebelum terbitnya Perbub tersebut, tetap menjabat sampai purna tugas sesuai dengan Surat Keputusan (SK).

Maka Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Batang menggelar audiensi dengan Ketua DPRD serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, agar Permendagri dijadikan acuan para perangkat desa menjalankan tugasnya, hingga masa akhir jabatan.

Ketua PPDI Batang Karnoto menyampaikan, sebanyak 261 perangkat desa masih berpendidikan SMP atau belum mengenyam pendidikan hingga SMA/sederajat dari 2.500 perangkat desa se-Kabupaten Batang. Meski demikian, para perangkat desa tetap berpedoman pada Permendagri, yang mengizinkan tetap menjabat.

“Selama ini mereka mau melanjutkan, tapi setelah membaca Permendagri tersebut, jadi tetap berpegang teguh untuk menyelesaikan tugasnya sampai masa jabatannya selesai,” katanya, saat ditemui, di DPRD Kabupaten Batang, Rabu (1/12/2021).

Terkait Perbup yang telah diterbitkan, para perangkat tetap meminta agar menyesuaikan dengan Permendagri yang merupakan dasar hukum tertinggi.

“Kami fokus bekerja melayani masyarakat, ditengah pandemi, sehingga tidak terpikirkan untuk menempuh pendidikan berikutnya,” tegasnya.

Untuk memperkuat argumen, PPDI akan didampingi oleh divisi hukumnya, dibantu praktisi hukum dari Universitas Pekalongan (Unikal) atau Universitas Diponegoro (Undip) dengan menggelar diskusi.

“Biarkan mereka diberi kesempatan bertugas sampai akhir masa jabatannya, paling tiga tahun lagi,” harapnya.

Ketua DPRD Batang, Maulana Yusup menyampaikan, pihak dewan bersama OPD terkait berupaya menjembatani agar ada titik temu, dalam menangani permasalahan tumpang tindih regulasi yang dihadapi rekan-rekan PPDI.

“Tadi sudah ada kesepakatan bersama, untuk membahas lebih detail. Kami merekomendasikan agar Perbup itu dikaji lebih dalam, sehingga bisa mengakomodasi keinginan teman-teman PPDI. Silakan tanggal 13 Desember nanti akan dibahas lebih detail melibatkan stakeholder, pasti ada solusinya,” imbaunya.

Kepala Dispermades Batang Rusmanto mengatakan, dalam waktu dekat perwakilan dari 261 PPDI akan berdiskusi bersama dengan stakeholder untuk merumuskan keputusan terbaik.

“Di Perbup nomor 9 tahun 2016 ini ada muatan lokal, bagi perangkat desa yang belum berijazah stara SMA, sudah diberi waktu 6 tahun untuk menyesuaikan. Tapi nyatanya sampai sekarang masih ada beberapa perangkat desa yang belum menuntaskan pendidikannya,” ungkapnya.

Sebagian dari mereka, lanjut dia, ada yang berkeinginan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan Kejar Paket C, namun saat itu tidak ada yang buka di Kabupaten Batang.

“Standarisasi perangkat desa saat ini berpendidikan SMA/sederajat, tapi sebelum undang-undang ini diberlakukan, mereka diangkat berdasarkan ijazah SMP. Memang ada sebagian dari mereka yang diangkat menggunakan aturan terdahulu dan ijazahnya belum setara,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Hari Kartini, Gajah Kartini Potong Tumpeng Hari Kartini, Gajah Kartini Potong Tumpeng
Hari Kartini, Gajah Kartini Potong Tumpeng
Batang - Perayaan Hari Kartini di Safari Beach Jateng (SBJ) Batang berlangsung meriah, beragam program spesial disuguhkan bagi pengunjung, mulai dari promo harga khusus hingga atraksi satwa yang sarat makna edukasi dan hiburan.
21 Apr 2026 Jumadi 14
Tanamkan Semangat Pantang Menyerah, TK Negeri Pembina Batang Ajak Siswa Pawai Busana Cita-cita Tanamkan Semangat Pantang Menyerah, TK Negeri Pembina Batang Ajak Siswa Pawai Busana Cita-cita
Tanamkan Semangat Pantang Menyerah, TK Negeri Pembina Batang Ajak Siswa Pawai Busana Cita-cita
Batang Suasana pagi di Kecamatan Batang mendadak meriah oleh dentuman drum dan simbal. Pasukan drumband Gempita Ceria dari TK Negeri Pembina Batang tampil mencuri perhatian.  Dengan kombinasi seragam merah-putih yang kontras dan topi khas drumband, wajah-wajah mungil para siswa tampak dihiasi senyum ceria saat mengawali karnaval.
21 Apr 2026 Jumadi 40
Peringatan Hari Kartini, Ketua TP PKK Dorong Perempuan Berdaya hingga Puncak Kepemimpinan Peringatan Hari Kartini, Ketua TP PKK Dorong Perempuan Berdaya hingga Puncak Kepemimpinan
Peringatan Hari Kartini, Ketua TP PKK Dorong Perempuan Berdaya hingga Puncak Kepemimpinan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara Peringatan Hari Kartini Ke-147 di Halaman Pendopo Kabupaten Batang, Selasa (2142026). Momentum ini dimanfaatkan untuk mendorong peran perempuan agar semakin berdaya, baik di sektor pemerintahan maupun industri.
21 Apr 2026 Jumadi 60
Hari Kartini, Pemkab Batang Soroti Peran Perempuan di Sektor Industri Hari Kartini, Pemkab Batang Soroti Peran Perempuan di Sektor Industri
Hari Kartini, Pemkab Batang Soroti Peran Perempuan di Sektor Industri
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menyoroti pentingnya peran perempuan di sektor industri dalam peringatan Hari Kartini Ke-147 yang digelar di Halaman Pendopo Kabupaten Batang, Selasa (2142026).
21 Apr 2026 Jumadi 55
Bupati Batang Bagikan Tips Diet, Turunkan Berat Badan dari 129 Kg ke 86 Kg Bupati Batang Bagikan Tips Diet, Turunkan Berat Badan dari 129 Kg ke 86 Kg
Bupati Batang Bagikan Tips Diet, Turunkan Berat Badan dari 129 Kg ke 86 Kg
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan membagikan pengalaman dan tips menjaga pola hidup sehat usai berhasil menurunkan berat badan secara signifikan.
21 Apr 2026 Jumadi 42
Pengusaha Perempuan Batang Kembangkan Usaha Kuliner, Dorong Kemandirian Ekonomi Pengusaha Perempuan Batang Kembangkan Usaha Kuliner, Dorong Kemandirian Ekonomi
Pengusaha Perempuan Batang Kembangkan Usaha Kuliner, Dorong Kemandirian Ekonomi
Batang - Semangat kemandirian perempuan dalam berkarya dan berwirausaha ditunjukkan oleh Novi Syaifatul Ismiyah, pemilik usaha kuliner Magenta Donut di Kabupaten Batang. Kisahnya menjadi salah satu inspirasi dalam Peringatan Hari Kartini Ke-147.
21 Apr 2026 Jumadi 31